Rudianto Tjen Minta Kader Bergerak Layani Rakyat Sepenuhnya

BELITUNG TIMUR ,DNID.co.id – PDI Perjuangan memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa dengan melantik pengurus ranting dari 39 desa di tujuh kecamatan Kabupaten Belitung Timur, Jumat (17/7/2026). Dalam pelantikan yang digelar di aula kediaman pribadi Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan Rudianto Tjen menegaskan bahwa pengurus ranting merupakan ujung tombak partai yang wajib hadir, menyerap aspirasi masyarakat, dan memperjuangkannya hingga ke tingkat nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Didit Srigusjaya, Bendahara DPD Dessy Ayutrisna, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung Taufik Mardin, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung Timur Fezzi Uktolseja, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Belitung Timur, serta jajaran pengurus partai dari tujuh kecamatan.

Dalam arahannya, Rudianto menekankan bahwa penguatan struktur partai bukan sekadar agenda administratif, melainkan strategi untuk memastikan seluruh kader memiliki visi, semangat, dan pola gerak yang sama dalam melayani masyarakat.

“Yang kita pastikan hari ini adalah seluruh pengurus memiliki kesepahaman dan tekad yang sama. Pengurus ranting harus menjadi agen partai yang mampu menyalurkan aspirasi masyarakat secara berjenjang hingga ke tingkat pusat. Intinya, seluruh kader harus hadir dan bekerja untuk melayani rakyat,” tegas Rudianto.

Ia mengingatkan, keberadaan kader harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya kuatnya struktur, melainkan sejauh mana kader mampu menghadirkan solusi atas persoalan warga.

“Kita ingin semua kader bergerak dan benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” katanya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa konsolidasi dilakukan secara berkelanjutan sebagai ciri khas partai kader. Penguatan organisasi, kata dia, tidak berhenti pada tingkat pusat, provinsi, kabupaten, maupun kecamatan, tetapi terus diperluas hingga ranting dan anak ranting.

“Pemilu ataupun tidak, PDI Perjuangan tetap melakukan konsolidasi karena kami adalah partai kader. Setelah kepengurusan tingkat pusat, provinsi, kabupaten, dan kecamatan terbentuk, kini penguatan dilakukan hingga tingkat ranting,” ujar Didit.

Didit menambahkan, setelah pelantikan ini seluruh pengurus ranting akan membentuk kepengurusan anak ranting di tingkat dusun dan lingkungan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan pelayanan politik sekaligus memperkuat mekanisme penyerapan aspirasi masyarakat dari lapisan paling bawah.

“Pengurus ranting akan membentuk anak ranting sekaligus menjadi penghubung aspirasi masyarakat di tingkat desa maupun dusun agar dapat diperjuangkan melalui mekanisme partai,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, menyebut pengurus ranting memiliki posisi strategis sebagai mata dan telinga partai di desa. Karena itu, soliditas organisasi menjadi faktor penting agar setiap persoalan masyarakat dapat dihimpun dan diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi untuk diperjuangkan.

“Ranting menjadi mata dan telinga partai di desa. Kami berharap seluruh pengurus tetap solid, kompak, serta mampu menyerap berbagai persoalan masyarakat untuk kemudian diteruskan ke tingkat kabupaten,” ujar Fezzi.

Pengurus ranting yang baru dilantik akan menjalankan masa bakti selama lima tahun. Dengan struktur organisasi yang semakin lengkap hingga tingkat dusun, PDI Perjuangan menargetkan pelayanan politik semakin efektif sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kader-kader yang aktif bekerja langsung di lapangan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 17 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: NINING

Editor: REDAKSI BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya
Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:16 WITA

Aliansi Mahasiswa Pemuda Demo DLH, Dugaan Pelanggaran Lingkungan Limbah MBG Tamanroya

Senin, 2 November 2026 - 18:51 WITA

Bendahara Umum Badko HMI Sulsel Tegas Tolak Pembangunan Barak Yonif TP, Soroti Ancaman Konflik Agraria dan Supremasi Sipil

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Berita Terbaru