Wujud Nyata Ekonomi Berkeadilan: BSI Salurkan Lebih dari 24 Ribu Hewan Kurban, Naik 57%

Jakarta,DNID.co.id – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat perannya dalam menggerakkan roda ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, BSI merealisasikan komitmen sosialnya dengan menyiapkan 24.053 ekor hewan kurban untuk disalurkan ke seluruh pelosok negeri, termasuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Jumlah ini naik signifikan sebesar 57% dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 15.272 ekor.

Pencapaian besar ini berjalan beriringan dengan akselerasi transformasi digital yang terus dibangun oleh Perseroan. Melalui aplikasi BYOND by BSI dan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card, BSI memfasilitasi masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban dengan lebih mudah, aman, dan tepercaya.

Berkolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi, transaksi kurban digital melalui platform BYOND tahun ini mencapai Rp2,5 Miliar. Selain BYOND masyarakat juga mengakses pembelian hewan kurban menggunakan Kartu BSI Hasanah Card dengan transaksi mendekati Rp20 Miliar.

Kemudahan akses ini, ditambah dengan variasi harga hewan kurban yang inklusif mulai dari Rp1,9 juta untuk kambing, menjadi pemantik utama tingginya partisipasi masyarakat. Inovasi digital ini tidak hanya mempermudah ibadah, tetapi juga berhasil menjadi mesin pertumbuhan baru (new growth engine) bagi bisnis berkelanjutan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan bahwa esensi dari perbankan syariah adalah menciptakan keseimbangan antara kinerja bisnis dan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.”Perbankan syariah hadir untuk membawa kemaslahatan yang lebih luas. Kinerja positif yang berhasil diraih BSI harus berbanding lurus dengan peningkatan volume ZISWAF, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dalam meningkatkan kesejahteraan umat, salah satunya melalui pemerataan distribusi hewan kurban ini,” ungkap Anggoro.

Lebih dari sekadar ritual ibadah, program kurban BSI tahun ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) bagi sektor UMKM. BSI melibatkan langsung 37 peternak lokal, di mana 19 di antaranya merupakan UMKM dan desa binaan BSI yang tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Jabodetabek, Jawa, Sulawesi Selatan, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara.

“Kami ingin memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dari hulu ke hilir. Peternak binaan kami berikan kepastian pasar dengan stok hewan yang terjaga kualitasnya. Melalui pendampingan ini, kami berharap usaha mereka semakin berkembang dan secara bertahap dapat naik kelas—dari semula menjadi penerima manfaat, ke depan mampu tumbuh menjadi pemberi manfaat atau pembayar zakat (muzaki),” tambah Anggoro.

BSI juga berkomitmen mengimplementasikan distribusi hewan kurban ramah lingkungan dengan menggunakan besek bambu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan (sustainability). Daging kurban didistribusikan kepada lebih  dari 600 ribu kantong yang dialokasikan bagi masyarakat duafa, wilayah terdampak bencana, serta pesantren.

BSI juga menjamin seluruh hewan kurban yang disalurkan berada dalam kondisi sehat, prima, serta telah mengantongi sertifikat kelulusan uji klinis dari Rumah Potong Hewan (RPH) dan Dinas Peternakan setempat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 27 Mei 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Hasriady

Sumber Berita: BSI

Penanggung Jawab: Andi A. P

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:15 WITA

Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Berita Terbaru