Resmi Ditutup,MATAMUDA 2026 Jadi Fondasi Bentuk Karakter Murid Baru MAS PP Babul Khaer
Bulukumba,DNID.co.id – Rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAS Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba resmi ditutup pada Kamis kemarin (16/7/2026).
Selama empat hari pelaksanaan, peserta didik baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan dan budaya madrasah, tetapi juga dibekali nilai-nilai karakter, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kepedulian lingkungan, serta pengalaman belajar kolaboratif sebagai fondasi memasuki kehidupan di madrasah.
Pada hari terakhir, peserta mengikuti materi Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) dan Ekoteologi, yang menanamkan kesadaran menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Materi tersebut sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam membangun budaya belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan.
Sesi lain yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Melalui dialog interaktif bersama pembina Pramuka Harnawati, PMR Jusniati, dan Paskibra Nisrayanti, para peserta memperoleh gambaran mengenai organisasi dan kegiatan yang dapat menjadi ruang untuk mengembangkan minat, bakat, kepemimpinan, serta keterampilan sosial selama menempuh pendidikan di madrasah.
Antusiasme peserta tampak sepanjang sesi berlangsung. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait program pembinaan yang akan diikuti, mulai dari kegiatan kepramukaan, kepalangmerahan, hingga paskibra.
Ketua Panitia MATAMUDA 2026, Haswani Ansar, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sesuai Petunjuk Teknis dan Panduan Pelaksanaan MATAMUDA 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama.
Menurutnya, MATAMUDA dirancang sebagai ruang pembelajaran awal yang menyenangkan sekaligus membangun budaya positif sejak peserta didik pertama kali bergabung di madrasah.
“Kami berupaya menghadirkan MATAMUDA yang tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang kepada peserta untuk aktif, berdiskusi, berkolaborasi, dan mengenal budaya positif yang tumbuh di madrasah. Harapannya, pengalaman selama empat hari ini menjadi bekal awal bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, disiplin, serta berprestasi,” ujar Haswani.
Sementara itu, Kepala MAS Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba, Syamsuddin, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, guru, dan tenaga kependidikan yang telah menyukseskan penyelenggaraan MATAMUDA 2026.
Ia menegaskan bahwa masa ta’aruf merupakan bagian penting dalam membangun fondasi karakter peserta didik sejak awal memasuki madrasah.
“MATAMUDA bukan sekadar kegiatan penyambutan Murid Baru. Ini adalah proses awal membangun karakter, menanamkan budaya madrasah, dan membentuk semangat belajar peserta didik. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir generasi yang berakhlak mulia, disiplin, peduli terhadap lingkungan, dan siap meraih prestasi,” tutur Syamsuddin.
Sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, keaktifan, dan semangat peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, panitia menyerahkan penghargaan berupa hadiah dan sertifikat kepada tiga peserta terbaik MATAMUDA 2026.
Momen tersebut menjadi penutup yang penuh makna sebelum seluruh peserta didik secara resmi memulai perjalanan sebagai bagian dari keluarga besar MAS Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Resmi Ditutup,MATAMUDA 2026 Jadi Fondasi Bentuk Karakter Murid Baru MAS PP Babul Khaer
JUMAT, 17 JULI 2026
Bulukumba,DNID.co.id - Rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 di MAS Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba resmi ditutup pada Kamis kemarin (16/7/2026).
Selama empat hari pelaksanaan, peserta didik baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan dan budaya madrasah, tetapi juga dibekali nilai-nilai karakter, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kepedulian lingkungan, serta pengalaman belajar kolaboratif sebagai fondasi memasuki kehidupan di madrasah.
Pada hari terakhir, peserta mengikuti materi Program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) dan Ekoteologi, yang menanamkan kesadaran menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Materi tersebut sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam membangun budaya belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan.
Sesi lain yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Melalui dialog interaktif bersama pembina Pramuka Harnawati, PMR Jusniati, dan Paskibra Nisrayanti, para peserta memperoleh gambaran mengenai organisasi dan kegiatan yang dapat menjadi ruang untuk mengembangkan minat, bakat, kepemimpinan, serta keterampilan sosial selama menempuh pendidikan di madrasah.
Antusiasme peserta tampak sepanjang sesi berlangsung. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait program pembinaan yang akan diikuti, mulai dari kegiatan kepramukaan, kepalangmerahan, hingga paskibra.
Ketua Panitia MATAMUDA 2026, Haswani Ansar, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sesuai Petunjuk Teknis dan Panduan Pelaksanaan MATAMUDA 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama.
Menurutnya, MATAMUDA dirancang sebagai ruang pembelajaran awal yang menyenangkan sekaligus membangun budaya positif sejak peserta didik pertama kali bergabung di madrasah.
"Kami berupaya menghadirkan MATAMUDA yang tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang kepada peserta untuk aktif, berdiskusi, berkolaborasi, dan mengenal budaya positif yang tumbuh di madrasah. Harapannya, pengalaman selama empat hari ini menjadi bekal awal bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, disiplin, serta berprestasi," ujar Haswani.
Sementara itu, Kepala MAS Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba, Syamsuddin, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, guru, dan tenaga kependidikan yang telah menyukseskan penyelenggaraan MATAMUDA 2026.
Ia menegaskan bahwa masa ta'aruf merupakan bagian penting dalam membangun fondasi karakter peserta didik sejak awal memasuki madrasah.
"MATAMUDA bukan sekadar kegiatan penyambutan murid baru. Ini adalah proses awal membangun karakter, menanamkan budaya madrasah, dan membentuk semangat belajar peserta didik. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga lahir generasi yang berakhlak mulia, disiplin, peduli terhadap lingkungan, dan siap meraih prestasi," tutur Syamsuddin.
Sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, keaktifan, dan semangat peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, panitia menyerahkan penghargaan berupa hadiah dan sertifikat kepada tiga peserta terbaik MATAMUDA 2026.
Momen tersebut menjadi penutup yang penuh makna sebelum seluruh peserta didik secara resmi memulai perjalanan sebagai bagian dari keluarga besar MAS Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba.