Rampungkan Pemadanan Data KRS, Pemkab Jeneponto Bidik Intervensi Stunting Lebih Akurat

Jeneponto,DNID.co .id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan sukses menyelesaikan pemadanan data Keluarga Risiko Stunting (KRS). Agenda ini dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Kantor Disdukcapil Jeneponto.

Dari total 13.823 data KRS yang dipadankan, terdapat 11.063 data dinyatakan sudah padan, dan 2.337 data tidak padan lantaran NIK tidak ditemukan atau tidak valid, serta 320 data terdeteksi ganda. Kemudian, 62 jiwa dinyatakan telah meninggal dunia, dan 41 data ditemukan anomali.

Kepala Dinas Dukcapil Jeneponto, Mustaufiq mengapresiasi kinerja seluruh tim. Baginya, keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Direktorat Jenderal Kependudukan yang mampu memangkas waktu pengerjaan secara signifikan.

“Target awal kami adalah dua pekan. Namun, hanya dalam waktu 5 hari kerja, semua data berhasil diselesaikan dengan baik,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas P2KB Jeneponto, Siti Meriam, menegaskan langkah ini merupakan strategi krusial untuk melakukan deteksi dini stunting berbasis data.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan bentuk nyata dalam mewujudkan program Gesit Data Presisi yang menjadi harapan Bupati Jeneponto.

Sebagai langkah lanjutan, katanya, Pemkab jeneponto akan segera mengintegrasikan data ini dengan instansi terkait untuk memperkuat akurasi penanganan di lapangan.

“Langkah selanjutnya ialah pemadanan data stunting dengan Dinas Kesehatan guna menghasilkan satu data tunggal. Dengan begitu, model intervensi yang dilakukan akan jauh lebih akurat,” tandasnya.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 10 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh. Akbar Razak

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Wawancara narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya
Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:25 WITA

Pengacara dan Legislator Makassar Bahas Usulan Kontes Ayam Lotteng Bangkok Tanpa Judi Sebagai Warisan Budaya

Senin, 2 November 2026 - 14:29 WITA

Bupati Gowa Dorong Kampung Zakat Bontomanai Dikembangkan Jadi Program Unggulan

Senin, 2 November 2026 - 14:11 WITA

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 11:16 WITA

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 November 2026 - 10:00 WITA

Cegah Penyalahgunaan Narkotika, Polda Sulsel Tegaskan Larangan Penggunaan Vape bagi Seluruh Personel

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA