NAMANG, DNID.CO.ID –Rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta penguatan satuan teritorial hingga tingkat kabupaten menjadi sorotan dalam audiensi antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bangka Belitung dan Komando Batalyon Infanteri (Yonif) 147 di Markas Yonif 147, Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan yang dipimpin langsung Komandan Yonif 147, Letkol Infanteri Matin Algiffari, SH, MH, bersama jajaran pengurus PJS Babel tersebut membahas berbagai isu strategis terkait kondisi keamanan, stabilitas wilayah, serta arah penguatan sistem pertahanan di daerah kepulauan yang memiliki posisi strategis tersebut.
Dalam forum itu, Letkol Inf Matin Algiffari mengungkapkan bahwa pembentukan Kodam Bangka Belitung menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat efektivitas koordinasi pertahanan, pembinaan teritorial, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan di wilayah.
“Penguatan struktur satuan hingga tingkat kabupaten menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan pertahanan wilayah sekaligus mendukung stabilitas daerah secara berkelanjutan,” tegas Matin.
Tidak hanya itu, Yonif 147 juga memaparkan rencana pengembangan kekuatan teritorial melalui pembentukan satu batalyon di setiap kabupaten di Bangka Belitung. Langkah tersebut dinilai akan mempercepat respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Matin, keberadaan satuan yang lebih dekat dengan masyarakat akan memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan di daerah serta mempererat sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan produktif. Selain membahas isu pertahanan, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai peran media dalam menjaga stabilitas sosial melalui penyajian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Rombongan PJS Babel dipimpin Ketua DPD PJS Babel Rikky Fermana, didampingi Wakil Ketua DPD Mung Harsanto, Sekretaris DPD Muhamad Zen, Wakil Ketua DPC PJS Pangkalpinang Sandi, serta Sekretaris DPC Dwi Frasetyo.
Dalam kesempatan itu, Rikky Fermana memaparkan sejumlah program organisasi yang selama ini fokus pada peningkatan kompetensi wartawan, penguatan profesionalisme jurnalistik, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di Bangka Belitung.
Ia juga menyampaikan bahwa PJS secara nasional tengah mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang sebagai agenda penting untuk menentukan arah organisasi ke depan.
“PJS Babel terus berupaya berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kami juga tengah mempersiapkan diri menyambut Munas PJS yang akan digelar pada Juli mendatang,” ujar Rikky.
Pertemuan tersebut menjadi penanda semakin eratnya hubungan antara insan pers dan TNI di Bangka Belitung. Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan keamanan yang terus berkembang, sinergi kedua pihak dinilai penting untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang kredibel, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
NAMANG, DNID.CO.ID –Rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta penguatan satuan teritorial hingga tingkat kabupaten menjadi sorotan dalam audiensi antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Bangka Belitung dan Komando Batalyon Infanteri (Yonif) 147 di Markas Yonif 147, Desa Jelutung, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (4/6/2026).
Pertemuan yang dipimpin langsung Komandan Yonif 147, Letkol Infanteri Matin Algiffari, SH, MH, bersama jajaran pengurus PJS Babel tersebut membahas berbagai isu strategis terkait kondisi keamanan, stabilitas wilayah, serta arah penguatan sistem pertahanan di daerah kepulauan yang memiliki posisi strategis tersebut.
Dalam forum itu, Letkol Inf Matin Algiffari mengungkapkan bahwa pembentukan Kodam Bangka Belitung menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat efektivitas koordinasi pertahanan, pembinaan teritorial, dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi ancaman keamanan di wilayah.
“Penguatan struktur satuan hingga tingkat kabupaten menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan pertahanan wilayah sekaligus mendukung stabilitas daerah secara berkelanjutan,” tegas Matin.
Tidak hanya itu, Yonif 147 juga memaparkan rencana pengembangan kekuatan teritorial melalui pembentukan satu batalyon di setiap kabupaten di Bangka Belitung. Langkah tersebut dinilai akan mempercepat respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Matin, keberadaan satuan yang lebih dekat dengan masyarakat akan memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan di daerah serta mempererat sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan produktif. Selain membahas isu pertahanan, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai peran media dalam menjaga stabilitas sosial melalui penyajian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
Rombongan PJS Babel dipimpin Ketua DPD PJS Babel Rikky Fermana, didampingi Wakil Ketua DPD Mung Harsanto, Sekretaris DPD Muhamad Zen, Wakil Ketua DPC PJS Pangkalpinang Sandi, serta Sekretaris DPC Dwi Frasetyo.
Dalam kesempatan itu, Rikky Fermana memaparkan sejumlah program organisasi yang selama ini fokus pada peningkatan kompetensi wartawan, penguatan profesionalisme jurnalistik, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di Bangka Belitung.
Ia juga menyampaikan bahwa PJS secara nasional tengah mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang sebagai agenda penting untuk menentukan arah organisasi ke depan.
“PJS Babel terus berupaya berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kami juga tengah mempersiapkan diri menyambut Munas PJS yang akan digelar pada Juli mendatang,” ujar Rikky.
Pertemuan tersebut menjadi penanda semakin eratnya hubungan antara insan pers dan TNI di Bangka Belitung. Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan keamanan yang terus berkembang, sinergi kedua pihak dinilai penting untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang kredibel, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.