Diskominfo Kabupaten Bogor Diduga Tidak Transparan Proses Pembayaran Publikasi Media 

Cibinong,DNID.co.id-Pengelolaan anggaran belanja jasa publikasi dan periklanan media pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor diduga tidak transparan.

Pasalnya, masih adanya pemilik media mengeluh belum dibayarkan jasa berita pariwara dan iklan Pemerintah Kabupaten Bogor. Salah satu sumber yang dapat dipercaya Tim Media telah mengaku sering dibayarkan pembayaran Publikasi dari Diskominfo Kabupaten Bogor tidak jelas atau bisa sebulan lebih, tidak seperti Diskominfo daerah lain proses pencairan anggaran Publikasi media hanya 2 Minggu, Sabtu (17/08/24).

Bahkan Diskominfo Kabupaten Bogor tidak pernah melakukan duduk bersama dengan pihak media untuk jumpa pers dan membahas proses prosedur pencarian anggaran publikasi media. Itulah salah satu pemicu tidak transparannya proses prosedur pencarian anggaran media yang dikeluarkan pihak Diskominfo.

Selain itu juga para awak media menilai juga Diskominfo Kabupaten Bogor tidak secara transparan dalam penggunaan anggaran publikasi media, semua serba tertutup, padahal dana yang digunakan adalah merupakan uang uang negara, maka wajib diketahui publik.

“Boleh di cek, apakah pernah Diskominfo Kabupaten Bogor merilis rincian belanja khusus publikasi media kepada teman-teman wartawan dan publik, mengapa tidak di umumkan secara terbuka, karena uang yang dipergunakan itu kan punya negara sehingga harus dipertanggungjawabkan secara transparan, akuntabel makanya harus dipublikasikan.” ujarnya.

Simpan Gambar:

Sabtu, 17 Agustus 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Nur/red

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Lapas Perempuan Sungguminasa dan Polres Gowa Perkuat Sinergi Cegah Narkoba
Teror Geng Motor di Kandea, Polsek Bontoala Tingkatkan Patroli Malam dan Sinergi dengan Tripika
Warga Kandea Mencekam! Aksi Brutal Geng Motor Berulang, Polisi Didesak Turun Tangan
Viral di Medsos Tuai Sorotan Oknum Lurah di Bantaeng Diduga Terlibat Kumpul Kebo Kamar Indikos
Janjikan Lulus Akpol Pengusaha di Makassar Ditipu Rp1,6 M, Polisi Kejer Pelaku Asal Toraja
Kapolda Sulsel Kunker ke Polres Luwu Utara, Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Penyalahgunaan Narkoba
Kasus SD di Bantaeng kian Melebar, DPRD Dorong Disdik Seret Wabup ke Penegak Hukum
Polemik Aset SD Panjang Memanas, Wabup Bantaeng ‘Bandel’ Tak Hadir RDP, DPRD Siapkan Panggil Paksa
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:36 WITA

Lapas Perempuan Sungguminasa dan Polres Gowa Perkuat Sinergi Cegah Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 15:05 WITA

Teror Geng Motor di Kandea, Polsek Bontoala Tingkatkan Patroli Malam dan Sinergi dengan Tripika

Rabu, 29 April 2026 - 13:39 WITA

Warga Kandea Mencekam! Aksi Brutal Geng Motor Berulang, Polisi Didesak Turun Tangan

Rabu, 29 April 2026 - 03:35 WITA

Viral di Medsos Tuai Sorotan Oknum Lurah di Bantaeng Diduga Terlibat Kumpul Kebo Kamar Indikos

Rabu, 29 April 2026 - 03:08 WITA

Janjikan Lulus Akpol Pengusaha di Makassar Ditipu Rp1,6 M, Polisi Kejer Pelaku Asal Toraja

Selasa, 28 April 2026 - 18:34 WITA

Kapolda Sulsel Kunker ke Polres Luwu Utara, Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Selasa, 28 April 2026 - 17:52 WITA

Kasus SD di Bantaeng kian Melebar, DPRD Dorong Disdik Seret Wabup ke Penegak Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 17:36 WITA

Polemik Aset SD Panjang Memanas, Wabup Bantaeng ‘Bandel’ Tak Hadir RDP, DPRD Siapkan Panggil Paksa

Berita Terbaru