Torehkan Kebanggaan Untuk Enrekang, Empat Santri Rahmatul Asri Melaju Ke PPSN Nasional 2026
Enrekang, DNID.co.id — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan pelepasan kontingen santri dan santriwati Kabupaten Enrekang untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN) VI Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, Kamis (24/9/2026).
Pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, H. Jamaruddin, dan diikuti jajaran ASN Kemenag Enrekang.
Sebanyak empat santri dari Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri secara resmi dilepas sebagai kontingen Kabupaten Enrekang sekaligus mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang nasional tersebut.
Keempat peserta terdiri atas dua santri putra dan dua santri putri. Mereka akan mengikuti PPSN VI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 30 September hingga 6 Oktober 2026.
Dalam arahannya, H. Jamaruddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan pondok pesantren, para pembina, serta orang tua santri atas dedikasi dan dukungan dalam membina generasi muda hingga mampu meraih kesempatan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
“Ini merupakan sebuah kehormatan dan kesempatan emas. Dari ribuan santri di Sulawesi Selatan, empat santri dari Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri dipercaya menjadi wakil provinsi pada Perkemahan Pramuka Santri Nasional,” ujarnya.
Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjaga nama baik daerah dan provinsi selama mengikuti kegiatan.
“Jadikan momentum ini sebagai kesempatan emas untuk membuktikan diri sebagai Pramuka terbaik Indonesia. Jangan sia-siakan kesempatan ini karena akan menjadi pengalaman dan kenangan yang sangat berharga,” pesannya.
Lebih lanjut, H. Jamaruddin menegaskan bahwa karakter yang kuat lahir dari kebiasaan baik yang dibangun secara konsisten. Menurutnya, tradisi kedisiplinan di lingkungan pesantren, seperti bangun sebelum Subuh, hidup mandiri, serta menjaga adab dan akhlak, merupakan nilai-nilai yang selaras dengan pendidikan kepramukaan.
“Padukan ilmu keislaman yang telah dibangun di pesantren dengan nilai-nilai kepramukaan. Jadilah santri Pramuka yang berkarakter, berakhlak, disiplin, dan menjadi bagian dari pemersatu bangsa serta penjaga NKRI,” tegasnya.
Pada akhir kegiatan, H. Jamaruddin secara resmi melepas keberangkatan kontingen dengan pembacaan basmalah dan doa bersama. Ia berharap seluruh peserta senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan.
“Semoga Allah SWT memberikan keselamatan sejak berangkat hingga kembali ke pondok pesantren, serta mengantarkan anak-anak kita meraih prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Enrekang dan Provinsi Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Sebelum bertolak ke Kabupaten Malang, kontingen Kabupaten Enrekang dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan di Makassar bersama kontingen Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui keikutsertaan dalam PPSN VI Tahun 2026, diharapkan para santri tidak hanya mampu mengukir prestasi, tetapi juga memperkuat karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat persaudaraan dan cinta Tanah Air. cut/sdq
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Torehkan Kebanggaan Untuk Enrekang, Empat Santri Rahmatul Asri Melaju Ke PPSN Nasional 2026
JUMAT, 25 SEPTEMBER 2026
Enrekang, DNID.co.id — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan pelepasan kontingen santri dan santriwati Kabupaten Enrekang untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN) VI Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, Kamis (24/9/2026).
Pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Enrekang, H. Jamaruddin, dan diikuti jajaran ASN Kemenag Enrekang.
Sebanyak empat santri dari Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri secara resmi dilepas sebagai kontingen Kabupaten Enrekang sekaligus mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang nasional tersebut.
Keempat peserta terdiri atas dua santri putra dan dua santri putri. Mereka akan mengikuti PPSN VI Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 30 September hingga 6 Oktober 2026.
Dalam arahannya, H. Jamaruddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan pondok pesantren, para pembina, serta orang tua santri atas dedikasi dan dukungan dalam membina generasi muda hingga mampu meraih kesempatan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
“Ini merupakan sebuah kehormatan dan kesempatan emas. Dari ribuan santri di Sulawesi Selatan, empat santri dari Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri dipercaya menjadi wakil provinsi pada Perkemahan Pramuka Santri Nasional,” ujarnya.
Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan terbaik, serta menjaga nama baik daerah dan provinsi selama mengikuti kegiatan.
“Jadikan momentum ini sebagai kesempatan emas untuk membuktikan diri sebagai Pramuka terbaik Indonesia. Jangan sia-siakan kesempatan ini karena akan menjadi pengalaman dan kenangan yang sangat berharga,” pesannya.
Lebih lanjut, H. Jamaruddin menegaskan bahwa karakter yang kuat lahir dari kebiasaan baik yang dibangun secara konsisten. Menurutnya, tradisi kedisiplinan di lingkungan pesantren, seperti bangun sebelum Subuh, hidup mandiri, serta menjaga adab dan akhlak, merupakan nilai-nilai yang selaras dengan pendidikan kepramukaan.
“Padukan ilmu keislaman yang telah dibangun di pesantren dengan nilai-nilai kepramukaan. Jadilah santri Pramuka yang berkarakter, berakhlak, disiplin, dan menjadi bagian dari pemersatu bangsa serta penjaga NKRI,” tegasnya.
Pada akhir kegiatan, H. Jamaruddin secara resmi melepas keberangkatan kontingen dengan pembacaan basmalah dan doa bersama. Ia berharap seluruh peserta senantiasa diberikan keselamatan, kelancaran, serta mampu meraih prestasi yang membanggakan.
“Semoga Allah SWT memberikan keselamatan sejak berangkat hingga kembali ke pondok pesantren, serta mengantarkan anak-anak kita meraih prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Enrekang dan Provinsi Sulawesi Selatan,” tuturnya.
Sebelum bertolak ke Kabupaten Malang, kontingen Kabupaten Enrekang dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan di Makassar bersama kontingen Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui keikutsertaan dalam PPSN VI Tahun 2026, diharapkan para santri tidak hanya mampu mengukir prestasi, tetapi juga memperkuat karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan semangat persaudaraan dan cinta Tanah Air. cut/sdq