Kapolres Bangka Barat Turun Tangan, Jalan Berlubang yang Dikeluhkan Warga Akhirnya Ditambal

MENTOK ,Dnid.Co.Id  — Keluhan warga terkait jalan berlubang yang membahayakan pengguna kendaraan akhirnya mendapat respons langsung dari Polres Bangka Barat. Memanfaatkan momentum Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha memimpin kegiatan perbaikan jalan rusak di Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Wakapolres, pejabat utama Polres Bangka Barat, Kapolsek Mentok, personel kepolisian, serta masyarakat setempat. Sejumlah titik jalan yang selama ini menjadi keluhan warga karena berpotensi memicu kecelakaan ditambal menggunakan campuran semen.

Yang menarik, kegiatan itu tidak sekadar menjadi agenda seremonial peringatan Hari Bhayangkara. AKBP Pradana Aditya Nugraha terlihat turun langsung mengaduk semen dan menambal lubang di badan jalan bersama anggota dan warga.

Kapolres menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjawab persoalan yang dirasakan masyarakat secara langsung, khususnya terkait keselamatan berlalu lintas.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami maknai sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui tindakan nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan.

Apa yang menjadi keluhan masyarakat harus menjadi perhatian kami bersama,” kata AKBP Pradana Aditya Nugraha.
Menurutnya, kondisi jalan berlubang tidak bisa dianggap sepele karena berisiko menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

“Keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu kami berupaya mengambil langkah cepat untuk mengurangi risiko kecelakaan yang bisa terjadi akibat kondisi jalan rusak,” ujarnya.

Di lapangan, warga menyambut positif kegiatan tersebut. Selama ini, jalan berlubang di kawasan Sungai Baru kerap menjadi keluhan karena membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari maupun ketika hujan turun.

Salah seorang warga, Rama, mengaku pernah hampir mengalami kecelakaan akibat menghantam lubang di ruas jalan tersebut.

“Saya pernah hampir jatuh karena motor yang saya kendarai oleng setelah menghantam lubang di jalan ini. Karena itu kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kapolres Bangka Barat dan jajaran. Kami melihat sendiri beliau turun langsung bekerja bersama anggota untuk memperbaiki jalan yang selama ini dikeluhkan warga,” ungkapnya.

Menurut Rama, kehadiran polisi melalui aksi nyata seperti itu memberikan dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

“Kami merasa diperhatikan. Apa yang dilakukan Polres Bangka Barat ini sederhana, tetapi manfaatnya besar bagi keselamatan masyarakat yang setiap hari melintas di jalan ini,” katanya.

Aksi perbaikan jalan tersebut menjadi pesan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi kegiatan simbolis. Di Bangka Barat, momentum tersebut diwujudkan melalui langkah konkret menjawab kebutuhan warga sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 6 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: BAHTERA

Editor: REDAKSI BABEL

Sumber Berita: HUMAS POLRES BANGKA BARAT

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Berita Terbaru