Jelang Konferensi Daerah Pemuda Dayak Melawi, FOPAD Gelar Bakti Sosial
Saleh, Ketua FOPAD Kabupaten Melawi
Melawi DNID Kalbar- Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi, dibawah komando Saleh Tapa, akan melaksanakan Konferensi Pemuda Dayak Kabupaten Melawi tahun 2023. Dalam rangka Rejuvenasi atau Peremajaan Struktur Organisasi FOPAD.
FOPAD menyelenggarakan Konferensi itu dengan tajuk “KONFERENSI PEMUDA DAYAK KABUPATEN MELAWI TAHUN 2023” dan akan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2023, bertempat di Gedung Serbaguna Nanga Pinoh.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, sebelum pelaksanaan kopda, FOPAD menggandeng Dinas Kesehatan, Puskesmas Nanga Pinoh dan BSPBK Kabupaten Melawi melaksanakan fogging di sekolah-sekolah yang ada diseputaran Kota Nanga Pinoh.
Saleh Tapa, Ketua FOPAD Melawi saat ditemui dikediamannya, Jumat (10/11) menyampaikan, sejak ditetapkannya Kabupaten Melawi menjadi status Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah (DBD), apalagi sudah memakan korban jiwa.
Sehubungan dengan hal tersebut, fogging penting dilakukan di musim penghujan untuk menurunkan resiko penyakit DBD bagi Warga masyarakat,”katanya.
““Prioritas Kita adalah Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama,”tutur Saleh.
Saleh kembali menyampaikan, sebelas tahun sudah FOPAD Melawi menancapkan kuku dan selalu berupaya eksis dalam setiap bidang kehidupan, dari skala Lokal maupun Nasional.
“FOPAD yang identik dengan Suku Bangsa Dayak, terus membuktikan diri dengan terlibat dengan berbagai aksi kemanusiaan.
Dimulai dengan Pandemi Covid-19 yang melanda kita bersama, berbagai bencana alam dan permasalahan sosial. FOPAD akan hadir dan selalu hadir untuk itu semua,”ujarnya.
Saleh juga menambahkan, FOPAD terbentuk sejak tahun 2012, berawal dari sebuah peristiwa tentang kasus Monumen atau Tugu Juang Apang Semangai Kota Nanga Pinoh, FOPAD lahir dan berdiri atas keprihatinan, kepedulian dan sebuah asas kebangkitan perjuangan masyarakat Dayak Kabupaten Melawi.
“FOPAD berusaha hadir dan akan selalu hadir dalam setiap Kejadian serta permasalahan, yang menyangkut tentang Suku Bangsa Dayak di kabupaten Melawi secara khususnya dan Masyarakat Dayak secara umumnya,”ungkapnya
Lanjutnya, sebelas tahun bukan lah waktu yang singkat dalam mempertahankan eksistensi serta perjuangan. Untuk selalu hadir, dan ada bagi masyarakat adat Dayak bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Namun dengan rasa kecintaan, memiliki, tidak malu mengakui Jati diri serta selalu berupaya hadir.
“FOPAD akan menjadi Garda terdepan dalam setiap aspek kehidupan.
Disamping itu, menurut Saleh, dalam upaya mempertahankan eksistensinya. FOPAD Melawi, terus berupaya menjadi berguna bagi masyarakat Kabupaten Melawi.
Pelaksanaan Konferensi Pemuda Dayak Kabupaten Melawi Tahun 2023, yang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 13-14 November 2023. Semoga bermanfaat bagi kita semua,”tutup Saleh.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Jelang Konferensi Daerah Pemuda Dayak Melawi, FOPAD Gelar Bakti Sosial
JUMAT, 10 NOVEMBER 2023
Melawi DNID Kalbar- Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi, dibawah komando Saleh Tapa, akan melaksanakan Konferensi Pemuda Dayak Kabupaten Melawi tahun 2023. Dalam rangka Rejuvenasi atau Peremajaan Struktur Organisasi FOPAD.
FOPAD menyelenggarakan Konferensi itu dengan tajuk "KONFERENSI PEMUDA DAYAK KABUPATEN MELAWI TAHUN 2023" dan akan dilaksanakan pada tanggal 17 November 2023, bertempat di Gedung Serbaguna Nanga Pinoh.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, sebelum pelaksanaan kopda, FOPAD menggandeng Dinas Kesehatan, Puskesmas Nanga Pinoh dan BSPBK Kabupaten Melawi melaksanakan fogging di sekolah-sekolah yang ada diseputaran Kota Nanga Pinoh.
Saleh Tapa, Ketua FOPAD Melawi saat ditemui dikediamannya, Jumat (10/11) menyampaikan, sejak ditetapkannya Kabupaten Melawi menjadi status Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah (DBD), apalagi sudah memakan korban jiwa.
Sehubungan dengan hal tersebut, fogging penting dilakukan di musim penghujan untuk menurunkan resiko penyakit DBD bagi Warga masyarakat,"katanya.
"“Prioritas Kita adalah Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama,”tutur Saleh.
Saleh kembali menyampaikan, sebelas tahun sudah FOPAD Melawi menancapkan kuku dan selalu berupaya eksis dalam setiap bidang kehidupan, dari skala Lokal maupun Nasional.
"FOPAD yang identik dengan Suku Bangsa Dayak, terus membuktikan diri dengan terlibat dengan berbagai aksi kemanusiaan.
Dimulai dengan Pandemi Covid-19 yang melanda kita bersama, berbagai bencana alam dan permasalahan sosial. FOPAD akan hadir dan selalu hadir untuk itu semua,"ujarnya.
Saleh juga menambahkan, FOPAD terbentuk sejak tahun 2012, berawal dari sebuah peristiwa tentang kasus Monumen atau Tugu Juang Apang Semangai Kota Nanga Pinoh, FOPAD lahir dan berdiri atas keprihatinan, kepedulian dan sebuah asas kebangkitan perjuangan masyarakat Dayak Kabupaten Melawi.
"FOPAD berusaha hadir dan akan selalu hadir dalam setiap Kejadian serta permasalahan, yang menyangkut tentang Suku Bangsa Dayak di kabupaten Melawi secara khususnya dan Masyarakat Dayak secara umumnya,"ungkapnya
Lanjutnya, sebelas tahun bukan lah waktu yang singkat dalam mempertahankan eksistensi serta perjuangan. Untuk selalu hadir, dan ada bagi masyarakat adat Dayak bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Namun dengan rasa kecintaan, memiliki, tidak malu mengakui Jati diri serta selalu berupaya hadir.
"FOPAD akan menjadi Garda terdepan dalam setiap aspek kehidupan.
Disamping itu, menurut Saleh, dalam upaya mempertahankan eksistensinya. FOPAD Melawi, terus berupaya menjadi berguna bagi masyarakat Kabupaten Melawi.
Pelaksanaan Konferensi Pemuda Dayak Kabupaten Melawi Tahun 2023, yang nantinya akan dilaksanakan pada tanggal 13-14 November 2023. Semoga bermanfaat bagi kita semua,"tutup Saleh.