Ubah Sampah Plastik Bernilai Guna, KUA Bontosikuyu Dorong Warga Kreatif Kelola Lingkungan

Selayar,DNID.co.id — Sampah gelas plastik yang selama ini kerap berakhir di tempat pembuangan atau berserakan di lingkungan sekitar, kini mulai dilihat dari sisi yang berbeda. Melalui pelatihan daur ulang limbah plastik, KUA Kecamatan Bontosikuyu mengajak masyarakat mengubah sampah menjadi barang kebutuhan rumah tangga yang bermanfaat sekaligus bernilai guna.
Kegiatan tersebut digelar di Masjid Nurul Muhajirin Pariangan Desa Harapan Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Senin (7/9/2026), sebagai bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai keagamaan yang berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama, penghulu dan staf KUA Kecamatan Bontosikuyu ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam, Muh. Taslim, sebagai narasumber.

Peserta mendapatkan praktik langsung mengolah limbah gelas plastik menjadi berbagai kebutuhan rumah tangga, di antaranya tempat tisu, tempat gelas, dan tempat sendok. Selain memberikan keterampilan praktis, pelatihan ini membuka perspektif baru bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai ternyata dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi keluarga.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar, H. Nur Aswar Badulu yang hadir membuka kegiatan tersebut menyambut baik inisiatif KUA Kecamatan Bontosikuyu.
Menurutnya, gerakan menjaga lingkungan tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata dari Ekotheology, bagaimana nilai-nilai agama kita terjemahkan dalam kepedulian terhadap lingkungan. Sampah yang ada di sekitar kita jangan hanya dipandang sebagai masalah, tetapi kita cari solusi dengan mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan di rumah dan lingkungan masing-masing.
Menurutnya, jika gerakan memilah dan mendaur ulang sampah dilakukan secara konsisten oleh keluarga dan komunitas, maka akan memberikan kontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pengawas Madrasah, Kepala KUA Kecamatan Bontosikuyu, mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, serta perwakilan majelis taklim se-Kecamatan Bontosikuyu.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan gerakan peduli lingkungan, sekaligus menjadikan masjid dan majelis taklim sebagai ruang edukasi masyarakat dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan.
Bagi masyarakat, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pengolahan sampah, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan kreativitas dan potensi ekonomi rumah tangga.
Limbah yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna dapat dikreasikan menjadi produk sederhana yang dapat digunakan sendiri maupun dikembangkan menjadi produk bernilai jual. Dengan demikian, pesan menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Bontosikuyu menunjukkan bahwa tugas dan fungsi Kementerian Agama dapat hadir melampaui ruang pelayanan administratif dan keagamaan. Ekoteologi menjadi jembatan untuk menghadirkan nilai agama dalam aksi nyata menjaga bumi, dimulai dari hal sederhana di lingkungan masyarakat.
Dari selembar plastik yang dibuang, lahir sebuah kesadaran; dari keterampilan sederhana, tumbuh kepedulian; dan dari gerakan bersama, diharapkan tercipta lingkungan Bontosikuyu yang semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*)​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 8 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Kemenag Selayar

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena
Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah
Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online
Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait
KBPBI Terima Salinan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan ! Apresiasi Presiden Prabowo
Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau
Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:11 WITA

Hijaukan Wilayah Gowa, TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Tanam 500 Pohon di Kalaserena

Jumat, 6 November 2026 - 22:02 WITA

Sinergi Tanpa Batas! Rumpi Cafe Gandeng TNI/Polri dan Jurnalis serta pemuda masyarakat Jaga Makassar Tetap Aman Sekaligus Gelar Jumat Berkah

Jumat, 6 November 2026 - 21:19 WITA

Resmikan Sekretariat “Rumah Besar”, IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Jumat, 6 November 2026 - 13:18 WITA

Hidupkan Green Policing, IPDA Agus Fardiansyah Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 13:01 WITA

KBPBI Terima Salinan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan ! Apresiasi Presiden Prabowo

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WITA

Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau

Jumat, 6 November 2026 - 11:54 WITA

Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Jumat, 6 November 2026 - 01:54 WITA

Rapimnas FSP PP SPSI Dukung Jumhur Hidayat Jadi Ketum KSPSI 2027-2032

Berita Terbaru