BELITUNG TIMUR, DNID.co.id – Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Belitung Timur mempercepat konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) Kecamatan Manggar yang digelar di Sekretariat DPD II Partai Golkar Belitung Timur, Sabtu (13/6/2026), partai berlambang pohon beringin itu menargetkan seluruh kepengurusan kecamatan rampung sebelum 20 Juni 2026, sekaligus memperkuat basis kader melalui keterlibatan generasi muda.
Muscam Manggar dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Belitung Timur Nadiarsyah, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Dwi Nanda Putra, Sekretaris DPD II Sarjana, Bendahara DPD II Zulchaidir, serta jajaran pengurus dan kader partai.
Agenda tersebut bukan sekadar rutinitas organisasi. Di tengah mulai menghangatnya dinamika politik menuju pesta demokrasi lima tahunan, Golkar Beltim tengah membangun fondasi kekuatan dari tingkat bawah. Manggar menjadi kecamatan keempat setelah Gantung, Kelapa Kampit, dan Simpang Pesak yang menyelesaikan Muscam.
Ketua DPD II Golkar Belitung Timur, Nadiarsyah, menegaskan Muscam merupakan momentum menentukan figur terbaik untuk menggerakkan mesin partai sekaligus hadir di tengah masyarakat.
“Musyawarah Kecamatan Manggar ini bertujuan memilih kader-kader terbaik yang ke depan mampu menyentuh langsung kegiatan masyarakat. Kami berharap kekompakan dan soliditas Partai Golkar di Kecamatan Manggar semakin kuat untuk menuju kemenangan pada pemilu yang akan datang,” ujar Nadiarsyah.
Ia mengingatkan seluruh proses pemilihan pengurus wajib berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat.
“Kami mengharapkan pelaksanaan Muscam ini mengacu pada AD/ART partai, menjalin kekompakan, dan mengutamakan musyawarah mufakat agar menghasilkan keputusan terbaik bagi partai dan masyarakat ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Golkar Belitung Timur, Dwi Nanda Putra, mengungkapkan percepatan pembentukan kepengurusan bukan tanpa alasan. Selain memperkuat struktur organisasi, langkah tersebut juga berkaitan dengan pemenuhan administrasi partai melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) yang terhubung dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Kami menargetkan hingga 20 Juni seluruh pengurus kecamatan sudah terbentuk. Ini penting untuk penguatan organisasi sekaligus melengkapi kebutuhan data SIPOL di KPU dan Kesbangpol,” kata Dwi.
Dwi yang akrab disapa Erwin juga menyoroti meningkatnya ketertarikan kalangan muda terhadap Golkar. Fenomena itu, menurutnya, terjadi hampir di seluruh kecamatan di Belitung Timur.
“Kami sangat bersyukur karena antusiasme generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, sangat tinggi. Golkar adalah partai terbuka dan anak-anak muda justru menjadi motor semangat perubahan yang kami bangun bersama,” ujarnya.
Masuknya generasi muda dinilai menjadi investasi politik jangka panjang bagi Golkar Beltim. Regenerasi kepemimpinan dianggap penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperluas jangkauan dukungan masyarakat.
Dengan Muscam yang terus bergulir di tujuh kecamatan, Golkar Belitung Timur berupaya memastikan struktur partai bekerja efektif hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi internal itu diyakini menjadi modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kami optimistis melalui konsolidasi yang kuat dan keterlibatan generasi muda, Golkar akan semakin dekat dengan masyarakat dan siap menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029,” pungkas Dwi.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
BELITUNG TIMUR, DNID.co.id – Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Belitung Timur mempercepat konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) Kecamatan Manggar yang digelar di Sekretariat DPD II Partai Golkar Belitung Timur, Sabtu (13/6/2026), partai berlambang pohon beringin itu menargetkan seluruh kepengurusan kecamatan rampung sebelum 20 Juni 2026, sekaligus memperkuat basis kader melalui keterlibatan generasi muda.
Muscam Manggar dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Belitung Timur Nadiarsyah, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Dwi Nanda Putra, Sekretaris DPD II Sarjana, Bendahara DPD II Zulchaidir, serta jajaran pengurus dan kader partai.
Agenda tersebut bukan sekadar rutinitas organisasi. Di tengah mulai menghangatnya dinamika politik menuju pesta demokrasi lima tahunan, Golkar Beltim tengah membangun fondasi kekuatan dari tingkat bawah. Manggar menjadi kecamatan keempat setelah Gantung, Kelapa Kampit, dan Simpang Pesak yang menyelesaikan Muscam.
Ketua DPD II Golkar Belitung Timur, Nadiarsyah, menegaskan Muscam merupakan momentum menentukan figur terbaik untuk menggerakkan mesin partai sekaligus hadir di tengah masyarakat.
"Musyawarah Kecamatan Manggar ini bertujuan memilih kader-kader terbaik yang ke depan mampu menyentuh langsung kegiatan masyarakat. Kami berharap kekompakan dan soliditas Partai Golkar di Kecamatan Manggar semakin kuat untuk menuju kemenangan pada pemilu yang akan datang," ujar Nadiarsyah.
Ia mengingatkan seluruh proses pemilihan pengurus wajib berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat.
"Kami mengharapkan pelaksanaan Muscam ini mengacu pada AD/ART partai, menjalin kekompakan, dan mengutamakan musyawarah mufakat agar menghasilkan keputusan terbaik bagi partai dan masyarakat ke depan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD II Golkar Belitung Timur, Dwi Nanda Putra, mengungkapkan percepatan pembentukan kepengurusan bukan tanpa alasan. Selain memperkuat struktur organisasi, langkah tersebut juga berkaitan dengan pemenuhan administrasi partai melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) yang terhubung dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
"Kami menargetkan hingga 20 Juni seluruh pengurus kecamatan sudah terbentuk. Ini penting untuk penguatan organisasi sekaligus melengkapi kebutuhan data SIPOL di KPU dan Kesbangpol," kata Dwi.
Dwi yang akrab disapa Erwin juga menyoroti meningkatnya ketertarikan kalangan muda terhadap Golkar. Fenomena itu, menurutnya, terjadi hampir di seluruh kecamatan di Belitung Timur.
"Kami sangat bersyukur karena antusiasme generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, sangat tinggi. Golkar adalah partai terbuka dan anak-anak muda justru menjadi motor semangat perubahan yang kami bangun bersama," ujarnya.
Masuknya generasi muda dinilai menjadi investasi politik jangka panjang bagi Golkar Beltim. Regenerasi kepemimpinan dianggap penting untuk menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperluas jangkauan dukungan masyarakat.
Dengan Muscam yang terus bergulir di tujuh kecamatan, Golkar Belitung Timur berupaya memastikan struktur partai bekerja efektif hingga tingkat akar rumput. Konsolidasi internal itu diyakini menjadi modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang.
"Kami optimistis melalui konsolidasi yang kuat dan keterlibatan generasi muda, Golkar akan semakin dekat dengan masyarakat dan siap menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029," pungkas Dwi.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.