Keluarga Korban Pembunuhan di Bulukumba Kecewa Sidang Pemeriksaan Saksi Ahli Ditunda

Keluarga Sarman mengaku kecewa karena Kejaksaan tak bisa menghadirkan Saksi Ahli dalam persidangan. (Dok.Akbar)

Keluarga Sarman mengaku kecewa karena Kejaksaan tak bisa menghadirkan Saksi Ahli dalam persidangan. (Dok.Akbar)

Bulukumba, DNID.co.id – Sidang kasus pembunuhan terhadap Sarman (41) dengan terdakwa Sukmawati di Pengadilan Negeri Bulukumba, Sulawesi, batal digelar pada Selasa (10/3/2026).

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Saifullah Anwar bersama dua hakim anggota, Alfredo Paradeiso dan Ramadhana Heru Santoso, sedianya beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun, persidangan terpaksa ditunda karena saksi ahli yang dipanggil tidak dapat hadir.

Majelis hakim kemudian menjadwalkan ulang persidangan pada 31 Maret 2026. Penundaan ini memicu kekecewaan mendalam dari pihak keluarga korban.

Sarman, yang berprofesi sebagai sopir Angkot, sebelumnya ditemukan tewas dengan sejumlah luka fisik tidak jauh dari rumahnya di Desa Bonto Matene, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, pada Senin (22/9/2025)

Salah satu keluarga korban, Abhu, mengaku kecewa atas penundaan sidang tersebut. Ia menilai ketidakhadiran saksi ahli membuat proses persidangan semakin lama.

“Saya rasa saksi ahli kalau tidak salah sudah 2 kali dipanggil dalam persidangan, kenapa selalu tidak sempat, ada apa?,” kata Abhu kepada DNID.co.id, Sabtu (14/3).

Abhu juga menyayangkan ketidaksiapan Kejaksaan dalam menghadirkan saksi ahli tepat waktu.

Menurutnya, mendengarkan keterangan saksi ahli dalam hasil laboratorium forensik (Labfor) seharusnya dilakukan dengan tingkat keseriusan yang tinggi mengingat kasus ini menyangkut nasib dan hak asasi korban itu sendiri.

“Jangan selalu buat kami selalu berprasangka buruk lantaran tidak adanya juga alasan tepat, ini sangat perlu karena menyangkut nasib korban,” ungkapnya.

Apalagi, kata Abhu, mereka sudah bersusah payah datang ke ruang sidang lantaran jarak antara rumah dan Pengadilan sangatlah jauh.

“Kami ini jauh-jauh datang hanya untuk mendengarkan keterangan sesungguhnya saja,” terangnya.

Abhu berharap agar saksi yang diperlukan bisa hadir untuk memberikan kesaksiannya nanti.

“Saya minta pelaku dihukum berat, karena nyawa om saya diambil,” tandasnya.

Simpan Gambar:

Sabtu, 14 Maret 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Tawuran Pemuda di Jalan Trans Sulawesi Palopo Dibubarkan Polisi, Arus Lalin Sempat Terganggu
Tawuran Pemuda di Pentojangan Palopo Kembali Pecah, Polisi Amankan Situasi
Kanit Reskrim Polsek Tamalatea Jeneponto Diduga Peras Keluarga Pelaku Rp1,5 Juta
Penyerobotan Tanah di Kota Makassar Berlarut 3 Tahun, Penyidik: Berkas Sudah Dikirim, Belum Ada Kabar dari Kejaksaan
Manfaatkan Momen Lebaran, Spesialis Pencuri Gudang Kosong di Benda Berakhir di Jeruji Besi
Polda Sulawesi Selatan Rotasi Personel, Ini Daftar Nama Bintara yang Dimutasi
Mie Gacoan Bone Disorot, Bau Menyengat Diduga dari Limbah Selokan
Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Petugas Tol Ir Sutami Makassar Ancam Wartawan dan Larang Peliputan
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 17:53 WITA

Tawuran Pemuda di Jalan Trans Sulawesi Palopo Dibubarkan Polisi, Arus Lalin Sempat Terganggu

Senin, 30 Maret 2026 - 15:47 WITA

Tawuran Pemuda di Pentojangan Palopo Kembali Pecah, Polisi Amankan Situasi

Senin, 30 Maret 2026 - 14:35 WITA

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea Jeneponto Diduga Peras Keluarga Pelaku Rp1,5 Juta

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:27 WITA

Penyerobotan Tanah di Kota Makassar Berlarut 3 Tahun, Penyidik: Berkas Sudah Dikirim, Belum Ada Kabar dari Kejaksaan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:01 WITA

Manfaatkan Momen Lebaran, Spesialis Pencuri Gudang Kosong di Benda Berakhir di Jeruji Besi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:22 WITA

Polda Sulawesi Selatan Rotasi Personel, Ini Daftar Nama Bintara yang Dimutasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:53 WITA

Mie Gacoan Bone Disorot, Bau Menyengat Diduga dari Limbah Selokan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:50 WITA

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, Petugas Tol Ir Sutami Makassar Ancam Wartawan dan Larang Peliputan

Berita Terbaru

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menyerahkan dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan dalam seremoni serah terima di Makassar.

Sosial Politik

Andi Akmal Serahkan LKPD, Audit BPK Dimulai Bone Bidik Opini Terbaik

Senin, 30 Mar 2026 - 21:06 WITA

Serba-Serbi

Grup Egaliter Alumni Unhas Halalbibalal di Red Corner

Senin, 30 Mar 2026 - 18:48 WITA