Kemenag Jakut Ingatkan Masyarakat: Waspadai Aliran Sesat yang Catut Nama NU

JAKARTA,DNID.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta Utara, KH Mawardi Abdul Gani, mengeluarkan peringatan keras terkait munculnya paham-paham menyimpang yang mengatasnamakan Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini disampaikan dalam momentum peringatan 1 Abad NU yang digelar pada Senin (2/2/2026).

​

​Dalam sambutannya yang bertajuk “Awal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, KH Mawardi menegaskan bahwa NU adalah pilar utama yang tak terpisahkan dari sejarah kemerdekaan Indonesia. Beliau menekankan bahwa komitmen NU terhadap Pancasila dan UUD 1945 bersifat final.

 

​”NU adalah organisasi pertama yang menerima Pancasila sebagai asas tunggal. Politik NU adalah politik kebangsaan, siap mengawal pemerintahan demi keutuhan NKRI,” tegasnya.

 

​Selain membahas peran sejarah NU, Mawardi menyoroti maraknya ajaran yang mulai menyimpang dari akidah Islam. Ia secara khusus memperingatkan masyarakat mengenai oknum atau kelompok yang mengklaim memiliki kemampuan berkomunikasi langsung dengan Tuhan atau malaikat.

 

​“Paham yang mengklaim bisa berkomunikasi langsung dengan Allah atau malaikat itu sudah di luar pakem akidah Islam. Di luar Nabi Muhammad SAW, tidak ada manusia yang memiliki otoritas komunikasi ghaib seperti itu,” jelas KH Mawardi.

 

​Ia menambahkan bahwa mayoritas ulama, termasuk dari kalangan di luar Ahlussunnah wal Jamaah, sepakat bahwa klaim-klaim tersebut tidak dapat dibenarkan dan menyesatkan.

​

​Kemenag Jakarta Utara mengkhawatirkan adanya pihak-pihak yang “mendompleng” nama besar NU untuk menyebarkan ajaran menyimpang guna mencari pengikut. Minimnya pemahaman agama di sebagian lapisan masyarakat membuat mereka mudah tergiur oleh ajaran baru yang terlihat eksklusif namun berbahaya.

 

​”Masyarakat sering percaya karena mengira itu bagian dari ajaran NU, padahal NU tidak pernah mengajarkan hal seperti itu. Ini yang harus kita waspadai bersama,” tambahnya.

​

​Menyikapi fenomena ini, Kemenag menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah hukum jika ditemukan unsur penodaan agama. Mawardi mengimbau agar umat Islam, khususnya di wilayah Jakarta Utara, lebih selektif dalam menyerap informasi keagamaan.

 

​”Saring sebelum diterima. Jika ragu, segera berkomunikasi dengan ulama atau tokoh agama setempat agar tidak terjerumus pada paham yang menyesatkan,” pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 3 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Nur

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Refly: Terbuka Peluang Pemakzulan
MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat
KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari
Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:36 WITA

MK: Tak Ada Bukti Meyakinkan Gibran Punya Ijazah SLTA atau Sederajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:34 WITA

KOMPAK SC FH UMI Hadirkan ‘KOMPAK Berdampak’, Edukasi Hukum Pelajar di Takalar dan Gelar Baksos di Jeneponto

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:35 WITA

Kebakaran Hutan Lindung di Rumbia Jeneponto, Kapolsek Kelara Pimpin Pemadaman hingga Malam Hari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26 WITA

Dua Kawasan Hutan di Rumbia Jeneponto Terbakar, KPH Kelara dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Kapolres Luwu Utara Silaturahmi dengan KPU, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Satreskrim Polres Jeneponto Bakal Periksa Kadis Pendidikan Bantaeng Dugaan Lindungi DPO

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Berita Terbaru