Sampah Menumpuk Usai Drag Night, DLH Bergerak Cepat Bersihkan Lokasi
BONE, DNID.co.id – Suksesnya gelaran Kapolres Cup Drag Night di Kabupaten Bone menyisakan persoalan baru. Tumpukan sampah di kawasan Jalan Biru dan sekitarnya.
Dari Ribuan penonton yang memadati area balapan meninggalkan jejak berupa sampah plastik, botol minuman, dan limbah konsumsi lainnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone bergerak cepat. Melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Andi Habibie, DLH menerjunkan 30 personel Satgas Kebersihan untuk membersihkan area pasca-event.
Kata Andi Habibie saat dikonfirmasi mengatakan, Pembersihan dimulai sejak subuh dan berlangsung hingga menjelang siang.
“Kami kerahkan 30 orang Satgas Kebersihan dibantu satu unit mobil dan tiga motor sampah. Mereka mulai bekerja sejak Subuh sampai Duhur demi membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lokasi,” ujar Andi Habibie, Senin (28/7/2025).
Selanjutnya, Habibie juga menyoroti kurangnya keterlibatan panitia penyelenggara dalam penanganan kebersihan usai acara.
“Jujur, saya berharap ada keterlibatan dari panitia dalam proses pembersihan. Tidak bisa semuanya dibebankan ke DLH. Ke depan, setiap kegiatan besar yang melibatkan banyak orang sebaiknya berkoordinasi lebih awal dengan kami,” tegasnya.
Kemudian Dia menambahkan bahwa persoalan sampah seharusnya menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah.
“Jangan tunggu selesai acara baru kita tangani. Kalau sudah direncanakan dari awal, sampah bisa langsung ditangani sebelum menumpuk,” tambah Habibie.
Kondisi ini menjadi catatan penting bahwa kesuksesan sebuah acara tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau antusiasme penonton, tetapi juga dari dampak lingkungan yang ditinggalkan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Sampah Menumpuk Usai Drag Night, DLH Bergerak Cepat Bersihkan Lokasi
SENIN, 28 JULI 2025
BONE, DNID.co.id - Suksesnya gelaran Kapolres Cup Drag Night di Kabupaten Bone menyisakan persoalan baru. Tumpukan sampah di kawasan Jalan Biru dan sekitarnya.
Dari Ribuan penonton yang memadati area balapan meninggalkan jejak berupa sampah plastik, botol minuman, dan limbah konsumsi lainnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone bergerak cepat. Melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Andi Habibie, DLH menerjunkan 30 personel Satgas Kebersihan untuk membersihkan area pasca-event.
Kata Andi Habibie saat dikonfirmasi mengatakan, Pembersihan dimulai sejak subuh dan berlangsung hingga menjelang siang.
“Kami kerahkan 30 orang Satgas Kebersihan dibantu satu unit mobil dan tiga motor sampah. Mereka mulai bekerja sejak Subuh sampai Duhur demi membersihkan sampah yang berserakan di sekitar lokasi,” ujar Andi Habibie, Senin (28/7/2025).
Selanjutnya, Habibie juga menyoroti kurangnya keterlibatan panitia penyelenggara dalam penanganan kebersihan usai acara.
“Jujur, saya berharap ada keterlibatan dari panitia dalam proses pembersihan. Tidak bisa semuanya dibebankan ke DLH. Ke depan, setiap kegiatan besar yang melibatkan banyak orang sebaiknya berkoordinasi lebih awal dengan kami,” tegasnya.
Kemudian Dia menambahkan bahwa persoalan sampah seharusnya menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah.
“Jangan tunggu selesai acara baru kita tangani. Kalau sudah direncanakan dari awal, sampah bisa langsung ditangani sebelum menumpuk,” tambah Habibie.
Kondisi ini menjadi catatan penting bahwa kesuksesan sebuah acara tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau antusiasme penonton, tetapi juga dari dampak lingkungan yang ditinggalkan.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.