Breaking News

Radio Player

Loading...

Polres Bulukumba Bersama Tim Dokter Forensik Membongkar Kuburan Korban Pembunuhan di Borong Manempa

Selasa, 10 Desember 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Bulukumba, DNID.co.id – Polres Bulukumba bersama Tim Dokter Forensik Biddokes Polda Sulsel melakukan ekshumasi atau membongkar kuburan korban pembunuhan di Borong Manempa, Dusun Ponci, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Senin (9/12/2024).

Proses ekshumasi atau penggalian kubur dilakukan oleh beberapa warga setempat. Mereka didampingi oleh pihak kepolisian. Pembongkaran kuburan dilakukan demi kepentingan penyidikan. Kuburan ini juga, jaraknya tak jauh dari lokasi terjadinya pembunuhan.

Proses pembongkaran kuburan tersebut disaksikan ratusan warga dari jarak yang cukup jauh. Sebab di tempat kejadian perkara (TKP) ini, Polisi memasang police line.

ads

Sejumlah personel kepolisian dari Polres Bulukumba dan Polsek Gantarang melakukan pengamanan ketat disekitar lokasi agar proses ekshumasi dan auotopsi berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses penggalian kuburan dimulai pada pukul 9.30 wita, setelah menggali beberapa saat akhirnya jenazah korban ditemukan anggota tubuhnya, kemudian dibawa ke tempat khusus untuk dilakukan bedah oleh Tim dokter Biddokes Polda Sulsel

Tempat khusus tersebut cukup steril, ditutup dengan tenda warna biru tidak jauh dari lokasi kuburan yang dibongakar dan tak satu orang pun bisa melihat proses bedah tersebut.

Korban yang merupakan warga transmigran asal pulau Jawa itu masih mengenakan pakaian hody dan celana jeans saat ditemukan. Selanjutnya jenazah langsung diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Dari keterangan saksi, peristiwa pembunuhan ini terjadi dua bulan yang lalu tepatnya pada bulan oktober 2024 di Borong Manempa, Dusun Ponci, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba.

Korban berinisial FM (47) tahun merupakan warga transmigran dari pulau jawa dan sudah beberapa tahun menetap di lokasi tersebut.

Saat ini Penyidik Satreskrim Polres Bulukumba telah mengamankan SY, IM, AR, HA, PJ dan AF. Keenamnya juga merupakan warga transmigran dari pulau Jawa dan terlibat dalam peristiwa pembunuhan tersebut dan telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Dilokasi beberapa pejabat utama Polres Bulukumba juga menyaksikan langsung proses ekshumasi, di antaranya Kasat Reskrim AKP Aris Satrio, Kasat Intelkam Iptu M Mulyadi, Kasat Samapta AKP Baharuddin dan Kasi Humas AKP H.Marala.

Selain itu juga hadir mendampingi Tim dokter forensik Bidokkes Polda Sulsel yakni Iptu H.Roslan Kasi Dokkes Klinik Polres Bulukumba.

Usai dilakukan autopsi selanjutnya jenazah korban kemudian dibersihkan, dikafani kemudian disholati lalu dikebumikan secara layak di TPU Taccorong oleh keluarga dibantu pemerintah setempat.

Kasi Humas Polres Bulukumba AKP H.Marala menjelaskan ekshumasi ini dilakukan untuk mencari penyebab kematian korban juga sebagai bahan kelengkapan yang paling penting dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

“Alhamdulillah seluruh proses berjalan lancar dan kondusif mulai saat penggalian hingga jasad korban selesai diautopsi dan selesai hingga pukul 13.35 Wita.” Ucap H.Marala.

“Dan saat ini penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku dan saksi-saksi dalam peristiwa ini guna mengungkap fakta dalam kasus ini secara terang.” Jelasnya.

“Dari keterangan sementara para pelaku mengaku melakukan pembunuhan tersebut dilatar belakang masalah utang piutang, namun pengakuan tersebut terus didalami oleh penyidik, sambil menunggu hasil autopsi dari dokter forensik.” Pungkasnya.

Simpan Gambar:

Penulis : Mursalim Thahir

Editor : Abdi M Said

Sumber Berita : Redaksi Sulawesi Selatan

Berita Terkait

Kekurangan Volume RKB dan BOS Bermasalah, SPMP Resmi Laporkan Disdik Bantaeng ke Polisi
Polsek Sungai Pinang Kawal dan Sukseskan Program Pendistribusian MBG ke Beberapa Sekolah
Resmob Polsek Tamalate Ringkus Pelaku Curat di Warung
Dua Kader Jadi Korban Curanmor, DPK KEPMI Bone Latanriruwa Kecam Kinerja Polres Gowa
Kapolsek Kota Bantaeng Sigap Atur Lalu Lintas Saat Aksi di Kantor Bupati
Tiga Bulan Buron, Residivis Pelaku Curanmor diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba
Proyek Bendungan Jenelata Rp4,15 Triliun Disorot: Dugaan Material Tambang Tak Berizin Menguat, PPK Janji Tindak Tegas Jika Terbukti
Gubernur Sulsel Alokasikan Rp2,5 Miliar Anggaran Operasional Pencarian ATR42-500
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:22 WITA

Kekurangan Volume RKB dan BOS Bermasalah, SPMP Resmi Laporkan Disdik Bantaeng ke Polisi

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:45 WITA

Polsek Sungai Pinang Kawal dan Sukseskan Program Pendistribusian MBG ke Beberapa Sekolah

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:19 WITA

Resmob Polsek Tamalate Ringkus Pelaku Curat di Warung

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:34 WITA

Kapolsek Kota Bantaeng Sigap Atur Lalu Lintas Saat Aksi di Kantor Bupati

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:50 WITA

Tiga Bulan Buron, Residivis Pelaku Curanmor diringkus Tim Resmob Polres Bulukumba

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:37 WITA

Proyek Bendungan Jenelata Rp4,15 Triliun Disorot: Dugaan Material Tambang Tak Berizin Menguat, PPK Janji Tindak Tegas Jika Terbukti

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:20 WITA

Gubernur Sulsel Alokasikan Rp2,5 Miliar Anggaran Operasional Pencarian ATR42-500

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:16 WITA

Resmob Polres Bulukumba Ungkap Kasus Curanmor Kurang Dari 24 Jam

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Resmob Polsek Tamalate Ringkus Pelaku Curat di Warung

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:19 WITA