Baliho Kotak Kosong Hiasi Kota Pangkalpinang

Pangkalpinang, DNID.co.id – Menjelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Pangkalpinang, kota ini dipenuhi dengan baliho dan spanduk besar yang mengampanyekan pemilihan kotak kosong. Fenomena ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap calon tunggal yang ada dalam kontestasi tahun ini. Selasa (17/9/2024).

Baliho-baliho tersebut terlihat di lokasi-lokasi strategis seperti persimpangan lampu merah, jalan utama, dan tempat keramaian lainnya, dengan pesan tegas untuk tidak memilih calon yang tersedia.

Tommi Permana, salah satu relawan kampanye kotak kosong, menjelaskan bahwa kampanye ini merupakan bentuk protes terhadap apa yang mereka anggap sebagai kegagalan demokrasi di Pangkalpinang.

“Ini adalah bentuk protes kita terhadap kegagalan demokrasi di Pangkalpinang. Kami ingin mengekspresikan ketidakpuasan kami terhadap calon yang ada dan berharap kota ini bisa memiliki pemimpin yang lebih representatif,” ungkap Tommi pada Minggu (15/9/2024).

Fenomena ini semakin jelas dengan kehadiran kampanye pilih kotak kosong di berbagai platform media sosial. Para relawan yang terlibat dalam gerakan ini berasal dari berbagai latar belakang dan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kepala daerah yang menjabat atau calon yang mencalonkan kembali.

Menurut Tommi, tujuan utama mereka adalah untuk menyoroti kekurangan calon dan menginginkan pemimpin yang berasal dari putra daerah yang benar-benar memahami kebutuhan lokal.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangka Belitung, EM Osykar, menyatakan bahwa kampanye memilih kotak kosong sah selama tidak melibatkan unsur SARA atau kampanye hitam.

“Saya rasa tidak ada larangan jika masyarakat ingin mengampanyekan kotak kosong, asalkan tidak melanggar rambu-rambu yang ada. Yang penting adalah informasi yang disampaikan harus bisa dipertanggungjawabkan dan tidak menyebarkan berita hoaks,” tegas EM Osykar.

Komisioner KPU Kota Pangkalpinang, Margarita, menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada aturan khusus mengenai kampanye kotak kosong.

“Pemerintah memang tidak memberikan ruang resmi untuk kampanye kotak kosong, tetapi juga tidak melarangnya. Ini adalah aspirasi masyarakat yang harus dihormati,” ujar Margarita.

Dalam Pilwalkot Pangkalpinang kali ini, hanya ada satu pasangan calon, yaitu Maulan Aklil dan Masagus Hakim.

Kondisi ini memicu meningkatnya perhatian terhadap fenomena kotak kosong sebagai pilihan alternatif bagi pemilih yang merasa tidak puas dengan calon tunggal tersebut.

Fenomena kotak kosong ini menggambarkan ketidakpuasan mendalam masyarakat terhadap proses politik lokal dan kurangnya opsi pemimpin yang sesuai dengan harapan mereka.

Dengan balihonya yang mencolok dan kampanye aktif di media sosial, gerakan ini menyuarakan keinginan masyarakat untuk perubahan dan keterwakilan yang lebih baik dalam kepemimpinan daerah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 17 September 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Riky.F

Editor: Redaksi Babel

Sumber Berita: KBO BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Berita Terbaru