Coffee Morning, Kasat Lantas Baru Bone Tampung Keluhan Warga Lewat Media soal Sepeda Listrik dan Sepeda Malam

BONE, DNID.co.id — Perkenalan pertama dengan media, Kasat Lantas Polres Bone yang baru AKP Riyanda Putra memilih ngobrol santai. Coffee Morning bersama sejumlah jurnalis digelar di Warkop Rabica, Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2026) pagi.

Meski acaranya bareng jurnalis, topik obrolannya semua keluhan yang selama ini jadi keresahan masyarakat Bone di jalan raya.

Pertemuan tersebut jadi ruang diskusi terkait kondisi lalu lintas di Kabupaten Bone, termasuk upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara.

Kasat Riyanda langsung buka suara soal apa yang dia lihat selama beberapa hari bertugas.

“Pertama saya di Bone saya melihat fenomena kalau magrib sebagian pengendara banyak yang berkendara tidak menggunakan helm. Yang lewat depan Pos Lantas dan bahkan lewat depan Polres,” ujarnya.

Dia juga menyoroti data laka lantas. Puncaknya pada bulan April yang meninggal akibat laka lantas kurang lebih tiga orang.

Menurut Kasat, kecelakaan itu berawal dari pelanggaran kecil yang lama-lama jadi kebiasaan.

“Kami mengajak masyarakat agar sadar karena kecelakaan itu disebabkan oleh pelanggaran yang dijadikan kebiasaan. Akibat dari kecelakaan ini ada tiga: luka berat, luka ringan dan kematian,” tegasnya.

Lebih jauh Kasat memaparkan penyebab utama laka lantas secara umum bersumber dari 3 faktor utama, yang biasa disebut “3M”:

Faktor Manusia (Human Error). Kurang konsentrasi, mengantuk, atau lelah saat berkendara. Melanggar rambu-rambu atau lampu lalu lintas. Menggunakan ponsel atau teralihkan perhatian. Mengemudi melebihi batas kecepatan atau ugal-ugalan.

Faktor Kendaraan. Rem tidak berfungsi dengan baik atau blong. Ban aus, gundul, atau kurang angin. Lampu atau komponen vital kendaraan rusak dan tidak di-service secara rutin.

Faktor Jalan dan Lingkungan. Jalan berlubang, rusak, atau permukaannya licin. Minimnya penerangan jalan di malam hari atau kurangnya rambu peringatan. Cuaca buruk seperti hujan deras, kabut, atau jalanan tergenang air.

Dalam diskusi, para jurnalis juga menyampaikan titipan keluhan dari masyarakat yang selama ini resah.

“Pak, masyarakat titip pesan. Sekarang ini anak-anak SD sampai SMP sudah berani bawa sepeda listrik keliling di jalan poros. Padahal kita semua tahu, sepeda listrik itu bukan untuk jalan raya. Peruntukannya cuma di dalam kompleks atau jalan yang tidak ramai kendaraan,” ujar salah satu jurnalis menirukan keluhan warga.

Jurnalis menyebut warga khawatir karena pengendaranya anak-anak. Ugal-ugalan, tidak paham rambu, dan sering zig-zag.

“Kalau ditabrak mobil atau motor gimana? Yang salah siapa? Padahal itu bukan tempatnya sepeda listrik,” lanjut penyampaian dari warga.

“Akhir-akhir ini banyak komunitas dan warga yang bersepeda saat malam. Masalahnya, sebagian besar sepeda tidak dilengkapi lampu depan, lampu belakang, atau rompi pemantul cahaya,” kata jurnalis.

“Jalan di Bone ini kan sebagian besar masih gelap, minim penerangan. Tahu-tahu ada sepeda lewat. Pengendara motor kaget. Masyarakat takut suatu saat terjadi kecelakaan fatal karena hal kecil seperti ini,” tambahnya.

Harapan warga yang disampaikan ke Kasat bukan untuk langsung menilang, tapi lebih ke edukasi dan penertiban.

“Masyarakat bilang, tidak melarang orang olahraga atau anak-anak main. Tapi tolong diatur tempatnya. Sepeda listrik di dalam kompleks saja. Kalau malam, pesepeda wajib pakai lampu. Itu demi keselamatan bersama,”

Merespons semua keluhan yang disampaikan jurnalis, AKP Riyanda mengatakan pihaknya akan mendata dulu titik-titik yang sering dilalui sepeda listrik dan pesepeda malam.

“Kami akan koordinasi dengan sekolah, orang tua, dan komunitas sepeda. Utamanya edukasi dulu. Tapi kalau sudah membahayakan dan berulang, pasti akan kita tindak,” jawab Kasat Lantas.

Kasat juga setuju jika sosialisasi diperkuat lewat sekolah dan media sosial. “Biar aturan lalu lintas tidak hanya dipahami pengendara motor dan mobil, tapi juga pengguna sepeda dan sepeda listrik.”

“Kami berharap Bone lebih tertib. Biar anak-anak aman, pengendara lain juga aman,” tutup Kasat menutup diskusi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 5 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Kingzhie

Penanggung Jawab: Ir Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Berita Terbaru