KENDAL — Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 171 mengajak siswa SDN 01 Galih, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, mengenal seni ecoprint melalui praktik kreatif berbahan alami, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang diprakarsai Amanda Qurrota A’yun tersebut bertujuan mengembangkan kreativitas siswa sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan alam dalam kegiatan seni.
Kegiatan berlangsung di ruang kelas SDN 01 Galih. Para siswa diajak memanfaatkan daun dan bunga yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menghasilkan motif pada kain.
Sebelum praktik dimulai, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai ecoprint serta memperagakan tahapan pembuatannya. Siswa kemudian memilih daun dan bunga yang akan digunakan sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Dalam praktik tersebut, siswa menyusun daun di atas kain kemudian memukulnya menggunakan batu kecil. Tekanan dari proses tersebut membantu memindahkan bentuk dan pigmen alami tumbuhan ke permukaan kain sehingga menghasilkan motif yang berbeda pada setiap karya.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif memilih bahan, menyusun motif, dan mencoba sendiri proses pembuatan ecoprint. Suasana kelas pun berlangsung meriah dengan aktivitas siswa yang saling menunjukkan hasil karya masing-masing.
Inisiator kegiatan, Amanda Qurrota A’yun, mengatakan ecoprint dapat menjadi media pembelajaran kreatif sekaligus sarana untuk mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa alam bisa menjadi sumber inspirasi sekaligus mengajarkan nilai keberlanjutan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat menghasilkan karya menggunakan bahan yang ditemukan di lingkungan sekitar. Sejumlah siswa juga terlihat bangga dengan hasil karya yang dibuat secara mandiri.
Melalui kegiatan ecoprint, mahasiswa KKN Posko 171 berharap siswa semakin berani mengeksplorasi kreativitas sekaligus memahami bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya seni.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN Posko 171 dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan dekat dengan kehidupan siswa. Selain menghasilkan karya, kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Ecoprint Warnai Kreativitas Siswa SDN 01 Galih
SABTU, 29 AGUSTUS 2026
KENDAL — Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Posko 171 mengajak siswa SDN 01 Galih, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, mengenal seni ecoprint melalui praktik kreatif berbahan alami, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan yang diprakarsai Amanda Qurrota A’yun tersebut bertujuan mengembangkan kreativitas siswa sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan alam dalam kegiatan seni.
Kegiatan berlangsung di ruang kelas SDN 01 Galih. Para siswa diajak memanfaatkan daun dan bunga yang tersedia di lingkungan sekitar untuk menghasilkan motif pada kain.
Sebelum praktik dimulai, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai ecoprint serta memperagakan tahapan pembuatannya. Siswa kemudian memilih daun dan bunga yang akan digunakan sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Dalam praktik tersebut, siswa menyusun daun di atas kain kemudian memukulnya menggunakan batu kecil. Tekanan dari proses tersebut membantu memindahkan bentuk dan pigmen alami tumbuhan ke permukaan kain sehingga menghasilkan motif yang berbeda pada setiap karya.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif memilih bahan, menyusun motif, dan mencoba sendiri proses pembuatan ecoprint. Suasana kelas pun berlangsung meriah dengan aktivitas siswa yang saling menunjukkan hasil karya masing-masing.
Inisiator kegiatan, Amanda Qurrota A’yun, mengatakan ecoprint dapat menjadi media pembelajaran kreatif sekaligus sarana untuk mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa alam bisa menjadi sumber inspirasi sekaligus mengajarkan nilai keberlanjutan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat menghasilkan karya menggunakan bahan yang ditemukan di lingkungan sekitar. Sejumlah siswa juga terlihat bangga dengan hasil karya yang dibuat secara mandiri.
Melalui kegiatan ecoprint, mahasiswa KKN Posko 171 berharap siswa semakin berani mengeksplorasi kreativitas sekaligus memahami bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya seni.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN Posko 171 dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan dekat dengan kehidupan siswa. Selain menghasilkan karya, kegiatan diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.