Breaking News

Radio Player

Loading...

Menag: Mubaligh bukan Sekadar Pandai Berorasi, Tapi Jadi Teladan Masyarakat

Selasa, 10 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Wajo,DNID.co.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan peran penting santri dan pondok pesantren sebagai pilar utama dalam dakwah Islam yang menyejukkan. Selain pandai berorasi, Menag minta santri menjadi teladan di tengah masyarakat.

Hal tersebut, disampaikan Menag saat memberikan Orientasi Mubaligh dan Imam Tarawih 1447 H di Kampus IV Ponpes As’adiyah, Wajo,Senin (9/2/2026).

Menag menegaskan bahwa mubaligh lulusan pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga marwah institusi pendidikan Islam dengan mengedepankan kualitas isi dakwah dan keteladanan.

ads

“Menjadi seorang mubaligh bukan sekadar pandai berorasi, tetapi menjadi teladan (uswah) bagi masyarakat. Tantangan dakwah ke depan semakin kompleks. Masyarakat tidak lagi hanya mendengar apa yang kita ucapkan, tetapi mereka melihat apa yang kita lakukan,” ujar Menag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menag menggarisbawahi bahwa kekuatan utama Pendidikan Pesantren terletak pada penanaman nilai keikhlasan. Dalam menghadapi dinamika di lapangan, para mubaligh diingatkan untuk menjaga integritas dan tidak membiarkan marwah dakwah terikat oleh kepentingan-kepentingan jangka pendek atau pemberian yang dapat mencederai independensi seorang pendakwah.

“Keikhlasan adalah fondasi paling dasar sekaligus penentu diterima atau tidaknya sebuah amal. Dakwah itu harus mengosongkan hati dari tujuan selain Allah SWT. Kita harus sangat berhati-hati dengan integritas. Jangan sampai pemberian (yang tidak jelas asalnya) mengikat integritas kita. Kita harus menjaga marwah sebagai pendakwah,” tegas Menag.

Terkait pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan, Menag mengimbau para imam tarawih dan mubaligh untuk memahami kondisi psikologis dan fisik jamaah. Syiar Ramadan melalui kultum dan ceramah diharapkan singkat, padat, namun memberikan pencerahan yang substantif bagi peningkatan akhlak umat.

“Jadilah mubaligh yang menyejukkan. Jangan gunakan mimbar untuk memecah belah, melainkan gunakanlah untuk merekatkan persaudaraan (ukhuwah). Islam yang kita bawa adalah Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin, Islam yang moderat, dan menghargai keberagaman,” tambahnya.

Melalui program orientasi ini, Menag berharap para santri yang terjun ke masyarakat dapat menjadi duta pesantren yang menyebarkan nilai-nilai Islam damai, sekaligus memperkuat ketahanan mental umat dalam menjalani ibadah puasa. Pesantren diharapkan terus menjadi gudang lahirnya ulama dan pemimpin umat yang memiliki kedalaman ilmu dan keluhuran budi.

Simpan Gambar:

Editor : Kingzhie

Sumber Berita : Kemenag RI

Penanggung Jawab : Ir Herman Maddaung

Berita Terkait

Pemprov Sulsel akan Gelar Ramadan Leadership Camp.Hadirkan Menteri hingga Pimpinan Lembaga Negara
MUI Pangkep Resmi Tetapkan Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadan 1447 H
Kapolres Luwu Dampingi Bupati Buka MTQ XXXIV, Tegaskan Komitmen Pengamanan dan Perkuat Syiar Al-Qur’an
Cegah Perceraian, Menag Usul Ada Rekomendasi Konsultasi BP4
Polisi Apresiasi Kehadiran Pandji Pragiwaksono dalam Pemeriksaan Kasus Mens Rea
Bina Rohani dan Mental Personel, Polres Bulukumba Rutin Yasinan dan Doa Bersama
Kepala KUA Sekarang Boleh Diisi Penyuluh Agama Islam, Ini Alasannya
Kemenag Percepat Rehabilitasi Madrasah, Pesantren, dan Rumah Ibadah Terdampak Banjir
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:03 WITA

Pemprov Sulsel akan Gelar Ramadan Leadership Camp.Hadirkan Menteri hingga Pimpinan Lembaga Negara

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:26 WITA

MUI Pangkep Resmi Tetapkan Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadan 1447 H

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:59 WITA

Kapolres Luwu Dampingi Bupati Buka MTQ XXXIV, Tegaskan Komitmen Pengamanan dan Perkuat Syiar Al-Qur’an

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:45 WITA

Cegah Perceraian, Menag Usul Ada Rekomendasi Konsultasi BP4

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:33 WITA

Menag: Mubaligh bukan Sekadar Pandai Berorasi, Tapi Jadi Teladan Masyarakat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:53 WITA

Polisi Apresiasi Kehadiran Pandji Pragiwaksono dalam Pemeriksaan Kasus Mens Rea

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:49 WITA

Bina Rohani dan Mental Personel, Polres Bulukumba Rutin Yasinan dan Doa Bersama

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:01 WITA

Kepala KUA Sekarang Boleh Diisi Penyuluh Agama Islam, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Kesehatan

BGN Tambah Sasaran Penerima MBG untuk Usia 6-59 Bulan, Mulai 2026

Sabtu, 14 Feb 2026 - 10:06 WITA