Breaking News

Radio Player

Loading...

Jadi Amunisi Baru, Nakes PPPK Perkuat Pelayanan Puskesmas Baebunta

Kamis, 13 Oktober 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Kepala PKM Baebunta Hairul Muslimin

Kepala PKM Baebunta Hairul Muslimin

Luwu Utara, DNID Sulsel – Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara telah dilakukan oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, S. IP, M. Si, belum lama ini.

Dari sekian PPPK yang terima SK tersebut, terdapat 7 (Tujuh) di antaranya merupakan tenaga kesehatan yang ditugaskan pada sejumlah Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Puskesmas Baebunta tak ketinggalan menerima 1 (satu) orang tenaga Bidan yang akan bekerja sebagai Bidan Desa.

ads

Kepala Puskesmas Baebunta Kabupaten Luwu Utara, Hairul Muslimin, SKM, M. Tr. Adm. Kes, kepada DNID Media mengatakan, tenaga Bidan PPPK menjadi amunisi baru yang akan memperkuat Puskesmas dalam melaksanakan pelayanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tenaga Kesehatan (Nakes) PPPK yang bertugas di Puskesmas Baebunta akan memperkuat kita dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ucap Hairul Muslimin di ruang kerjanya, Kamis (13/10/2022).

Ia berharap dengan bertambahnya tenaga Bidan di institusi kesehatan yang dipimpinnya, upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), penurunan angka kematian ibu dan anak, penurunan angka Stunting, dan pencapaian target kinerja bidang kesehatan lainnya dapat terwujud.

“Tentu kita berharap, tenaga PPPK ini dapat berkontribusi dalam peningkatan pelayanan kesehatan, terutama dalam pelayanan kesehatan di tingkat desa.” sambung Kapus Baebunta.

Saat ini Puskesmas Baebunta telah diperkuat oleh beberapa tenaga kesehatan dari beragam rumpun profesi kesehatan. Meski demikian, Kapus Baebunta mengaku masih membutuhkan tambahan tenaga baru, terutama tenaga dokter dan perawat.

“Rasio dokter terhadap penduduk belum ideal ya. Puskesmas Baebunta butuh setidaknya 3 orang dokter, apalagi Puskesmas ini merupakan Puskesmas Rawat Inap,” ungkapnya.

Pihaknya berharap ke depannya ada formasi CPNS dan PPPK untuk tenaga dokter, di samping tenaga Perawat yang juga masih kurang.

Simpan Gambar:

Berita Terkait

Pasien Diduga Terlantar Saat Asyik Rayakan HUT-36 RS Lanto Dg. Pasewang Jeneponto
Tingkatkan Perekonomian Warga, Dapur SPPG 02 Gedong Jaktim Bekerjasama dengan Petani Lokal
Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat
RSUD Camba Resmi Beroperasi, Warga Dataran Tinggi Maros Tak Perlu Lagi ke Pusat Kota
LKC Dompet Dhuafa Sulsel Laksanakan Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia
LKC Dompet Dhuafa Sulsel laksanakan Pemeriksaan IVA Test dan SADARI
Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang
Terlambat 1 Menit, Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes PKM Bontomarannu Gowa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:54 WITA

Pasien Diduga Terlantar Saat Asyik Rayakan HUT-36 RS Lanto Dg. Pasewang Jeneponto

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:41 WITA

Tingkatkan Perekonomian Warga, Dapur SPPG 02 Gedong Jaktim Bekerjasama dengan Petani Lokal

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:39 WITA

Miris Klinik di Bantaeng Diduga Malpraktek, Dua Pasien Asal Jeneponto Keracunan Obat

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:30 WITA

RSUD Camba Resmi Beroperasi, Warga Dataran Tinggi Maros Tak Perlu Lagi ke Pusat Kota

Jumat, 26 Desember 2025 - 17:26 WITA

LKC Dompet Dhuafa Sulsel Laksanakan Sharing Session dan Learning Program Pos Gizi Humia

Senin, 22 Desember 2025 - 14:22 WITA

LKC Dompet Dhuafa Sulsel laksanakan Pemeriksaan IVA Test dan SADARI

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:37 WITA

Dari Penanaman Bawang hingga Peluncuran GENTING, Wagub Sulsel Kunjungi Enrekang

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:29 WITA

Terlambat 1 Menit, Pasien BPJS Ditolak Berobat dan Diintimidasi Oknum Nakes PKM Bontomarannu Gowa

Berita Terbaru

Sosial Politik

KNTI dan Pemerintah Bersinergi, Indonesia Emas 2045 Menanti!

Senin, 26 Jan 2026 - 13:52 WITA

Kriminal Hukum

Parah, Diduga Oknum Polisi di Makassar Jadi Penadah Mobil Bodong

Senin, 26 Jan 2026 - 13:48 WITA