Dua Oknum Petugas PLN Makassar Diduga Main Bongkar Paksa Pergantian Meteran Milik Pelanggan

DNID.CO.ID Makassar – Diduga dua orang pria yang mengatasnamakan petugas PLN datang mengancam mencabut paksa kilometer salah satu warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis 19 Juni 2025 sore. Dimana kedua pria yang mengaku dari PLN itu datang dan memaksa mencabut kilometer di
di rumah warga bernama Hafiah (68).

Aksi pria itu terjadi di jalan Al Markas 2, Kelurahan Lembo, Kota Makassar.

Karena tindakan paksa yang dilakukan oknum tersebut membuat anak kandung Hafiah yang bernama
Zaenal (41) keberatan.

“Mereka mau mencabut paksa kilometer listrik rumah orang tua saya pak, saya pun pertanyakan apa alasannya dua orang yang ngaku petugas PLN tersebut,” kata Zaenal kepada DNID pada Kamis (19/6/2025).

Pada kesempatan itu, Zaenal pun mempertanyakan identitas mereka. Kemudian salah satu dari mereka
menperlihatkan surat dari PT PUTRI SEJATI BAROKAH. Dan mereka mengaku hanya 2 orang yang di tugaskan di lapangan.

“Atas nama Aswar dan yang satunya lagi saya tidak tahu namanya. Memaksa sekali ingin na cabut kilometer di rumah,” beber Zaenal.

Menurut petugas PLN alasannya dia bertugas melaksanakan penggantian KWH meter 1 phasa pada id pelanggan dengan kwh meter yang sesuai dengan target operasi sesuai standar operasional prosedur (SOP).

DOK: SURAT MILIK PETUGAS PLN

 

“Saya tegaskan bahwa tidak mau cabut dan saya tetap melarang petugas PLN untuk mencabut atau mengganti kWh,” tegas Zaenal.

Zaenal pun merasa diancam dan sangat resah pelayanan petugas yang mengaku dari PLN itu.

“Saya himbau agar masyarakat agar berhati-hati ketemu dengan petugas PLN datang berkunjung setiap rumah ingin memaksa cabut kilometer rumah pelanggan,” ucapnya.

Terpisah Setelah di konfirmasi Via Whatsap Enggan Berkomentar perihal dua orang mengaku Petugas Vendor PLN PT PUTRI SEJATI BAROKAH General Kontraktor Suplier PLN Ahmad Yani Makassar Kamis (19-6-25).

Sementara DNID juga masih Menunggu klarifikasi Pihak Dari Unit Pelayanan PLN Ahmad Yani Makassar yang saat ini belum menanggapi insiden yang diduga petugas PLN yang di utus di lapangan meresahkan pelanggan, Tutupnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 19 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: MURSALIM

Editor: KINGSHE

Sumber Berita: ZAENAL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kabut Asap Menyelimuti Padang Pariaman, Pemkab Bagikan Lebih dari 50 Ribu Masker dan Tiadakan Car Free Day
Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga
Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot
Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan
Berita ini 381 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 01:13 WITA

Kabut Asap Menyelimuti Padang Pariaman, Pemkab Bagikan Lebih dari 50 Ribu Masker dan Tiadakan Car Free Day

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WITA

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Minggu, 20 September 2026 - 11:56 WITA

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan

Minggu, 20 September 2026 - 04:27 WITA

Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 Sep 2026 - 22:16 WITA