KKN UIN Walisongo Kenalkan Nilai Kemerdekaan kepada Siswa TK Nusa Indah I

Anak-anak TK A dan TK B Nusa Indah I fokus dan antusias menyaksikan tayangan film edukatif Nussa dan Rara bersama mahasiswa KKN

Anak-anak TK A dan TK B Nusa Indah I fokus dan antusias menyaksikan tayangan film edukatif Nussa dan Rara bersama mahasiswa KKN

DEMAK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar kegiatan edukatif untuk mengenalkan nilai-nilai kemerdekaan kepada siswa TK Nusa Indah I, Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jumat (21/8/2026). Kegiatan dikemas melalui pemutaran film animasi edukatif dan aktivitas mewarnai agar pesan pembelajaran dapat diterima anak-anak dengan cara yang menyenangkan.

Kegiatan diikuti siswa kelas TK A dan TK B. Mahasiswa KKN mengajak anak-anak menyaksikan tayangan animasi Nussa dan Rara bertema kemerdekaan yang memuat pesan tentang pentingnya saling membantu, tidak egois, serta menghargai usaha dan perjuangan orang lain.

Setelah menonton, mahasiswa mengajak siswa berdiskusi secara sederhana mengenai pesan yang terdapat dalam tayangan. Anak-anak diberi kesempatan menjawab pertanyaan dan menyampaikan kembali nilai yang mereka pahami dari cerita tersebut.

Mahasiswa KKN, Azzah Nahdiyyah Sisca, mengatakan nilai kerja sama dan sikap menghargai usaha penting dikenalkan sejak usia dini.

“Pesan yang bisa diambil dari tontonan tadi adalah kita harus saling membantu teman dan jangan egois atau hanya mementingkan diri sendiri. Selain itu, menang atau kalah tidak apa-apa karena semuanya sudah sama-sama berusaha,” ujar Azzah.

Menurutnya, pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak membiasakan diri untuk peduli terhadap teman, menghargai proses, serta tidak hanya berorientasi pada hasil.

Setelah sesi menonton dan berdiskusi, kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas mewarnai. Mahasiswa KKN membagikan lembar gambar kepada siswa TK A dan TK B, kemudian memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk memilih warna dan menghias gambar sesuai kreativitas masing-masing.

Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih konsentrasi, kreativitas, dan kemampuan anak dalam mengekspresikan diri. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga menyelesaikan hasil karya masing-masing.

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan penghargaan kepada empat siswa dengan hasil karya mewarnai terbaik. Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak dalam mengikuti kegiatan kreatif.

Guru TK Nusa Indah I, Faiz, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN dalam menghadirkan kegiatan pembelajaran yang berbeda bagi para siswa.

“Terima kasih kepada mba-mba dan mas-mas KKN yang telah memberikan banyak ilmu dan kontribusi di TK Nusa Indah I ini. Semoga ilmu dan kegiatan yang diberikan dapat bermanfaat bagi anak-anak dan menjadi pengalaman yang baik bagi semuanya,” tuturnya.

Menurut Faiz, penggunaan media audiovisual yang dilanjutkan dengan kegiatan mewarnai membuat siswa lebih mudah mengikuti pembelajaran karena materi disampaikan melalui aktivitas yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam menghadirkan pembelajaran yang edukatif sekaligus menyenangkan. Melalui tontonan, diskusi, dan aktivitas kreatif, siswa dikenalkan pada nilai kerja sama, kepedulian, sikap menghargai orang lain, serta pentingnya menghargai proses dan usaha.

Mahasiswa KKN berharap pengenalan nilai-nilai kemerdekaan sejak dini dapat membantu anak-anak menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui kebiasaan saling membantu, menghargai teman, dan tidak mudah menyerah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 21 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru