Tim Pemenangan Erzaldi-Yuri Laporkan Dugaan Kecurangan Pilkada Babel ke Bawaslu

PANGKALPINANG,DNID.CO.ID – Usai pemungutan suara pada 27 November 2024, suasana politik di Provinsi Bangka Belitung memanas. Hasil real count internal menunjukkan Pasangan Calon (Paslon) 01 Erzaldi Rosman dan Yuri Kemal Fadlullah, yang mengusung slogan “Beramal,” memperoleh 44,68% suara. Sementara itu, Paslon 02 mencatatkan 45,79% suara, dengan selisih kurang dari 2%. Kamis (28/11/2024).

Namun, hasil ini langsung memicu evaluasi dan konsolidasi dari Tim Pemenangan “Beramal.” Dalam konferensi pers yang digelar di Pangkalpinang, Ketua Tim Pemenangan, Irham, menyampaikan temuan awal yang mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran serius selama proses pemilu.

Dugaan Kecurangan Terstruktur, Sistematis, dan Masif

Irham mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beberapa indikasi pelanggaran yang memengaruhi hasil pemilu. Dugaan kecurangan tersebut meliputi praktik politik uang (money politics), pemberian barang-barang kepada pemilih, hingga pelanggaran selama masa kampanye yang diduga dilakukan oleh Paslon 02 dan tim pendukungnya.

“Kami juga mencatat adanya dugaan keterlibatan penyelenggara pemilu di tingkat KPPS yang mengarahkan pemilih untuk mendukung Paslon tertentu,” ujar Irham.

Salah satu temuan paling mencolok adalah tingginya jumlah surat suara tidak sah, yang mencapai 61.856 lembar. Tim “Beramal” menduga angka ini mencerminkan adanya upaya manipulasi hasil suara yang terorganisir.

Langkah Hukum ke Bawaslu

Sebagai tindak lanjut, Tim Pemenangan “Beramal” bersama tim hukum Paslon 01 telah melaporkan temuan ini kepada Bawaslu Provinsi Bangka Belitung pada pukul 23.00 WIB, 27 November 2024. Laporan tersebut didasarkan pada Peraturan Bawaslu RI Nomor 9 Tahun 2024, yang mengatur penanganan pelanggaran pemilu.

“Kami berharap laporan ini dapat diverifikasi secara profesional dan mendalam oleh pihak Bawaslu. Jika terbukti, kami meminta Bawaslu untuk mendiskualifikasi Paslon yang melakukan pelanggaran,” tegas Irham.

Harapan untuk Pemilu Bersih

Irham menyatakan bahwa langkah hukum ini bukan hanya untuk memperjuangkan keadilan bagi Paslon 01, tetapi juga untuk menjaga integritas demokrasi di Bangka Belitung. Ia mengingatkan bahwa pemilu harus berjalan dengan prinsip jujur, adil, dan transparan.

“Kami tidak ingin demokrasi di Bangka Belitung ternoda oleh kecurangan. Masyarakat berhak mendapatkan proses pemilu yang bersih dan bebas dari manipulasi,” imbuhnya.

Respons Publik Ditunggu

Langkah tegas Tim Pemenangan “Beramal” ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan pemantau pemilu. Dengan selisih suara yang begitu tipis, proses penanganan laporan oleh Bawaslu menjadi sangat krusial. Jika dugaan pelanggaran terbukti, hasil pemilu bisa saja berubah drastis.

Sementara itu, Paslon 02 belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan ini. Dalam beberapa hari ke depan, Bawaslu diharapkan segera memverifikasi laporan dan memberikan kepastian hukum.

Pilkada Bangka Belitung tahun ini kembali menjadi ujian bagi komitmen semua pihak untuk menjaga nilai-nilai demokrasi. Bagaimana hasil akhirnya? Semua mata kini tertuju pada proses verifikasi laporan yang tengah berjalan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 29 November 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Sumber Berita: TIM BERAMAL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut
Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga
Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai
Bupati Andi Asman Sulaiman Ukir Sejarah, Bone Beramal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026
Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan
Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air
Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:16 WITA

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 September 2026 - 22:01 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 September 2026 - 21:53 WITA

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 September 2026 - 20:50 WITA

Nama RN Kampak Mencuat, Ross Mild Clik Diduga Beredar dengan Pita Cukai Tak Sesuai

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Peredaran Rokok Layer Clik Melon Disorot, Jalur Pasokan dan Pita Cukai Dipertanyakan

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WITA

Dua Bulan Menanti, Jenazah Warga Maros yang Meninggal di Armenia Akhirnya Tiba di Tanah Air

Senin, 21 September 2026 - 19:41 WITA

Kuda Jadi Kunci Penangkapan, Tiga Pelaku Curnak di Bone Diringkus Jatanras Polres Maros

Senin, 21 September 2026 - 18:51 WITA

Rokok Ross Mild Clik Beredar di Pangkalpinang, Dugaan Pita Cukai Tak Sesuai Disorot

Berita Terbaru

Ekonomi Bisnis

Rokok Faz Diduga Gunakan Pita Cukai Bermasalah, Dua Gudang Disorot

Senin, 21 Sep 2026 - 22:16 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang di SPBU Kurau, Warga Minta APH Usut

Senin, 21 Sep 2026 - 22:01 WITA

Ekonomi Bisnis

Dugaan BBM Subsidi Diisi Berulang, SPBU Kurau Disorot Warga

Senin, 21 Sep 2026 - 21:53 WITA