Antisipasi Cuaca Ekstrem, Camat Koja Pantau Pengerukan Kali Cakung Lama
JAKARTA,DNID.co.id – Mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi, Pemerintah Kecamatan Koja bergerak cepat melakukan normalisasi saluran air. Camat Koja, Toto Bondan, meninjau langsung proses pengerukan Kali Cakung Lama pada Senin (2/2) guna memastikan kesiapan infrastruktur pengendali banjir di wilayahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Toto didampingi oleh Lurah Tugu Utara, Dewan Kota Kecamatan Koja, serta Satuan Pelaksana (Satpel) Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Koja.
Fokus utama dari pengerukan ini adalah untuk mengangkat sedimen lumpur yang telah mendangkal di dasar kali. Toto Bondan menegaskan bahwa langkah ini sangat krusial agar kapasitas sungai kembali optimal.
”Dengan dilakukannya pengerukan ini, diharapkan dapat menambah debit air yang ditampung pada saat hujan deras, sehingga air dapat mengalir langsung dari saluran-saluran pemukiman tanpa hambatan,” ujar Toto di sela-sela peninjauannya.
Pihak Satpel SDA Kecamatan Koja dikerahkan untuk mempercepat proses pengerukan mengingat peringatan cuaca dari BMKG yang masih menunjukkan potensi hujan lebat. Targetnya, aliran air dari berbagai saluran penghubung di wilayah Tugu Utara dan sekitarnya dapat segera terbuang ke Kali Cakung Lama, sehingga meminimalisir risiko genangan di jalan maupun pemukiman warga.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga Koja di tengah ancaman banjir yang kerap mengintai Jakarta Utara saat musim penghujan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Camat Koja Pantau Pengerukan Kali Cakung Lama
SELASA, 3 FEBRUARI 2026
JAKARTA,DNID.co.id – Mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem dan intensitas hujan tinggi, Pemerintah Kecamatan Koja bergerak cepat melakukan normalisasi saluran air. Camat Koja, Toto Bondan, meninjau langsung proses pengerukan Kali Cakung Lama pada Senin (2/2) guna memastikan kesiapan infrastruktur pengendali banjir di wilayahnya.
Dalam peninjauan tersebut, Toto didampingi oleh Lurah Tugu Utara, Dewan Kota Kecamatan Koja, serta Satuan Pelaksana (Satpel) Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Koja.
Fokus utama dari pengerukan ini adalah untuk mengangkat sedimen lumpur yang telah mendangkal di dasar kali. Toto Bondan menegaskan bahwa langkah ini sangat krusial agar kapasitas sungai kembali optimal.
"Dengan dilakukannya pengerukan ini, diharapkan dapat menambah debit air yang ditampung pada saat hujan deras, sehingga air dapat mengalir langsung dari saluran-saluran pemukiman tanpa hambatan," ujar Toto di sela-sela peninjauannya.
Pihak Satpel SDA Kecamatan Koja dikerahkan untuk mempercepat proses pengerukan mengingat peringatan cuaca dari BMKG yang masih menunjukkan potensi hujan lebat. Targetnya, aliran air dari berbagai saluran penghubung di wilayah Tugu Utara dan sekitarnya dapat segera terbuang ke Kali Cakung Lama, sehingga meminimalisir risiko genangan di jalan maupun pemukiman warga.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga Koja di tengah ancaman banjir yang kerap mengintai Jakarta Utara saat musim penghujan.