Eks Ketua BPD Kareloe Jeneponto Keok, Ikbal Menang Telak
Anggota BPD terpilih Desa Kareloe, Muh. Ikbal. (dok.Akbar)
Jeneponto, DNID.co.id – Pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan periode 2026-2030 telah berakhir dan mengukir sejarah baru.
Setelah melalui proses pemilihan yang fair dan transparan, mantan ketua BPD, Abd Rahman harus mengakui kekalahannya.
Ia tidak berhasil mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat untuk memimpin di periode mendatang. Hal tersebut terbukti dari perolehan suara yang hanya mengantongi 6 suara.
Sementara itu, Muh. Ikbal yang hadir sebagai penantang baru, justru berhasil mengantongi 9 suara.
“Kemenangan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bukti nyata bahwa masyarakat sudah mulai kritis dan cerdas dalam memilih pemimpin,” ujarnya, Selasa (28/4).
Menurutnya, warga saat ini menginginkan adanya perubahan, kepemimpinan yang benar-benar bekerja, hadir di tengah rakyat, dan memiliki kapabilitas untuk memajukan desa.
Hasil ini, kata dia, juga mematahkan anggapan bahwa “orang lama” pasti akan selalu menang.
“Terbukti, lamanya menjabat tidak menjamin kualitas, dan kehadiran sosok-sosok baru justru membawa angin segar serta harapan baru bagi kemajuan Desa Kareloe,” tandasnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Eks Ketua BPD Kareloe Jeneponto Keok, Ikbal Menang Telak
SELASA, 28 APRIL 2026
Jeneponto, DNID.co.id – Pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan periode 2026-2030 telah berakhir dan mengukir sejarah baru.
Setelah melalui proses pemilihan yang fair dan transparan, mantan ketua BPD, Abd Rahman harus mengakui kekalahannya.
Ia tidak berhasil mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat untuk memimpin di periode mendatang. Hal tersebut terbukti dari perolehan suara yang hanya mengantongi 6 suara.
Sementara itu, Muh. Ikbal yang hadir sebagai penantang baru, justru berhasil mengantongi 9 suara.
“Kemenangan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan bukti nyata bahwa masyarakat sudah mulai kritis dan cerdas dalam memilih pemimpin,” ujarnya, Selasa (28/4).
Menurutnya, warga saat ini menginginkan adanya perubahan, kepemimpinan yang benar-benar bekerja, hadir di tengah rakyat, dan memiliki kapabilitas untuk memajukan desa.
Hasil ini, kata dia, juga mematahkan anggapan bahwa "orang lama" pasti akan selalu menang.
“Terbukti, lamanya menjabat tidak menjamin kualitas, dan kehadiran sosok-sosok baru justru membawa angin segar serta harapan baru bagi kemajuan Desa Kareloe,” tandasnya.