Bukan Sekadar Maulid, Keluarga Besar Halid Rayakan Milad Hj. Andi Syamsiar dengan Pesan tentang Doa Orang Tua
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Hotel Sarlim Watampone dirangkaikan dengan milad Hj. Andi Syamsiar Halid, sekaligus menjadi momentum keluarga meneguhkan keteladanan Rasulullah dan nilai-nilai yang diwariskan orang tua.
Bone, DNID.co.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Halid di Kabupaten Bone. Selain memperingati kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan milad Hj. Andi Syamsiar Halid, sosok yang disebut keluarga sebagai panutan sekaligus sumber doa bagi anak-anaknya.
Kegiatan yang digelar di Hotel Sarlim Watampone, Kamis (24/9/2026), merupakan agenda tahunan keluarga besar Halid.
Perwakilan keluarga, Ade Fariq Ashar, mengatakan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid ini adalah agenda tahunan keluarga besar Halid yang selalu digelar di Hotel Sarlim. Tujuannya, kita mau meneladani akhlak Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan di akhir zaman kita mendapatkan syafaatnya, sehingga ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai umat Islam,” ujar Ade Fariq.
Menurutnya, momentum tersebut semakin bermakna karena bertepatan dengan hari ulang tahun Hj. Andi Syamsiar Halid.
“Kedua, dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini dirangkaikan dengan milad orang tua kami, Hj. Andi Syamsiar Halid,” katanya.
Ade Fariq menuturkan, keluarga berharap momentum tersebut menjadi pengingat bagi anak-anak untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah sekaligus meneruskan nilai-nilai baik yang selama ini dicontohkan orang tua.
“Dalam agama Islam mengajarkan bahwa setelah Rasulullah, yang menjadi wali dirimu adalah orang tuamu. Mudah-mudahan bertepatan hari ulang tahun orang tua kami dengan Maulid ini, kami sebagai anak bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah dan orang tua kami,” tuturnya.
Dia menyebut doa orang tua menjadi bagian penting yang terus mengiringi perjalanan anak-anak.
“Doa orang tua itu tidak pernah putus untuk anak-anaknya, sehingga kami sangat bersyukur,” ujarnya.
Atas bertambahnya usia Hj. Andi Syamsiar Halid, keluarga pun berharap ia senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang serta tetap menjadi panutan bagi anak-anak dan keluarga besar Halid di Kabupaten Bone.
“Kami sebagai anak berharap Hj. Andi Syamsiar diberikan kesehatan, umur yang panjang, semua doanya diijabah Allah dan tetap menjadi panutan untuk anak-anaknya,” kata Ade Fariq.
Ia juga berharap kebiasaan Hj. Andi Syamsiar dalam berbagi dan membantu sesama dapat terus dipertahankan.
“Beliau mampu memberikan yang terbaik untuk keluarga besar Halid yang ada di Kabupaten Bone. Seperti kebiasaan beliau selalu berbagi, memberikan makan. Mudah-mudahan ini terus terjaga dan terlaksana dengan baik,” imbuhnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.
Menurutnya, peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Keteladanan Rasulullah SAW merupakan pedoman bagi kita semua. Mari menjadikan momentum Maulid ini sebagai pengingat untuk terus memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang penuh kedamaian,” ujar Andi Asman.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bone, Ketua Muslimat NU Kabupaten Bone, Danbekang, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para tamu undangan lainnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan milad Hj. Andi Syamsiar Halid berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Bagi keluarga besar Halid, momentum tersebut bukan hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga ungkapan syukur atas kehadiran dan keteladanan orang tua dalam perjalanan keluarga.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Bukan Sekadar Maulid, Keluarga Besar Halid Rayakan Milad Hj. Andi Syamsiar dengan Pesan tentang Doa Orang Tua
KAMIS, 24 SEPTEMBER 2026
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Hotel Sarlim Watampone dirangkaikan dengan milad Hj. Andi Syamsiar Halid, sekaligus menjadi momentum keluarga meneguhkan keteladanan Rasulullah dan nilai-nilai yang diwariskan orang tua.
Bone, DNID.co.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar Halid di Kabupaten Bone. Selain memperingati kelahiran Rasulullah SAW, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan milad Hj. Andi Syamsiar Halid, sosok yang disebut keluarga sebagai panutan sekaligus sumber doa bagi anak-anaknya.
Kegiatan yang digelar di Hotel Sarlim Watampone, Kamis (24/9/2026), merupakan agenda tahunan keluarga besar Halid.
Perwakilan keluarga, Ade Fariq Ashar, mengatakan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid ini adalah agenda tahunan keluarga besar Halid yang selalu digelar di Hotel Sarlim. Tujuannya, kita mau meneladani akhlak Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan di akhir zaman kita mendapatkan syafaatnya, sehingga ini bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai umat Islam,” ujar Ade Fariq.
Menurutnya, momentum tersebut semakin bermakna karena bertepatan dengan hari ulang tahun Hj. Andi Syamsiar Halid.
“Kedua, dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini dirangkaikan dengan milad orang tua kami, Hj. Andi Syamsiar Halid,” katanya.
Ade Fariq menuturkan, keluarga berharap momentum tersebut menjadi pengingat bagi anak-anak untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah sekaligus meneruskan nilai-nilai baik yang selama ini dicontohkan orang tua.
“Dalam agama Islam mengajarkan bahwa setelah Rasulullah, yang menjadi wali dirimu adalah orang tuamu. Mudah-mudahan bertepatan hari ulang tahun orang tua kami dengan Maulid ini, kami sebagai anak bisa meneladani sifat-sifat Rasulullah dan orang tua kami,” tuturnya.
Dia menyebut doa orang tua menjadi bagian penting yang terus mengiringi perjalanan anak-anak.
“Doa orang tua itu tidak pernah putus untuk anak-anaknya, sehingga kami sangat bersyukur,” ujarnya.
Atas bertambahnya usia Hj. Andi Syamsiar Halid, keluarga pun berharap ia senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang serta tetap menjadi panutan bagi anak-anak dan keluarga besar Halid di Kabupaten Bone.
“Kami sebagai anak berharap Hj. Andi Syamsiar diberikan kesehatan, umur yang panjang, semua doanya diijabah Allah dan tetap menjadi panutan untuk anak-anaknya,” kata Ade Fariq.
Ia juga berharap kebiasaan Hj. Andi Syamsiar dalam berbagi dan membantu sesama dapat terus dipertahankan.
“Beliau mampu memberikan yang terbaik untuk keluarga besar Halid yang ada di Kabupaten Bone. Seperti kebiasaan beliau selalu berbagi, memberikan makan. Mudah-mudahan ini terus terjaga dan terlaksana dengan baik,” imbuhnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.
Menurutnya, peringatan Maulid hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Keteladanan Rasulullah SAW merupakan pedoman bagi kita semua. Mari menjadikan momentum Maulid ini sebagai pengingat untuk terus memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang penuh kedamaian,” ujar Andi Asman.
Dia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bone, Ketua Muslimat NU Kabupaten Bone, Danbekang, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para tamu undangan lainnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan milad Hj. Andi Syamsiar Halid berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Bagi keluarga besar Halid, momentum tersebut bukan hanya menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga ungkapan syukur atas kehadiran dan keteladanan orang tua dalam perjalanan keluarga.