Bantaeng,DNID.co.id – Angka Kemiskinan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan di akui mengalami penurunan yang signifikan.
Penurunan ini dinilai merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah maupun masyarakat.
Fenomena ini menjadi indikator positif atas keberhasilan program-program pengentasan kemiskinan yang digagas pemerintah kabupaten Bantaeng.
Berdasarkan data BPS, angka kemiskinan di Bantaeng pada 2024 berada di angka 8,26 persen, lalu menurun menjadi 7,68 persen pada 2025.
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menyambut baik capaian ini dengan penuh rasa syukur.
Menurutnya, penurunan angka kemiskinan tersebut adalah bukti nyata bahwa program-program yang di jalankan berjalan efektif.
“Alhamdulillah, ini adalah kerja keras kita semua,” ungkapnya pada Minggu (29/3/2026).
Fathul menyebutkan penurunan angka kemiskinan bukan hanya sekadar statistik, melainkan cerminan dari peningkatan kualitas hidup masyarakat Bantaeng.
“Setiap warga yang keluar dari kemiskinan berarti mereka memiliki akses yang lebih terhadap pangan, pendidikan, dan kesehatan,” sebutnya.
Meskipun capaian ini patut diapresiasi, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa perjalanan masih panjang.
“Ini adalah awal yang baik, namun kita tidak boleh berpuas diri. Tantangan ke depan tentu tidak ringan,” katanya.
Olehnya karena itu, ia berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, agar mampu menekan angka kemiskinan di daerah tersebut.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan mimpi ini,” tukasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan program yang terarah, Bantaeng optimistis dapat terus menorehkan prestasi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warganya.




























