Hari Bhayangkara Hadirkan Rumah Baru Korban Kebakaran di Bangka Barat
MENTOK ,DNID.co.id –Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan bantuan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Dua keluarga korban kebakaran di Kabupaten Bangka Barat yang kehilangan tempat tinggal akhirnya mendapat bantuan pembangunan rumah dari Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing.
Bantuan tersebut diberikan kepada Saripudin, warga Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, dan Akuan Lege, warga Kampung Senang Hati, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok. Program bedah rumah itu menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan Polda Babel bersama Polres Bangka Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah.
Bagi Saripudin, bantuan tersebut menjadi titik balik setelah musibah kebakaran yang terjadi pada Maret 2025 menghanguskan rumah sekaligus pondok kebun yang menjadi sumber penghidupannya. Dalam sekejap, tempat tinggal, peralatan kerja, dan berbagai harta benda miliknya lenyap dilalap api.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Saat rumah terbakar, kami hanya bisa pasrah dan bingung harus bagaimana. Alhamdulillah sekarang ada bantuan rumah dari Bapak Kapolda Babel. Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan seluruh jajaran kepolisian yang sudah membantu kami,” ujar Saripudin dengan suara bergetar.
Nasib serupa dialami Akuan Lege. Rumah yang ditempatinya bersama istri dan anaknya ludes terbakar pada Juni 2026. Pascakebakaran, keluarganya terpaksa bertahan hidup di tenda darurat sambil berharap ada jalan keluar atas musibah yang menimpa mereka.
“Saya sangat terharu. Waktu rumah terbakar, saya dan keluarga hanya bisa menyelamatkan diri. Sekarang rumah kami akan dibangun kembali. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Babel dan Bapak Kapolres Bangka Barat yang sudah peduli kepada kami,” katanya.
Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa bantuan tersebut tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak para korban yang selama berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan setelah kehilangan tempat tinggal.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk perhatian langsung Kapolda Kepulauan Bangka Belitung kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung memberikan bantuan pembangunan rumah kepada warga yang terdampak musibah kebakaran. Beliau ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat,” kata Aditya.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap persoalan sosial masyarakat.
“Kami melihat sendiri bagaimana rasa haru keluarga penerima bantuan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir membantu masyarakat. Semoga rumah yang dibangun ini dapat memberikan kenyamanan dan harapan baru bagi keluarga penerima,” ujarnya.
Selain dukungan dari Polda Babel, pembangunan rumah milik Saripudin di Desa Pelangas turut melibatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT THEP. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan sektor swasta itu menjadi contoh sinergi dalam membantu warga yang terdampak bencana.
Di balik proses pembangunan tersebut, tersimpan pesan kuat bahwa Hari Bhayangkara tidak hanya dirayakan melalui seremoni, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata. Bagi Saripudin dan Akuan Lege, bantuan itu bukan sekadar rumah baru, melainkan kesempatan untuk memulai kembali kehidupan yang sempat runtuh akibat musibah kebakaran.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Hari Bhayangkara Hadirkan Rumah Baru Korban Kebakaran di Bangka Barat
SABTU, 20 JUNI 2026
MENTOK ,DNID.co.id –Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Bangka Belitung menghadirkan bantuan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Dua keluarga korban kebakaran di Kabupaten Bangka Barat yang kehilangan tempat tinggal akhirnya mendapat bantuan pembangunan rumah dari Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing.
Bantuan tersebut diberikan kepada Saripudin, warga Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, dan Akuan Lege, warga Kampung Senang Hati, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok. Program bedah rumah itu menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan Polda Babel bersama Polres Bangka Barat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah.
Bagi Saripudin, bantuan tersebut menjadi titik balik setelah musibah kebakaran yang terjadi pada Maret 2025 menghanguskan rumah sekaligus pondok kebun yang menjadi sumber penghidupannya. Dalam sekejap, tempat tinggal, peralatan kerja, dan berbagai harta benda miliknya lenyap dilalap api.
"Saya benar-benar tidak menyangka. Saat rumah terbakar, kami hanya bisa pasrah dan bingung harus bagaimana. Alhamdulillah sekarang ada bantuan rumah dari Bapak Kapolda Babel. Terima kasih kepada Bapak Kapolda dan seluruh jajaran kepolisian yang sudah membantu kami," ujar Saripudin dengan suara bergetar.
Nasib serupa dialami Akuan Lege. Rumah yang ditempatinya bersama istri dan anaknya ludes terbakar pada Juni 2026. Pascakebakaran, keluarganya terpaksa bertahan hidup di tenda darurat sambil berharap ada jalan keluar atas musibah yang menimpa mereka.
"Saya sangat terharu. Waktu rumah terbakar, saya dan keluarga hanya bisa menyelamatkan diri. Sekarang rumah kami akan dibangun kembali. Terima kasih kepada Bapak Kapolda Babel dan Bapak Kapolres Bangka Barat yang sudah peduli kepada kami," katanya.
Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa bantuan tersebut tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak para korban yang selama berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan setelah kehilangan tempat tinggal.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan program bedah rumah merupakan bentuk perhatian langsung Kapolda Kepulauan Bangka Belitung kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
"Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung memberikan bantuan pembangunan rumah kepada warga yang terdampak musibah kebakaran. Beliau ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat," kata Aditya.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap persoalan sosial masyarakat.
"Kami melihat sendiri bagaimana rasa haru keluarga penerima bantuan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus hadir membantu masyarakat. Semoga rumah yang dibangun ini dapat memberikan kenyamanan dan harapan baru bagi keluarga penerima," ujarnya.
Selain dukungan dari Polda Babel, pembangunan rumah milik Saripudin di Desa Pelangas turut melibatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT THEP. Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan sektor swasta itu menjadi contoh sinergi dalam membantu warga yang terdampak bencana.
Di balik proses pembangunan tersebut, tersimpan pesan kuat bahwa Hari Bhayangkara tidak hanya dirayakan melalui seremoni, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata. Bagi Saripudin dan Akuan Lege, bantuan itu bukan sekadar rumah baru, melainkan kesempatan untuk memulai kembali kehidupan yang sempat runtuh akibat musibah kebakaran.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.