Makassar Dnid.co.id – Kasus dugaan penipuan yang melibatkan oknum polisi, AKP Saharuddin bersama rekannya Rudi terhadap seorang pengusaha, H. Andika, hingga kini belum menemui titik terang di Polrestabes Makassar.
Korban berharap pihak kepolisian segera menuntaskan perkara tersebut, terlebih salah satu terduga pelaku, Rudi, disebut belum diproses maupun diamankan.
Menanggapi hal itu, pihak Polrestabes Makassar melalui Kanit Jatanras menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus berjalan. Sejumlah langkah telah dilakukan guna mempercepat penanganan kasus, termasuk melakukan pergantian penyidik dari yang lama ke penyidik baru yang dinilai lebih kompeten. (Rabu 29 April 2026)
“Perkara ini tetap menjadi atensi kami, makanya dilakukan pergantian penyidik agar penanganannya bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kasus ini memiliki kompleksitas tersendiri. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik baru, persoalan bermula dari proses rekrutmen yang awalnya bukan terkait Akademi Kepolisian (Akpol), melainkan jalur bintara.
Namun, setelah dinyatakan gugur di tahap bintara, korban disebut mendapat tawaran dari AKP Saharuddin untuk masuk melalui jalur Akpol. Dari situ kemudian terjadi dugaan aliran dana kepada dua pihak, yakni Saharuddin dan Rudi.
“Masalahnya cukup kompleks dan tidak semudah yang dibayangkan. Ada dua aliran dana yang saat ini sedang kami dalami dan maksimalkan penyelidikannya,” jelasnya.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara tersebut secara profesional dan transparan. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara jelas peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut.
























