Diduga Oknum Penyidik Minta Biaya Panggilan Saksi Ahli, Korban Kecewa Pelayanan Polrestabes Makassar

DNID Makassar-Seorang perempuan berinisial AW (34) tampak kecewa dengan penanganan kasus yang ia laporkan ke Polrestabes Makassar sejak Juni 2024 hingga Juni 2025 belum ada titik terang.

AW melaporkan seorang pria bernama Adi Parawansa terkait dugaan tindak pidana kejahatan pornografi UU nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36.

“Sebetulnya saya kecewa dengan Polrestabes Makassar karena laporan saya dari 15 Juni 2024 sampai sekarang terduga pelaku masih berkeliaran di luar sana,” buka AW kepada DNID pada Senin (23/6/2025).

AW mengakui bahwa terduga pelaku itu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polrestabes Makassar. Akan tetapi hingga belum ditahan.

“Belum di tahan, sudah tersangka juga dan katanya terduga pelaku ini sudah menjadi DPO. Saya hanya berharap semoga ditangkap secepatnya,” harap AW pada kesempatan itu.

AW melaporkan pria yang tak lain mantan kekasihnya itu karena hendak mau menyebar video tak senonoh. Saat itu Adi Parawansa tak terima dengan keputusannya yang ingin mengakhiri hubungan.

AW mengakhiri hubungan karena terduga pelaku sering bertindak kasar.

“Dia kirim video ke saya karena tak mau mengakhiri hubungan. Jadi saya laporkan kejadian itu ke Polrestabes Makassar,” ujarnya.

Hingga saat ini terduga pelaku masih berkeliaran bebas. Bahkan kabarnya ada di Sengkang atau Mamuju. Diakhir wawancara, AW sangat berharap aparat kepolisian segera menangkap terduga pelaku tersebut.

“Dulu  penyidiknya menelpon minta uang Rp 2 juta 500 untuk saksi ahli, tapi saya bilang tidak ada uangku,” bebernya.

Sementara itu, penyidik yang menangani persoalan itu, Bripka Tri Hari Mulyono membenarkan pihaknya yang menangani perkara itu.

“Dan terduga pelaku sudah kami panggil 1 kali selebihnya terlapor sudah tidak hadir panggilan,” ujar Tri.

Tri mengakui bahwa pihaknya sudah mengeluarkan surat DPO terhadap terduga pelaku.

Terkait permintaan biaya saksi ahli, Tri Hari membantah tidak pernah minta uang.

“Mengenai biaya saksi ahli itu biaya dari kami,” tegas Tri pada kesempatan itu.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 23 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Asri

Editor: Kingshe

Sumber Berita: Korban AW. dan penydik. T

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru