Diduga Ditipu Rp450 Juta dengan Janji Lolos Polisi, Korban Kecewa Laporan Mandek di Polrestabes Makassar

Rosnita, korban penipuan modus lulus tes polisi minta Polrestabes Makassar tangkap pelaku. (dok:ist)

Rosnita, korban penipuan modus lulus tes polisi minta Polrestabes Makassar tangkap pelaku. (dok:ist)

Jeneponto, DNID.co.id – Korban dugaan penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan dalam seleksi penerimaan anggota Polri mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang dilaporkan telah merugikannya hingga Rp450 juta.

Rosnita (38), warga Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, mengaku hingga kini masih menunggu perkembangan penanganan laporannya yang telah disampaikan ke Polrestabes Makassar pada Desember 2025. Ia berharap kasus tersebut segera dituntaskan dan pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menurut Rosnita, peristiwa itu bermula saat keponakannya mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri. Dalam proses tersebut, ia mengaku dijanjikan adanya jalur khusus yang dapat membantu meluluskan peserta seleksi.

Karena percaya dengan janji tersebut, korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap hingga mencapai Rp450 juta. Sejumlah 300 juta diserahkan secara tunai, 150 juta melalui transfer ke rekening yang diarahkan oleh pihak yang menawarkan bantuan tersebut.

Namun setelah pengumuman hasil seleksi keluar, keponakannya tidak dinyatakan lulus. Korban kemudian berupaya meminta kembali uang yang telah diserahkan, tetapi hingga kini belum mendapatkan pengembalian maupun kejelasan.

“Saya berharap polisi segera menangkap pelaku dan menuntaskan kasus ini. Uang yang saya berikan sangat besar dan merupakan hasil kerja keras keluarga. Sampai sekarang tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut,” ujar Rosnita.

Korban mengaku telah berulang kali menghubungi terlapor dan bahkan mendatangi kediamannya untuk meminta pertanggungjawaban. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Menurutnya, penanganan kasus ini penting agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban praktik penipuan berkedok kelulusan tes kepolisian maupun rekrutmen instansi pemerintah lainnya.

Rosnita berharap aparat penegak hukum memberikan perhatian serius terhadap laporan yang telah diajukannya. Selain menginginkan pengembalian kerugian yang dialaminya, ia juga meminta agar pelaku yang terbukti bersalah diproses sesuai ketentuan hukum.

“Saya hanya meminta keadilan. Jangan sampai pelaku terus bebas berkeliaran sementara korban mengalami kerugian besar. Saya percaya polisi akan bekerja profesional untuk mengusut kasus ini sampai tuntas,” tegasnya.

Kasus tersebut saat ini masih menunggu proses hukum lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, pihak yang dilaporkan belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang disampaikan korban. Wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi ke penyidik Polrestabes terkait perkembangan terkini kasus tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 4 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Abhu

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin
Berita ini 279 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 17:44 WITA

A. Patarai Amir Kembali Nakhodai Golkar Maros, Begini Perjalanan Karir Politiknya di Partai Beringin

Berita Terbaru