Makassar, DNID.co.id – Warga yang bermukim di sepanjang kawasan Jalan Kandea, tepatnya di pinggir kanal, dilanda keprihatinan dan ketakutan mendalam.
Pasalnya, dalam waktu satu minggu saja, lingkungan mereka telah menjadi sasaran aksi penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan geng motor dari jalan Tamajene. Aksi tersebut dinilai sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan warga sekitar.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari warga setempat, kelompok geng motor tersebut kerap melakukan aksinya pada pukul 24.00 hingga pukul 03.00 dini hari. para pelaku diketahui membawa dan menggunakan sejumlah alat yang membahayakan, di antaranya senjata busur dan anak panah, serta senjata jenis airsoftgun.
Wilayah yang kerap menjadi sasaran empuk aksi kejahatan tersebut meliputi dua lokasi, yaitu lingkungan Kandea Baraya tepi kanal, Kecamatan Bontoala dan lingkungan Bungaejayya, Kecamatan Tallo.
Salah satu warga yang tinggal di pinggir kanal mengungkapkan keprihatinannya. Ia menyebutkan bahwa dalam kurun waktu seminggu terakhir, warga sudah mengalami empat kali kejadian penyerangan. Hal ini tentu membuat mereka tidak tenang dan merasa terancam, terutama saat malam hari.
“Minggu ini kami sudah empat kali diserang oleh geng motor. Mereka datang dan menyerang tepat di tengah malam saat warga sedang beristirahat. Kami sangat resah dan takut, karena senjata yang mereka bawa sangat berbahaya dan sewaktu-waktu bisa melukai siapa saja yang ada di sekitar. Oleh karena itu, kami sangat berharap agar pihak kepolisian segera bertindak dan rutin melakukan penjagaan serta patroli di sekitar kawasan tepi kanal ini,” ungkap Hariyani Rachman selaku ibu RW setempat.
Keresahan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya. Mereka berharap agar aparat kepolisian dapat lebih meningkatkan kehadiran di lapangan demi memulihkan rasa aman. Warga menekankan bahwa perlindungan dan jaminan keamanan sangat dibutuhkan agar mereka dapat beraktivitas dan beristirahat dengan tenang tanpa rasa takut akan teror yang mengancam setiap saat.
“Kami berharap kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti keluhan ini dan menjaga keamanan serta keselamatan kami dari serangan geng motor. Kami ingin hidup tenang dan aman di lingkungan sendiri,” harap Hariyani.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan langkah nyata dari aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku, agar aksi teror tersebut tidak terulang kembali.
























