KH Agus Muslim Nyatakan Siap Maju dalam Bursa Calon Ketua PWNU DKI Jakarta
Jakarta,DNID.co.id –Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Utara, KH Agus Muslim, menyatakan kesiapannya untuk membawa pengalaman manajerial dan organisasi ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta. Kesiapan tersebut didasari oleh rekam jejak panjangnya dalam berkhidmah di lingkungan Nahdlatul Ulama.
KH Agus Muslim menegaskan bahwa pengalamannya di NU bukan hal yang baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta pada periode 2016–2019, sebelum kembali memimpin PCNU Jakarta Utara pada tahun 2020.
Menurutnya, kedekatan dengan struktur organisasi serta pengalaman langsung di lapangan menjadi modal utama dalam memimpin.
“Pengalaman berkhidmah kita di Nahdlatul Ulama yang memang kalau menurut saya menjadikan satu bekal keberanian saya untuk mencoba misalnya naik ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi DKI Jakarta,” ujar KH Agus Muslim dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan renovasi gedung kantor PCNU Jakarta Utara. Di bawah kepemimpinannya, gedung tersebut menjadi yang pertama dimiliki oleh cabang-cabang NU se-DKI Jakarta pada masanya.
“2021 saya peletakan batu pertama dari pada kelanjutan bangunan yang lama… 2022 Oktober itu kita peresmian. Artinya satu tahun kita membangun kantor ini dan pada waktu itu situasi kita sedang kena COVID-19. Artinya semua orang tiarap tapi kita tetap jalan,” kenangnya.
Proyek pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp1,8 miliar yang berasal dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota hingga para kiai dan tokoh NU.
Meski optimistis melangkah ke tingkat provinsi, KH Agus Muslim juga menyoroti sejumlah tantangan organisasi yang masih perlu diselesaikan, khususnya terkait Surat Keputusan (SK) kepengurusan di tingkat cabang.
Dari enam cabang di DKI Jakarta, saat ini baru Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang telah mengantongi SK resmi. Ia menilai peran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sangat penting untuk segera menuntaskan persoalan administratif tersebut.
“Kalau saja tidak ada tindak lanjut daripada Pengurus Besar untuk segera menyelesaikan SK yang empat PC ini, juga agak berat buat kita untuk mengadakan konferensi wilayah,” tuturnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
KH Agus Muslim Nyatakan Siap Maju dalam Bursa Calon Ketua PWNU DKI Jakarta
SENIN, 13 APRIL 2026
Jakarta,DNID.co.id –Ketua Tanfidziyah PCNU Jakarta Utara, KH Agus Muslim, menyatakan kesiapannya untuk membawa pengalaman manajerial dan organisasi ke tingkat yang lebih tinggi, yakni Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta. Kesiapan tersebut didasari oleh rekam jejak panjangnya dalam berkhidmah di lingkungan Nahdlatul Ulama.
KH Agus Muslim menegaskan bahwa pengalamannya di NU bukan hal yang baru. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris PWNU DKI Jakarta pada periode 2016–2019, sebelum kembali memimpin PCNU Jakarta Utara pada tahun 2020.
Menurutnya, kedekatan dengan struktur organisasi serta pengalaman langsung di lapangan menjadi modal utama dalam memimpin.
"Pengalaman berkhidmah kita di Nahdlatul Ulama yang memang kalau menurut saya menjadikan satu bekal keberanian saya untuk mencoba misalnya naik ke Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi DKI Jakarta," ujar KH Agus Muslim dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan renovasi gedung kantor PCNU Jakarta Utara. Di bawah kepemimpinannya, gedung tersebut menjadi yang pertama dimiliki oleh cabang-cabang NU se-DKI Jakarta pada masanya.
"2021 saya peletakan batu pertama dari pada kelanjutan bangunan yang lama... 2022 Oktober itu kita peresmian. Artinya satu tahun kita membangun kantor ini dan pada waktu itu situasi kita sedang kena COVID-19. Artinya semua orang tiarap tapi kita tetap jalan," kenangnya.
Proyek pembangunan tersebut menelan anggaran sekitar Rp1,8 miliar yang berasal dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota hingga para kiai dan tokoh NU.
Meski optimistis melangkah ke tingkat provinsi, KH Agus Muslim juga menyoroti sejumlah tantangan organisasi yang masih perlu diselesaikan, khususnya terkait Surat Keputusan (SK) kepengurusan di tingkat cabang.
Dari enam cabang di DKI Jakarta, saat ini baru Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang telah mengantongi SK resmi. Ia menilai peran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sangat penting untuk segera menuntaskan persoalan administratif tersebut.
"Kalau saja tidak ada tindak lanjut daripada Pengurus Besar untuk segera menyelesaikan SK yang empat PC ini, juga agak berat buat kita untuk mengadakan konferensi wilayah," tuturnya.