HPMT Tagih Kepastian Hukum: Dugaan LPJ Fiktif PDAM, Tambang Ilegal, Mafia BBM hingga Proyek Dinkes Jadi Sorotan

Makassar,DNID.co.id  – Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) Kabupaten Jeneponto menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan guna mempertanyakan perkembangan sejumlah perkara yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Di Polda Sulsel, HPMT menyoroti kinerja Polres Jeneponto yang dinilai belum menunjukkan hasil maksimal dalam penanganan dugaan aktivitas tambang galian C ilegal dan praktik penimbunan BBM yang terjadi di Kabupaten Jeneponto. Menurut HPMT, hingga saat ini masyarakat belum melihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan efek jera terhadap para pelaku.

Massa aksi diterima oleh Bidang Propam Polda Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, pihak Propam menyampaikan bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran atau ketidakprofesionalan anggota kepolisian dalam menjalankan tugasnya, masyarakat dipersilakan menyampaikan laporan melalui mekanisme pengaduan resmi yang telah disediakan.

Menanggapi hal tersebut, HPMT menyambut baik keterbukaan Propam Polda Sulsel dan menegaskan akan memanfaatkan seluruh instrumen pengawasan yang tersedia apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran etik maupun ketidakprofesionalan dalam penanganan perkara yang menjadi perhatian publik.

Selain itu, HPMT juga mempertanyakan perkembangan laporan dugaan LPJ fiktif yang menyeret Direktur PDAM Kabupaten Jeneponto yang sebelumnya telah dilaporkan secara resmi ke Ditreskrimsus Polda Sulsel pada tahun 2025.

Menanggapi hal tersebut, pihak Ditreskrimsus Polda Sulsel menyampaikan bahwa mereka telah melakukan monitoring terhadap penanganan perkara tersebut melalui Unit Tipidkor Polres Jeneponto. Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, penyidik saat ini masih menunggu hasil audit dari Inspektorat sebagai dasar untuk melanjutkan proses penanganan perkara.

Atas penjelasan tersebut, HPMT kembali mempertanyakan alasan pelimpahan penanganan perkara ke Polres Jeneponto. Menurut HPMT, salah satu alasan pelaporan dilakukan langsung ke Polda Sulsel karena rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap proses penanganan perkara di Polres Jeneponto.

Menanggapi hal itu, pihak Ditreskrimsus menjelaskan bahwa pelimpahan penanganan dilakukan karena locus dan tempus delicti perkara berada di Kabupaten Jeneponto. Selain itu, proses penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan dinilai lebih efektif apabila dilakukan oleh satuan wilayah yang berada di lokasi terjadinya peristiwa.

Sementara itu, dalam aksi yang berlangsung di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, HPMT mempertanyakan perkembangan penanganan laporan terkait Kegiatan Pembangunan Gedung Puskesmas dan Rumah Dinas Puskesmas Bontomate’ne, Kapita, Bululoe, Tarowang, Rumbia serta Pembangunan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto Tahun Anggaran 2024.

Massa aksi diterima oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel. Dalam penjelasannya, pihak Kejati Sulsel menyampaikan bahwa telah dilakukan koordinasi dengan Asisten Tindak Pidana Khusus terkait laporan tersebut. Namun, proses penanganan masih menunggu dokumen Provisional Hand Over (PHO) dan Final Hand Over (FHO) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto.

Menurut penjelasan Kejati Sulsel, pada saat laporan disampaikan oleh HPMT, sejumlah pekerjaan masih berada dalam masa pemeliharaan sehingga pihak penyedia masih diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan terhadap pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

HPMT kemudian mempertanyakan perkembangan perkara tersebut mengingat hasil audit BPK telah terbit dan memuat sejumlah temuan yang berkaitan dengan kegiatan dimaksud. Menanggapi hal tersebut, pihak Kejati Sulsel menyatakan akan memberikan atensi terhadap informasi dan temuan yang disampaikan oleh HPMT.

Jenderal Lapangan HPMT, Asrianto Indarjaya, menegaskan bahwa organisasi akan terus mengawal seluruh proses penegakan hukum yang berkaitan dengan kepentingan publik di Kabupaten Jeneponto.

“Kami datang bukan sekadar menyampaikan tuntutan, tetapi meminta kepastian hukum atas berbagai persoalan yang telah lama menjadi perhatian masyarakat. Kami akan terus mengawal setiap perkembangan perkara sampai ada kejelasan dan transparansi dari aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ketua Umum PB HPMT menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan publik untuk memastikan setiap dugaan penyimpangan yang berpotensi merugikan masyarakat maupun keuangan negara ditangani secara profesional, objektif, dan tanpa tebang pilih.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 19 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis HPMT

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Gudang Puskesmas Ballaparang Terbakar, Polsek Rappocini Amankan Lokasi Kejadian
Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Rabu, 4 November 2026 - 09:12 WITA

Gudang Puskesmas Ballaparang Terbakar, Polsek Rappocini Amankan Lokasi Kejadian

Selasa, 3 November 2026 - 19:13 WITA

Momentum Besar PJS di Batam! Menko Zulkifli Hasan Tiba, Besok Resmi Buka Rakernas III

Berita Terbaru