6 Orang Warga Terak Komplotan Pencuri Sawit Dibekuk Polisi

SIMPANGKATIS,DNID.CO.ID – Aksi nekat enam pria di Desa Terak, Kecamatan Simpangkatis, Bangka Tengah, akhirnya tercium aparat. Mereka kompak menggasak tandan buah segar (TBS) sawit dari kebun milik warga hingga menyebabkan kerugian Rp15 juta.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas IPTU Erwin Syahri mengatakan, para pelaku beraksi bak kawanan profesional. Modusnya, mereka masuk ke kebun secara diam-diam lalu memanen sawit menggunakan alat khusus.

“Kejadian diketahui 20 Maret 2025 malam. Setelah laporan masuk, tim bergerak cepat dan berhasil menangkap keenam pelaku pada 23 Maret 2025 di sebuah rumah di Desa Terak,” ungkap IPTU Erwin, Senin (24/3/2025).

Enam pria tersebut masing-masing berinisial D (27), HK (19), H (37), RP (19), R (25), dan A (35). Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti lengkap mulai dari senter, dodos sawit, parang, egrek sawit, hingga dua unit motor yang digunakan untuk mengangkut hasil curian.

“Dari pemeriksaan awal, para pelaku mengaku memang sudah merencanakan aksi ini. Mereka panen sendiri sawit korban tanpa izin,” tegas IPTU Erwin.

Tak tanggung-tanggung, sawit curian ditaksir merugikan korban hingga Rp15 juta. Kini, para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.

“Kami mengimbau masyarakat waspada. Jika ada aktivitas mencurigakan, jangan ragu laporkan ke polisi,” tegas Erwin.

Kasus ini menambah daftar panjang pencurian sawit yang marak terjadi di wilayah penghasil kelapa sawit. Aksi nekat komplotan ini kini jadi perhatian serius aparat.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 24 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ale

Editor: REDAKSI DNID.CO.ID BABEL

Sumber Berita: Humas Polres Bangka Tengah

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Bongkar Judi Togel Online, Tim URC Resmob Polres Soppeng Amankan Dua Pria
Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot
Viral di Medsos, Pria yang Aniaya Pekerja Penyiram Tanaman kini Diamankan Polsek Rappocini
Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan, Polresta Gowa Intensifkan Cipkon hingga Polsek Jajaran
Heboh Penggerebekan Rumah Kos di Bantaeng, Terduga Bandar Sabu Dikabarkan Bebas
Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan
Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 19:24 WITA

Bongkar Judi Togel Online, Tim URC Resmob Polres Soppeng Amankan Dua Pria

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Senin, 21 September 2026 - 09:26 WITA

Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan, Polresta Gowa Intensifkan Cipkon hingga Polsek Jajaran

Minggu, 20 September 2026 - 19:50 WITA

Heboh Penggerebekan Rumah Kos di Bantaeng, Terduga Bandar Sabu Dikabarkan Bebas

Minggu, 20 September 2026 - 11:56 WITA

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan

Minggu, 20 September 2026 - 04:27 WITA

Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WITA

Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Bongkar Judi Togel Online, Tim URC Resmob Polres Soppeng Amankan Dua Pria

Senin, 21 Sep 2026 - 19:24 WITA