Temu Pendidik Nusantara XIII di Gowa, Wakil Bupati Ajak Perbanyak Inovasi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Gowa,DNID.co.id — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin secara resmi membuka Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Gowa yang digelar di Rumah Sekolah Cendekia, Kompleks Aroepala Residence, Jalan Bontotangnga, Paccinongang, Kecamatan Somba Opu, Minggu (5/7/2026).

Temu Pendidik Nusantara XIII menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik dari berbagai sekolah untuk saling berbagi praktik baik, memperkuat kompetensi, sekaligus melahirkan inovasi pembelajaran yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Ia mengatakan, salah satu indikator keberhasilan pembangunan tersebut dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Ia bersyukur capaian IPM Kabupaten Gowa terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun sebagai hasil kolaborasi seluruh pihak dalam membangun daerah.

“Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Guru memiliki peran yang sangat strategis dalam melahirkan generasi yang mampu membawa Kabupaten Gowa semakin maju,” ujarnya.

Darmawangsyah mengapresiasi penyelenggaraan Temu Pendidik Nusantara XIII yang dinilai menjadi wadah bagi para guru untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan menghadirkan berbagai inovasi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Ia berharap forum tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, komunitas pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

“Melalui forum seperti ini diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara, Ari Wibowo Shinoda, mengatakan Temu Pendidik Nusantara bukan sekadar forum berkumpulnya para guru, melainkan ruang belajar bersama yang mendorong lahirnya kolaborasi, berbagi praktik baik, dan solusi atas berbagai tantangan pendidikan di daerah.

Ia menjelaskan bahwa Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) merupakan wadah bagi para pendidik yang ingin terus meningkatkan kompetensi, memperluas kolaborasi, serta mengembangkan karier dengan mengusung prinsip Kemerdekaan Belajar.

“Kami percaya perubahan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara guru, sekolah, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, Temu Pendidik Nusantara menjadi ruang untuk saling menguatkan dan menghadirkan praktik-praktik pembelajaran yang berdampak bagi peserta didik,” ujarnya.

Ari mengungkapkan, hingga saat ini komunitas guru yang tergabung dalam KGBN telah tersebar di 20 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Menurutnya, jaringan tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat penyebaran inovasi pembelajaran dan memperkuat budaya belajar antarguru.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun melalui Temu Pendidik Nusantara XIII di Kabupaten Gowa mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Usai menyampaikan sambutannya, Ari Wibowo Shinoda melanjutkan kegiatan dengan menyampaikan orasi pendidikan di hadapan para peserta. Dalam orasi tersebut, ia mengajak seluruh pendidik untuk terus menjadi pembelajar sepanjang hayat, memperkuat budaya kolaborasi, dan menghadirkan pembelajaran yang berpihak kepada murid sebagai fondasi dalam mencetak generasi Indonesia yang unggul.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 6 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Pemkab Gowa

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru