Respons Cepat Tim SAR Gabungan Menggagalkan Ancaman Darurat Medis Terhadap Awak Kapal Asing

BELITUNG ,DNID.co.id Respons cepat Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina yang mengalami kondisi darurat medis di atas kapal kargo MV Jacob Oldendorff saat melintasi perairan Tanjung Pandan, Belitung, Rabu (1/7) malam. Korban bernama Picache (35) dievakuasi dalam operasi medevac yang berlangsung di tengah laut sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.

Operasi penyelamatan bermula ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Pangkalpinang menerima laporan darurat dari Kapten Vu Tuan, nakhoda MV Jacob Oldendorff, sekitar pukul 17.47 WIB. Kapal berbendera Filipina yang sedang berlayar dari Tiongkok menuju Maroko itu melaporkan salah seorang ABK mendadak mengalami nyeri perut kronis sekitar pukul 17.00 WIB sehingga membutuhkan pertolongan medis secepatnya.

Tak menunggu lama, Tim SAR Gabungan langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat. Setelah briefing di Pelabuhan Tanjung Pandan pada pukul 19.30 WIB, tim bergerak menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Basarnas menuju titik pertemuan dengan kapal di tengah perairan.

Meski operasi dilakukan pada malam hari, proses penyelamatan berjalan lancar. Dengan kondisi cuaca berawan, angin bertiup sekitar tujuh knot dari arah tenggara dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter, tim berhasil merapat ke lambung MV Jacob Oldendorff sekitar pukul 20.45 WIB.

Setibanya di atas kapal, tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Pandan segera melakukan pemeriksaan awal terhadap korban. Setelah dipastikan kondisinya memungkinkan untuk dipindahkan, korban dievakuasi ke RIB Basarnas dengan prosedur keselamatan yang ketat.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Tim SAR Gabungan membawa korban menuju Pelabuhan Pelindo Tanjung Pandan dan tiba 45 menit kemudian. Dari dermaga, korban langsung dipindahkan ke ambulans dan dirujuk ke RS Utama Belitung untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menegaskan keberhasilan operasi tersebut menjadi bukti pentingnya respons cepat dan sinergi lintas instansi dalam penyelamatan jiwa di laut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan. Respons cepat (Quick Action) dan sinergi yang solid di lapangan menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan SAR yang profesional, modern, dan teruji,” ujar Mikel.

Ia menyebut unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain USS Tanjung Pandan, KSOP, KKP, Pelni, Polairud, dan TNI AL.

Mikel juga mengingatkan seluruh pelaku aktivitas maritim agar tidak mengabaikan aspek keselamatan selama berada di laut.

“Kami mengimbau kepada seluruh nakhoda, awak kapal, dan masyarakat nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan. Jika terjadi keadaan darurat yang membahayakan jiwa di perairan, segera hubungi Basarnas. Kami siap siaga selama 24 jam memberikan pertolongan,” tegasnya.

Setelah korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, seluruh personel melaksanakan debriefing dan operasi SAR resmi diusulkan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan misi penyelamatan berjalan sukses tanpa kendala.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 2 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ALE

Editor: REDAKSI BABEL

Sumber Berita: HUMAS BASARNAS BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga
Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WITA

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 September 2026 - 22:01 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WITA

Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 Sep 2026 - 22:16 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 Sep 2026 - 22:01 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 Sep 2026 - 21:53 WITA