Deklarasi PRIMA Perkuat Persatuan Jaga Kondusivitas Pangkalpinang Bersama
PANGKALPINANG, DNID.co.id – Persatuan Rakyat Informal Mandiri (PRIMA) Kota Pangkalpinang mendeklarasikan komitmen menjaga persatuan, memperkuat toleransi, menolak segala bentuk provokasi, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (30/6/2026). Deklarasi tersebut menjadi penegasan sikap organisasi yang menghimpun berbagai profesi informal untuk ikut menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Komitmen itu disampaikan di hadapan anggota PRIMA sebagai bentuk kesepakatan bersama agar seluruh elemen organisasi tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan maupun mengganggu kondusivitas Kota Pangkalpinang. Langkah tersebut juga menjadi sinyal bahwa kelompok masyarakat informal siap mengambil peran aktif dalam menjaga harmoni sosial.
PRIMA merupakan wadah yang menaungi pedagang, pelaku usaha mikro, pekerja jasa, hingga berbagai profesi informal lainnya. Dengan latar belakang yang beragam, organisasi ini berupaya memperkuat solidaritas, membangun kepedulian sosial, sekaligus mendorong anggotanya menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan yang aman, damai, dan tertib.
Koordinator Deklarasi PRIMA Kota Pangkalpinang, Novri Darma, menegaskan bahwa deklarasi tersebut lahir dari kesadaran bersama seluruh anggota untuk tidak memberikan ruang terhadap berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga solidaritas dan toleransi, menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak kerukunan, serta mendukung penuh terciptanya kamtibmas di Kota Pangkalpinang,” tegas Novri kepada wartawan.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Peran masyarakat dinilai sangat menentukan dalam mencegah munculnya gesekan sosial, penyebaran informasi yang menyesatkan, maupun tindakan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang baik, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan harmonis,” tambahnya.
Deklarasi tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen PRIMA untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Organisasi ini berharap semangat persatuan tidak berhenti pada deklarasi semata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat informal, PRIMA optimistis budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan sikap saling menghormati dapat menjadi benteng menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Organisasi itu juga menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan suasana yang kondusif, sehingga pembangunan dan aktivitas masyarakat di Kota Pangkalpinang dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Deklarasi PRIMA Perkuat Persatuan Jaga Kondusivitas Pangkalpinang Bersama
SELASA, 30 JUNI 2026
PANGKALPINANG, DNID.co.id – Persatuan Rakyat Informal Mandiri (PRIMA) Kota Pangkalpinang mendeklarasikan komitmen menjaga persatuan, memperkuat toleransi, menolak segala bentuk provokasi, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Selasa (30/6/2026). Deklarasi tersebut menjadi penegasan sikap organisasi yang menghimpun berbagai profesi informal untuk ikut menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Komitmen itu disampaikan di hadapan anggota PRIMA sebagai bentuk kesepakatan bersama agar seluruh elemen organisasi tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan maupun mengganggu kondusivitas Kota Pangkalpinang. Langkah tersebut juga menjadi sinyal bahwa kelompok masyarakat informal siap mengambil peran aktif dalam menjaga harmoni sosial.
PRIMA merupakan wadah yang menaungi pedagang, pelaku usaha mikro, pekerja jasa, hingga berbagai profesi informal lainnya. Dengan latar belakang yang beragam, organisasi ini berupaya memperkuat solidaritas, membangun kepedulian sosial, sekaligus mendorong anggotanya menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan yang aman, damai, dan tertib.
Koordinator Deklarasi PRIMA Kota Pangkalpinang, Novri Darma, menegaskan bahwa deklarasi tersebut lahir dari kesadaran bersama seluruh anggota untuk tidak memberikan ruang terhadap berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.
"Kami berkomitmen menjaga solidaritas dan toleransi, menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak kerukunan, serta mendukung penuh terciptanya kamtibmas di Kota Pangkalpinang," tegas Novri kepada wartawan.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Peran masyarakat dinilai sangat menentukan dalam mencegah munculnya gesekan sosial, penyebaran informasi yang menyesatkan, maupun tindakan yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun komunikasi yang baik, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan harmonis," tambahnya.
Deklarasi tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen PRIMA untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Organisasi ini berharap semangat persatuan tidak berhenti pada deklarasi semata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat informal, PRIMA optimistis budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan sikap saling menghormati dapat menjadi benteng menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Organisasi itu juga menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan suasana yang kondusif, sehingga pembangunan dan aktivitas masyarakat di Kota Pangkalpinang dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.