Kolaborasi Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo dan Pondok Pesantren Darun Nafiah Al Umrah Tingkatkan Semangat Belajar Santri

Semarang – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 melaksanakan program pengajaran di Pondok Pesantren Darun Nafiah Al Umrah, Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, pada minggu (9/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui bidang pendidikan keagamaan.

Program pengajaran tersebut bertujuan membantu proses pembelajaran santri sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap ilmu agama Islam. Materi yang diberikan meliputi membaca Al-Qur’an, Iqra, hafalan doa-doa harian, serta pendampingan belajar sesuai dengan jenjang pendidikan santri.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN menggunakan metode pembelajaran yang interaktif agar santri lebih antusias dalam mengikuti setiap sesi. Selain menyampaikan materi, mahasiswa juga memberikan permainan edukatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan tidak monoton.

Penggunaan metode pembelajaran yang lebih interaktif dilakukan agar proses belajar tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk berpartisipasi secara aktif. Mahasiswa berusaha menyesuaikan penyampaian materi dengan kemampuan dan usia santri sehingga pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih mudah dipahami.

Koordinator Pendidikan Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26, Arkan, mengatakan bahwa program pengajaran tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan pemahaman santri dalam membaca Al-Qur’an,” ujar Arkan.

Menurut Arkan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu santri dalam memahami materi pembelajaran, tetapi juga dapat menumbuhkan motivasi mereka untuk lebih giat belajar dan mendalami ilmu agama. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan suasana pembelajaran yang berbeda sehingga santri semakin tertarik untuk mengikuti kegiatan belajar.

Pihak Pondok Pesantren Darun Nafiah Al Umrah menyambut baik kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Pengajar pondok, Haikal, mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang dinilai memberikan manfaat bagi para santri.

“Dari kami pihak yayasan Pondok Darun Nafiah Al Umrah berharap bisa saling membantu berbagai ilmu atau pembelajaran bagi anak-anak di pondok yayasan Darun Nafiah,” ujar Haikal.

Menurut Haikal, kolaborasi antara mahasiswa dan pihak pondok dapat menjadi sarana untuk saling berbagi pengetahuan sekaligus memberikan pengalaman belajar tambahan bagi para santri. Kehadiran mahasiswa KKN juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.

Program pengajaran tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat. Di sisi lain, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada santri untuk memperoleh pengalaman belajar melalui pendekatan yang berbeda dan lebih interaktif.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam kehidupan masyarakat. Interaksi bersama para santri memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan pendidikan di lingkungan pondok pesantren serta pentingnya pendekatan yang sesuai dalam proses pembelajaran.

Melalui program tersebut, Tim KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 26 berharap kegiatan pengajaran dapat memberikan manfaat bagi para santri serta mendorong mereka untuk semakin bersemangat dalam menuntut ilmu. Kolaborasi dengan Pondok Pesantren Darun Nafiah Al Umrah juga diharapkan dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi pendidikan santri.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 12 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru