Breaking News

Radio Player

Loading...

Kemenag Jakut Ingatkan Masyarakat: Waspadai Aliran Sesat yang Catut Nama NU

Selasa, 3 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,DNID.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta Utara, KH Mawardi Abdul Gani, mengeluarkan peringatan keras terkait munculnya paham-paham menyimpang yang mengatasnamakan Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini disampaikan dalam momentum peringatan 1 Abad NU yang digelar pada Senin (2/2/2026).

​Dalam sambutannya yang bertajuk “Awal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, KH Mawardi menegaskan bahwa NU adalah pilar utama yang tak terpisahkan dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Beliau menekankan bahwa komitmen NU terhadap Pancasila dan UUD 1945 bersifat final.

ads

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”NU adalah organisasi pertama yang menerima Pancasila sebagai asas tunggal. Politik NU adalah politik kebangsaan, siap mengawal pemerintahan demi keutuhan NKRI,” tegasnya.

 

​Selain membahas peran sejarah NU, Mawardi menyoroti maraknya ajaran yang mulai menyimpang dari akidah Islam. Ia secara khusus memperingatkan masyarakat mengenai oknum atau kelompok yang mengklaim memiliki kemampuan berkomunikasi langsung dengan Tuhan atau malaikat.

 

​“Paham yang mengklaim bisa berkomunikasi langsung dengan Allah atau malaikat itu sudah di luar pakem akidah Islam. Di luar Nabi Muhammad SAW, tidak ada manusia yang memiliki otoritas komunikasi ghaib seperti itu,” jelas KH Mawardi.

 

​Ia menambahkan bahwa mayoritas ulama, termasuk dari kalangan di luar Ahlussunnah wal Jamaah, sepakat bahwa klaim-klaim tersebut tidak dapat dibenarkan dan menyesatkan.

​Kemenag Jakarta Utara mengkhawatirkan adanya pihak-pihak yang “mendompleng” nama besar NU untuk menyebarkan ajaran menyimpang guna mencari pengikut. Minimnya pemahaman agama di sebagian lapisan masyarakat membuat mereka mudah tergiur oleh ajaran baru yang terlihat eksklusif namun berbahaya.

 

​”Masyarakat sering percaya karena mengira itu bagian dari ajaran NU, padahal NU tidak pernah mengajarkan hal seperti itu. Ini yang harus kita waspadai bersama,” tambahnya.

​Menyikapi fenomena ini, Kemenag menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah hukum jika ditemukan unsur penodaan agama. Mawardi mengimbau agar umat Islam, khususnya di wilayah Jakarta Utara, lebih selektif dalam menyerap informasi keagamaan.

 

​”Saring sebelum diterima. Jika ragu, segera berkomunikasi dengan ulama atau tokoh agama setempat agar tidak terjerumus pada paham yang menyesatkan,” pungkasnya.

Simpan Gambar:

Penulis : Nur

Berita Terkait

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Camat Koja Pantau Pengerukan Kali Cakung Lama
Kodim 0502/Jakarta Utara Bersama Pemkot Tangani Darurat Sampah di Papanggo Tanjung Priok
Wamenkomdigi: Fenomena ‘Zero Click’ Tantangan Baru Dunia Pers
Hak Jawab Pemkab Gowa Dinilai Normatif, Substansi Dugaan APBD 2025 Belum Terjawab
Heboh Gathering RT/RW di Makassar, Diduga Pungli Berkedok Silaturahmi dengan Wali Kota
BAZNAS Bazis Jaktim Berikan Klarifikasi Terkait Agenda Luar Daerah Saat Banjir Jakarta
Hukum Jangan Tunduk pada Kekuasaan, Aliansi Takalar Menggugat Desak Penahanan Kader Partai Presiden
Minta Dikawal Bersama, Pihak Kecamatan Cisauk Dorong 50 Usulan Urgensinya Terfasilitasi di 2027
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:52 WITA

Kemenag Jakut Ingatkan Masyarakat: Waspadai Aliran Sesat yang Catut Nama NU

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:42 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Camat Koja Pantau Pengerukan Kali Cakung Lama

Senin, 2 Februari 2026 - 21:23 WITA

Kodim 0502/Jakarta Utara Bersama Pemkot Tangani Darurat Sampah di Papanggo Tanjung Priok

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:03 WITA

Wamenkomdigi: Fenomena ‘Zero Click’ Tantangan Baru Dunia Pers

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:20 WITA

Hak Jawab Pemkab Gowa Dinilai Normatif, Substansi Dugaan APBD 2025 Belum Terjawab

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:00 WITA

Heboh Gathering RT/RW di Makassar, Diduga Pungli Berkedok Silaturahmi dengan Wali Kota

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:07 WITA

BAZNAS Bazis Jaktim Berikan Klarifikasi Terkait Agenda Luar Daerah Saat Banjir Jakarta

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:11 WITA

Hukum Jangan Tunduk pada Kekuasaan, Aliansi Takalar Menggugat Desak Penahanan Kader Partai Presiden

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Gempa 3,5 SR Guncang Kaimana, Papua Barat, Pagi Ini

Selasa, 3 Feb 2026 - 15:26 WITA

Sosial Politik

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Camat Koja Pantau Pengerukan Kali Cakung Lama

Selasa, 3 Feb 2026 - 11:42 WITA