Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar

Bangka Belitung,Dnid.Co.Id – PT Thorcon Power Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah. Senin (12/1/2026).

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus dukungan nyata di tengah kondisi darurat yang masih dihadapi warga akibat bencana banjir.

Penyaluran bantuan dilakukan di tiga desa terdampak, yakni Desa Lubuk Linguk, Desa Lubuk Pabrik, dan Desa Perlang. Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, antara lain beras, mi instan, serta bahan konsumsi harian seperti kopi dan gula.

Paket bantuan tersebut diberikan langsung kepada warga terdampak, sementara sebagian lainnya disalurkan melalui pemerintah desa setempat untuk memastikan distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

Kepala Kantor Cabang Bangka PT Thorcon Power Indonesia, Novi Adriyanto, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan masih cukup menantang akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut.

Sejumlah akses jalan utama masih terendam, sehingga menyulitkan mobilitas warga maupun proses distribusi bantuan.

“Beberapa ruas jalan masih belum dapat dilalui kendaraan karena genangan air yang cukup tinggi. Namun, dalam kondisi seperti ini, kami berupaya tetap hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Novi.

Banjir di wilayah Lubuk Besar mulai terjadi sejak Jumat (9/1/2026) akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama.

Curah hujan ekstrem menyebabkan meluapnya aliran air dan merendam permukiman warga serta akses transportasi antar desa.

Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Meskipun sejak Minggu (11/1/2026) muka air di beberapa wilayah mulai berangsur turun, genangan masih terlihat di sejumlah titik. Bahkan, salah satu ruas jalan utama yang menghubungkan Desa Lubuk Linguk dengan pusat Kecamatan Lubuk Besar dilaporkan lumpuh total.

Ketinggian air di lokasi tersebut sempat mencapai dada orang dewasa, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedikitnya 148 kepala keluarga terdampak banjir.

Proses pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah warga terdampak dan kerugian yang ditimbulkan. Hingga kini, sejumlah warga Desa Lubuk Pabrik masih bertahan di lokasi pengungsian, sementara warga Desa Lubuk Linguk dan Desa Lubuk Besar perlahan mulai kembali ke rumah masing-masing seiring surutnya air.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama banjir adalah sistem drainase di sejumlah wilayah yang tidak mampu menampung peningkatan debit air hujan. Akibatnya, air meluap dan menggenangi jalan utama serta kawasan permukiman warga.

“Kondisi cuaca saat ini masih ekstrem. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama di wilayah rawan banjir,” kata Algafry.

Dalam penanganan darurat, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari unsur TNI-Polri, BPBD, relawan kebencanaan, hingga sektor swasta.

Sejumlah langkah telah dilakukan, seperti pendirian posko darurat, pengoperasian dapur umum, distribusi paket sembako, serta penyediaan suplai air bersih bagi warga terdampak.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi alur sungai yang mengalami penyempitan.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat aliran air dan mengurangi risiko terjadinya banjir susulan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi.

Hingga berita ini disusun, proses penanganan darurat masih terus berlangsung. Fokus utama saat ini diarahkan pada pemulihan akses transportasi, pendataan kerusakan rumah warga, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, sembari terus memantau perkembangan kondisi cuaca di wilayah Bangka Tengah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 12 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Sumber Berita: KBO BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MKTI Gelar FGD: Konservasi Tanah dan Air Merupakan Prasyarat Mutlak dalam Mewujudkan kedaulatan Serta Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Polresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Kejahatan
Jangan Sampai Nyasar dan Kena Macet di Pembukaan Porprov Hari Ini, Ini Jalur Rahasia yang Disiapkan
Jumat Berkah Rumpi Cafe: Sinergi TNI-Polri, Jurnalis dan Pemuda Jaga Makassar Tetap Aman
Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena
Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah
Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Andi Waris Halid: Mengenal Lembaga MPR bukan Hanya Mengenai Sebuah Lembaga Negara.
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:35 WITA

MKTI Gelar FGD: Konservasi Tanah dan Air Merupakan Prasyarat Mutlak dalam Mewujudkan kedaulatan Serta Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sulawesi Selatan.

Sabtu, 7 November 2026 - 13:45 WITA

Polresta Pangkalpinang Ajak Warga Perangi Narkoba, Masyarakat Diminta Aktif Laporkan Kejahatan

Sabtu, 7 November 2026 - 01:43 WITA

Jumat Berkah Rumpi Cafe: Sinergi TNI-Polri, Jurnalis dan Pemuda Jaga Makassar Tetap Aman

Jumat, 6 November 2026 - 22:11 WITA

Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena

Jumat, 6 November 2026 - 22:02 WITA

Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WITA

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Jumat, 6 November 2026 - 20:52 WITA

Andi Waris Halid: Mengenal Lembaga MPR bukan Hanya Mengenai Sebuah Lembaga Negara.

Jumat, 6 November 2026 - 13:18 WITA

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Berita Terbaru