GANTUNG ,Dnid.Co.Id –Kecamatan Gantung kembali menunjukkan dominasinya dalam pembinaan olahraga pelajar. Pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD Tahun 2026, Kecamatan Gantung tercatat sebagai kontingen penyumbang atlet terbanyak untuk memperkuat Kabupaten Belitung Timur di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari hasil seleksi dan pertandingan yang berlangsung selama rangkaian O2SN tingkat kabupaten, lima atlet terbaik asal Kecamatan Gantung berhasil mengamankan tiket menuju tingkat provinsi. Mereka akan membawa nama Belitung Timur dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Kelima atlet tersebut yakni Syahnurdin dari SD Negeri 7 Gantung pada cabang Senam Lantai Putra, Allesa Fredella dari SD Negeri 13 Gantung untuk Senam Lantai Putri, Hafidz Albani Liandra dari SD Negeri 10 Gantung pada cabang Pencak Silat Putra, Jassen Alvaro dari SD Negeri 13 Gantung untuk Bulutangkis Putra, serta Tamara Elvira dari SD Negeri 15 Gantung pada cabang Kids Atletik Putri.
Keberhasilan meloloskan lima atlet sekaligus bukan sekadar angka. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa sistem pembinaan olahraga di sekolah dasar Kecamatan Gantung berjalan efektif dan mampu menghasilkan atlet-atlet yang kompetitif di tingkat daerah maupun provinsi.
Ketua Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung, Fakhrul Syukur, menegaskan para atlet yang lolos merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui latihan, disiplin, dan semangat juang tinggi.
“Kalian adalah putra-putri terbaik Kecamatan Gantung yang telah membuktikan kemampuan melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik yang kalian miliki,” kata Fakhrul.
Menurutnya, kemenangan memang menjadi target, namun pembentukan karakter, keberanian bertanding, dan semangat pantang menyerah merupakan nilai utama yang harus dibawa para atlet selama mengikuti kompetisi.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kecamatan Gantung, Zuliandi. Ia menilai prestasi yang diraih para atlet saat ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sekolah, guru, pelatih hingga orang tua.
“Prestasi yang telah diraih saat ini merupakan hasil dari latihan yang tekun, dukungan guru, pelatih, dan orang tua. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Kecamatan Gantung memiliki mental juara, disiplin, dan semangat yang tinggi. Kami semua percaya kalian mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Belitung Timur,” ujarnya.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat sinergi yang kuat antara KKKS SD Kecamatan Gantung, PC PGRI Kecamatan Gantung, KKGO Kecamatan Gantung, KKG PJOK SD Kecamatan Gantung, para kepala sekolah, guru pendamping, pelatih, orang tua, hingga para atlet yang terlibat dalam pelaksanaan O2SN tahun ini.
Kolaborasi itu menjadi fondasi penting yang mengantarkan Kecamatan Gantung kembali tampil sebagai penyumbang atlet terbanyak bagi Kabupaten Belitung Timur. Semangat tersebut sejalan dengan slogan yang terus digaungkan dalam setiap kegiatan pembinaan olahraga pelajar, yakni “Gantung Betuah, Juara Tak Datang Seketika.”
Slogan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi. Ia menjadi cerminan bahwa setiap prestasi lahir dari proses panjang, latihan yang konsisten, disiplin, pengorbanan, dan doa. Kini, harapan masyarakat Belitung Timur tertuju kepada lima atlet terbaik tersebut untuk mengharumkan nama daerah pada O2SN tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
GANTUNG ,Dnid.Co.Id –Kecamatan Gantung kembali menunjukkan dominasinya dalam pembinaan olahraga pelajar. Pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD Tahun 2026, Kecamatan Gantung tercatat sebagai kontingen penyumbang atlet terbanyak untuk memperkuat Kabupaten Belitung Timur di tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari hasil seleksi dan pertandingan yang berlangsung selama rangkaian O2SN tingkat kabupaten, lima atlet terbaik asal Kecamatan Gantung berhasil mengamankan tiket menuju tingkat provinsi. Mereka akan membawa nama Belitung Timur dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Kelima atlet tersebut yakni Syahnurdin dari SD Negeri 7 Gantung pada cabang Senam Lantai Putra, Allesa Fredella dari SD Negeri 13 Gantung untuk Senam Lantai Putri, Hafidz Albani Liandra dari SD Negeri 10 Gantung pada cabang Pencak Silat Putra, Jassen Alvaro dari SD Negeri 13 Gantung untuk Bulutangkis Putra, serta Tamara Elvira dari SD Negeri 15 Gantung pada cabang Kids Atletik Putri.
Keberhasilan meloloskan lima atlet sekaligus bukan sekadar angka. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa sistem pembinaan olahraga di sekolah dasar Kecamatan Gantung berjalan efektif dan mampu menghasilkan atlet-atlet yang kompetitif di tingkat daerah maupun provinsi.
Ketua Kontingen O2SN SD Kecamatan Gantung, Fakhrul Syukur, menegaskan para atlet yang lolos merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui latihan, disiplin, dan semangat juang tinggi.
"Kalian adalah putra-putri terbaik Kecamatan Gantung yang telah membuktikan kemampuan melalui kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik yang kalian miliki," kata Fakhrul.
Menurutnya, kemenangan memang menjadi target, namun pembentukan karakter, keberanian bertanding, dan semangat pantang menyerah merupakan nilai utama yang harus dibawa para atlet selama mengikuti kompetisi.
Dukungan serupa disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kecamatan Gantung, Zuliandi. Ia menilai prestasi yang diraih para atlet saat ini merupakan buah dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari sekolah, guru, pelatih hingga orang tua.
"Prestasi yang telah diraih saat ini merupakan hasil dari latihan yang tekun, dukungan guru, pelatih, dan orang tua. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Kecamatan Gantung memiliki mental juara, disiplin, dan semangat yang tinggi. Kami semua percaya kalian mampu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Belitung Timur," ujarnya.
Di balik keberhasilan tersebut, terdapat sinergi yang kuat antara KKKS SD Kecamatan Gantung, PC PGRI Kecamatan Gantung, KKGO Kecamatan Gantung, KKG PJOK SD Kecamatan Gantung, para kepala sekolah, guru pendamping, pelatih, orang tua, hingga para atlet yang terlibat dalam pelaksanaan O2SN tahun ini.
Kolaborasi itu menjadi fondasi penting yang mengantarkan Kecamatan Gantung kembali tampil sebagai penyumbang atlet terbanyak bagi Kabupaten Belitung Timur. Semangat tersebut sejalan dengan slogan yang terus digaungkan dalam setiap kegiatan pembinaan olahraga pelajar, yakni "Gantung Betuah, Juara Tak Datang Seketika."
Slogan tersebut bukan sekadar kalimat motivasi. Ia menjadi cerminan bahwa setiap prestasi lahir dari proses panjang, latihan yang konsisten, disiplin, pengorbanan, dan doa. Kini, harapan masyarakat Belitung Timur tertuju kepada lima atlet terbaik tersebut untuk mengharumkan nama daerah pada O2SN tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.