Kacab BRI di Bantaeng Diduga Paksakan Ahli Waris Bayar Kredit Nasabah Meninggal Dunia

Dnid.co.id, Bantaeng – Naas nasib seorang pria bernama Ismail (34) asal Kabupaten Bantaeng. Dia harus berurusan dengan pihak Bank BRI Bantaeng karena peminjaman almarhumah istrinya.

Istrinya bernama Ira itu pernah melakukan peminjaman uang di Bank BRI. Saat itu istrinya pinjam uang Bank BRI sebanyak Rp 30 juta pada 14 Desember 2023 lalu.

Namun dalam proses perjalanan, istrinya meninggal dunia karena sakit. “Istri saya meninggal dunia karena sakit akibat kanker otak, dan sempat di rawat RS Akademis Makassar pada 20 September 2024 lalu,” katanya kepada awak media pada Selasa (23/10/2024).

Karena sang istri meninggal dunia, Ismail pun mendatangi kantor unit Bank BRI untuk permohonan penghapusan Kredit Nasabah yang meninggal dunia.

“Kepala unit BRI Bonto Manai sudah ia kan almarhum istri saya bakal tutup tabungan dan mendapat santunan dari Bank BRI Rp7.400,” katanya.

Namun tak lama kemudian ia mendapat telepon dari Kepala Bank BRI Bantaeng untuk hadir di Kantornya. Saat itu, Kepala Cabang tetap nagih ke dirinya sebagai suami almarhum

“Katanya di jadikan ahli Waris untuk melanjutkan pembayarannya,karena tidak masuk asuransi Debitur,” kata Ismail usai ketemu Kepala Cabang BRI Bantaeng.

Dirinya pun sangat kecewa karena Kepala Cabang menolak pemutihan nasabah atas nama istrinya karena sudah meninggal dunia. Alasannya juga karena ia tidak memiliki asuransi.

“Katanya tidak ada asuransi, tapi saat pengajuan dan surveinya pihak bank tidak menawarkan asuransi kepada istrinya,” ujarnya.

Ismail juga pernah ditawari orang BRI Life di bantaeng. Kemudian dia ikuti tawaran tersebut.

“Jadi saya ikut asuransi jiwa, dari sejak 2021 hingga 2023 akhir. Karena kecewa saya menutup,” jelasnya.

“lni saya juga memiliki anak 2 dari istri saya almarhum jadi kalau saya lanjut itu kasihan di mana lagi ambil untuk pembayaran tagihan istriku, karena selama meninggal saya tidak pernah lagi menjual di pasar,” katanya.

Sementara Tim Berita harian DNID berupaya mengkonfirmasi pihak bank BRI di bantaeng namun saat ini belum menanggapi. Tim juga sudah mengkonfirmasi beberapa kali, namun belum ada jawaban.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 23 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos
Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026
KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation
4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk
Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba
Berita ini 405 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WITA

Masuk Tahap Verifikasi Lapangan PUG, Darmawangsyah Muin Harap Gowa kembali Raih APE 2026

Selasa, 3 November 2026 - 01:33 WITA

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 November 2026 - 00:52 WITA

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Senin, 2 November 2026 - 19:14 WITA

Cegah Sejak Dini, Sosialisasi Bahaya Narkoba Sasar Pelajar SMP Wujudkan Generasi Bersih Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Berita Terbaru