Marak Teror Busur di Bantaeng! Seorang Kurir Jadi Korban Penyerangan OTK

Dnid Bantaeng Aksi pembusuran kembali terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Kali ini, seorang kurir bernama Adrian Putra Pratama (19) menjadi korban serangan menggunakan busur oleh orang tak dikenal (OTK).

Insiden ini terjadi di daerah Borong Loe, Kec. Pajukukang, sekitar pukul 20.30 WITA, Rabu 16 April 2025, saat korban akan mengantarkan orderan makanan.

” Saya mau antar orderan, terus dari belakang tiba-tiba ada pengendara berbonceng tiga,” ujarnya.

Atas kejadian ini, korban mengalami luka pada lengan sebelah kanan dan mendapatkan 2 buah jahitan akibat tertacap anak panah.

Tak hanya itu, pada bagian punggung korban juga terdapat luka yang diduga juga akibat anak panah busur.

Korban berharap agar pihak yang berwajib dapat meningkatkan keamanan di daerah Kabupaten Bantaeng agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya.

“Apalagi orang seperti saya ini yang bekerja sebagai kurir sering keluar malam,” harapnya.

Setelah kejadian tersebut, Mustari selaku orang tua korban kemudian melaporkan insiden ini di Polres Bantaeng dengan.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Bantaeng, AKP Amiruddin C, saat dikonfirmasi perihal maraknya kasus penyerangan menggunakan busur di daerah Kab. Bantaeng mengatakan bahwa anggota kepolisian juga terus melakukan patroli.

“Namun, kadang patroli di utara kejadiannya di selatan,” tuturnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 16 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Rizal

Editor: Dito

Sumber Berita: Korba dan Humas Polres Bantaeng

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Berita ini 214 kali dibaca
Rawan Teror Busur di Bantaeng, Seorang Kurir Jadi Korban Penyerangan OTK

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Berita Terbaru