Breaking News

Oknum ASN Eks Pegawai Capil Makassar Di duga buat Kartu Identitas Palsu

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bikin Website Murah

Makassar, DNID Sulsel— Oknum ASN Dinas Kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Makassar diduga lakukan pemalsuan dokumen data kependudukan (KTP).

Dari hasil penelusuran wartawan menemukan sejumlah kejanggalan terhadap KTP milik seorang warga Makassar yang memiliki dua KTP.

Dari penampakannya, kedua ktp tersebut memperlihatkan nama, Nik, dan tanggal lahir yang berbeda, namun data kependudukan lainnya seperti jenis kelamin, alamat, status, pekerjaan sama, bahkan foto yang terpampang pada KTP itu memiliki kesamaan fitur wajah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu tahun pembuatan KTP itu pun berbeda 2019 dan 2020.

Warga pemilik KTP tersebut mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan dua KTP sekaligus dibantu oleh dua orang oknum ASN di Disdukcapil Makassar berinisial RA dan AM,

Baca Juga
Gelar Aksi Demonstrasi di Makassar, Gondrong Bersatu Dalang Kerusuhan Nasional?

Tidak hanya itu, pembuatan e-KTP itu dihargai Rp.1,5 juta yang dibayarkan kepada oknum ASN tersebut.

“Namanya pak (RA) sama pak (AM), dia yang bantu terbitkan KTP ku, saya bayar 1,5 juta.” ungkap warga.

Dia juga mengatakan oknum pegawai capil itu mengajari cara agar sidik jari (jempol) bisa berbeda hasilnya saat perekaman,

“Jadi caranya sebelum rekaman ktp, jempol digosok-gosok di pasir supaya tidakk jelas (berbeda) hasilnya.” ucapnya.

Sementara, dihubungi Kadisdukcapil Makassar Muhammad Hatim Salam belum mau berkomentar banyak. Dirinya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap temuan awak media mengenai kasus dugaan pemalsuan data ganda pada kedua KTP tersebut,

“Saya akan cek dulu ke bagian perekaman, nanti kami kabari perkembangannya.” imbuh Hatim.

Baca Juga
Sukseskan Pemilu Damai, Ketua Karang Taruna Ujung Pandang Imbau ini

Dikonfirmasi, RA melalui pesan singkat mengakui bahwa dirinya tidak tahu menahu mengenai persoalan tersebut dan mengelak tidak pernah melakukan pungli.

“Saya mau ketemu dulu sama orangnya. Saya juga tidak tahu orangnya siapa ini. Minta maaf, Saya tidak pernah mengurus KTP..menerima uang sebanyak itu.” timpak RA kepada Wartawan, Kamis, (18/01/2024).

Diketahui, saat ini RA yang dulunya bertugas dibagian pendataan Disdukcapil Makassar telah berpindah tempat tugas di kecamatan Biringkanaya dan baru saja dilantik sebagai Sekertaris Lurah. Sedangkan AM saat ini bertugas sebagai operator di Kecamatan.

Penulis : Aditiya

Editor : Redaksi Sulawesi Selatan

Sumber Berita : Kepala dinas Catatan Sipil Makassar

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi di Polda Sulbar Kuasai Kendaraan Milik Leasing, Arul: Kami Akan Tempuh Jalur Hukum
Kemenag Siapkan Survei Kajian Dampak Program Zakat dan Wakaf
Gerebek Praktek Judi Sabung Ayam di Rantepao Polisi Amankan 2 Ekor Ayam Hidup dan Pisau Taji
Satgas Ops Damai Cartenz Berhasil Tangkap Anggota KKB Papua Wilayah Puncak,
Amankan Satu Unit Ekskavator, Gakkum KLHK Tangkap Pelaku perusakan Hutan di Batu Ampa Sulbar
Polisi Ringkus Pelaku Bejat Cabuli Anak Dibawah Umur di Pasangkayu
Presiden Jokowi Undang Danny Pomanto Jamu Makan Malam Peserta World Water Forum 2024 di Bali
Polres Bantaeng Gelar Baksos Assiama Presisi Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Berita ini 251 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 00:23

Diduga Oknum Polisi di Polda Sulbar Kuasai Kendaraan Milik Leasing, Arul: Kami Akan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 20 Mei 2024 - 21:47

Kemenag Siapkan Survei Kajian Dampak Program Zakat dan Wakaf

Senin, 20 Mei 2024 - 21:43

Gerebek Praktek Judi Sabung Ayam di Rantepao Polisi Amankan 2 Ekor Ayam Hidup dan Pisau Taji

Senin, 20 Mei 2024 - 21:41

Satgas Ops Damai Cartenz Berhasil Tangkap Anggota KKB Papua Wilayah Puncak,

Senin, 20 Mei 2024 - 09:33

Polisi Ringkus Pelaku Bejat Cabuli Anak Dibawah Umur di Pasangkayu

Senin, 20 Mei 2024 - 09:30

Presiden Jokowi Undang Danny Pomanto Jamu Makan Malam Peserta World Water Forum 2024 di Bali

Senin, 20 Mei 2024 - 09:28

Polres Bantaeng Gelar Baksos Assiama Presisi Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 20 Mei 2024 - 09:25

Respon Cepat Laporan dari warga Sat reskrim Autopsi Penemuan Mayat di Kebun

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Kemenag Siapkan Survei Kajian Dampak Program Zakat dan Wakaf

Senin, 20 Mei 2024 - 21:47