FOSS Group Luncurkan EV Truck 10 Ton, Kendaraan Listrik Heavy Duty untuk Berbagai Sektor

JAKARTA ,DNID.co.id — Transformasi kendaraan berbahan bakar konvensional menuju energi listrik terus berkembang. Menangkap kebutuhan tersebut, FOSS Group melalui Founder Afo Lim resmi memperkenalkan *EV Truck berkapasitas angkut hingga 10 ton*, kendaraan listrik heavy duty yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional di sejumlah sektor industri di Indonesia.

Berbeda dengan kendaraan listrik yang dikembangkan untuk kebutuhan tertentu, EV Truck 10 Ton FOSS Group mengusung konsep *universal electric transport* atau kendaraan angkut listrik serbaguna.

Artinya, kendaraan tersebut tidak dirancang hanya untuk satu sektor maupun satu jenis muatan. Selama memenuhi kapasitas dan spesifikasi teknis kendaraan, EV Truck ini dapat digunakan untuk mengangkut berbagai jenis barang, material, hasil produksi hingga kebutuhan operasional lainnya.

Dengan kemampuan angkut hingga 10 ton, sistem penggerak *4WD (Four-Wheel Drive)* dan *konstruksi heavy duty,* kendaraan ini diproyeksikan mampu menunjang pekerjaan di berbagai kondisi medan.

Aplikasinya mencakup sektor konstruksi, pertambangan, industri, logistik, pergudangan, pertanian, peternakan, perikanan dan akuakultur, kehutanan, proyek infrastruktur, hingga berbagai aktivitas pengangkutan barang dan material lainnya.

Dari sisi teknologi, EV Truck 10 Ton dibekali *motor listrik AC 30 kW*, sistem penggerak 4WD dan baterai *LiFePO₄ (Lithium Iron Phosphate).*

Kendaraan tersebut diklaim memiliki jarak tempuh hingga *250 kilometer*, dengan catatan jarak aktual dapat dipengaruhi kondisi operasional, karakter medan, beban angkut, kecepatan kendaraan maupun konfigurasi baterai yang digunakan.

Untuk menunjang aktivitas kerja di lapangan, EV Truck ini juga dilengkapi bak angkut berkapasitas sekitar *8 meter kubik*. Sejumlah fitur pendukung lainnya antara lain hydraulic power steering, full air brake, ban off-road dan electric winch.

Kombinasi tersebut membuat kendaraan ini diarahkan bukan sekadar sebagai kendaraan listrik, tetapi sebagai kendaraan kerja yang mampu menjalankan fungsi angkutan pada lingkungan operasional dengan tuntutan beban dan medan yang beragam.

Founder FOSS Group, *Afo Lim*, mengatakan kehadiran EV Truck 10 Ton merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan kendaraan listrik yang memiliki nilai guna nyata bagi dunia usaha dan industri.

*“EV Truck 10 Ton ini kami hadirkan sebagai kendaraan angkut listrik yang serbaguna dan universal. Tidak dibatasi untuk satu sektor tertentu. Selama sesuai dengan kapasitas dan spesifikasinya, berbagai jenis barang dan material dapat diangkut,”* ujar Afo Lim.»

Menurutnya, kapasitas angkut hingga 10 ton serta jarak tempuh hingga 250 kilometer menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional.

*“Dengan kapasitas hingga 10 ton dan jarak tempuh hingga 250 kilometer, kami ingin kendaraan listrik dapat bekerja lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi berbagai sektor usaha dan industri di Indonesia,”* lanjutnya.

FOSS Group melihat transformasi kendaraan listrik bukan semata-mata pergantian sumber tenaga dari bahan bakar konvensional ke energi listrik.

Lebih jauh, perubahan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi operasional yang lebih efisien, rendah emisi, serta mendukung pengendalian biaya operasional dan keberlanjutan usaha.

Melalui peluncuran EV Truck 10 Ton, FOSS Group membuka alternatif bagi perusahaan dan pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan angkut berkapasitas besar sekaligus mulai melakukan transisi menuju teknologi kendaraan bertenaga listrik.

Dengan konsep *multi-purpose,* kendaraan tersebut diposisikan sebagai satu platform yang dapat disesuaikan dengan beragam kebutuhan operasional, mulai dari mengangkut material hingga mendukung aktivitas distribusi dan pekerjaan lapangan.

*EV TRUCK 10 TON FOSS GROUP*

Kapasitas angkut hingga 10 ton, jarak tempuh hingga 250 kilometer, penggerak 4WD, 100 persen electric, heavy duty dan multi-purpose.

Satu kendaraan untuk berbagai sektor, berbagai medan dan berbagai kebutuhan operasional.

*“Zero Emission, Better Future.”*

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 19 September 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan
Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran
Oknum Honorer Pendidikan S1 di Bone Tertangkap Bawa Sabu di Jalan Merdeka, Dua Rekannya Ikut Diciduk
Rp140 Juta Dibayar ke Pemilik Alat, Bukan Kontraktor, Pengerukan Rp800 Juta Banjir Bone Kini Dipertanyakan Secara Hukum
Surat Kuasa 14 Juli 2026 Seret Lurah Mampotu ke Sengketa Sertifikat Nomor 222, Netralitas Dipertanyakan
Haji Rahmi Mengaku Tak Tahu Uang Rp25 Juta, Kesaksian Haji Lawa dalam Video Viral Dipertanyakan
Grand Opening Hyundai Perintis, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Makassar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:56 WITA

Polisi Buru Koordinator Lapangan Setelah Delapan Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan

Minggu, 20 September 2026 - 04:27 WITA

Lima Bulan Mengalami Kekeringan, Warga Makassar Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WITA

Afo Lim Bawa Teknologi Aerogel ke Indonesia, FOSS Group Siapkan Generasi Baru Proteksi Kebakaran

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WITA

Oknum Honorer Pendidikan S1 di Bone Tertangkap Bawa Sabu di Jalan Merdeka, Dua Rekannya Ikut Diciduk

Sabtu, 19 September 2026 - 15:51 WITA

Rp140 Juta Dibayar ke Pemilik Alat, Bukan Kontraktor, Pengerukan Rp800 Juta Banjir Bone Kini Dipertanyakan Secara Hukum

Sabtu, 19 September 2026 - 12:46 WITA

Surat Kuasa 14 Juli 2026 Seret Lurah Mampotu ke Sengketa Sertifikat Nomor 222, Netralitas Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:48 WITA

Haji Rahmi Mengaku Tak Tahu Uang Rp25 Juta, Kesaksian Haji Lawa dalam Video Viral Dipertanyakan

Sabtu, 19 September 2026 - 10:00 WITA

Grand Opening Hyundai Perintis, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi di Makassar

Berita Terbaru