Wali Kota Makassar Buka Makassar Oto Day Fest 2026, Ini Harapannya
Makassar, dnid.co.id – Makassar Oto Day Fest 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Sabtu (17/10). Rangkaian kegiatan diawali dengan city parade yang diikuti seluruh komunitas otomotif yang hadir sebagai wujud kebersamaan dan upaya mempererat tali silaturahmi antarkomunitas.
Diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar, kegiatan ini menjadi wadah bagi komunitas otomotif, khususnya kendaraan roda empat, untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Dalam sesi opening ceremony, turut dilaksanakan prosesi apresiasi dan pemberian penghargaan kepada Sukarelawan Peduli Lalu Lintas dan Pejuang Jalanan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kota Makassar.
Apresiasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib.
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui edukasi dan kepatuhan terhadap aturan. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan lalu lintas sejak dini untuk melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Pendidikan lalu lintas sudah seharusnya menjadi bagian dari kurikulum pendidikan dasar. Keselamatan bukan hanya tentang menjaga diri sendiri, tetapi juga melindungi orang lain,” ujarnya.
Munafri turut menyinggung isu keselamatan berkendara yang dibahas dalam forum UN Mayors Summit di Jenewa, Swiss, beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Dalam forum tersebut, Jean Todt, mantan CEO Ferrari F1, turut menyampaikan materi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Hal ini semakin menegaskan perlunya edukasi dan keterlibatan berbagai pihak dalam membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Ia juga mengajak komunitas otomotif untuk menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan kepatuhan berlalu lintas. Sejumlah pelanggaran, seperti melawan arah, menerobos lampu merah, parkir sembarangan, hingga menggunakan trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, menjadi perhatian yang perlu ditangani bersama.
Selain kepatuhan terhadap aturan berkendara, Munafri mengingatkan masyarakat untuk memastikan setiap pengendara memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai ketentuan serta memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tepat waktu.
“Saya berharap komunitas otomotif dapat menjadi contoh dalam berkendara secara tertib, menghargai sesama pengguna jalan, dan bersama-sama mendukung terciptanya lalu lintas yang aman dan nyaman di Kota Makassar,” tambahnya.
Hari pertama Makassar Oto Day Fest 2026 turut dimeriahkan dengan pembagian hadiah bagi pengunjung yang menambah semarak suasana kebersamaan para pecinta otomotif. Melalui kegiatan ini, diharapkan komunitas otomotif dapat mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat sekaligus membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Kota Makassar.
Keseruan Makassar Oto Day Fest 2026 masih berlanjut pada hari kedua, Minggu (18/10/2026). Masyarakat Makassar dan sekitarnya diajak untuk hadir dan menikmati beragam aktivitas menarik, termasuk penampilan spesial dari /rif dan Ridwan Sau.
Jangan lewatkan hari kedua Makassar Oto Day Fest 2026. Mari ramaikan acaranya, nikmati hiburannya, dan jadilah bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas di Kota Makassar.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Wali Kota Makassar Buka Makassar Oto Day Fest 2026, Ini Harapannya
MINGGU, 18 OKTOBER 2026
Makassar, dnid.co.id - Makassar Oto Day Fest 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Sabtu (17/10). Rangkaian kegiatan diawali dengan city parade yang diikuti seluruh komunitas otomotif yang hadir sebagai wujud kebersamaan dan upaya mempererat tali silaturahmi antarkomunitas.
Diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar, kegiatan ini menjadi wadah bagi komunitas otomotif, khususnya kendaraan roda empat, untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Dalam sesi opening ceremony, turut dilaksanakan prosesi apresiasi dan pemberian penghargaan kepada Sukarelawan Peduli Lalu Lintas dan Pejuang Jalanan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka dalam mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kota Makassar.
Apresiasi ini menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib.
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui edukasi dan kepatuhan terhadap aturan. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan lalu lintas sejak dini untuk melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Pendidikan lalu lintas sudah seharusnya menjadi bagian dari kurikulum pendidikan dasar. Keselamatan bukan hanya tentang menjaga diri sendiri, tetapi juga melindungi orang lain," ujarnya.
Munafri turut menyinggung isu keselamatan berkendara yang dibahas dalam forum UN Mayors Summit di Jenewa, Swiss, beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Dalam forum tersebut, Jean Todt, mantan CEO Ferrari F1, turut menyampaikan materi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Hal ini semakin menegaskan perlunya edukasi dan keterlibatan berbagai pihak dalam membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Ia juga mengajak komunitas otomotif untuk menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan kepatuhan berlalu lintas. Sejumlah pelanggaran, seperti melawan arah, menerobos lampu merah, parkir sembarangan, hingga menggunakan trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki, menjadi perhatian yang perlu ditangani bersama.
Selain kepatuhan terhadap aturan berkendara, Munafri mengingatkan masyarakat untuk memastikan setiap pengendara memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai ketentuan serta memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan tepat waktu.
"Saya berharap komunitas otomotif dapat menjadi contoh dalam berkendara secara tertib, menghargai sesama pengguna jalan, dan bersama-sama mendukung terciptanya lalu lintas yang aman dan nyaman di Kota Makassar," tambahnya.
Hari pertama Makassar Oto Day Fest 2026 turut dimeriahkan dengan pembagian hadiah bagi pengunjung yang menambah semarak suasana kebersamaan para pecinta otomotif. Melalui kegiatan ini, diharapkan komunitas otomotif dapat mengambil peran aktif dalam mengedukasi masyarakat sekaligus membangun budaya keselamatan berlalu lintas di Kota Makassar.
Keseruan Makassar Oto Day Fest 2026 masih berlanjut pada hari kedua, Minggu (18/10/2026). Masyarakat Makassar dan sekitarnya diajak untuk hadir dan menikmati beragam aktivitas menarik, termasuk penampilan spesial dari /rif dan Ridwan Sau.
Jangan lewatkan hari kedua Makassar Oto Day Fest 2026. Mari ramaikan acaranya, nikmati hiburannya, dan jadilah bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan keselamatan berlalu lintas di Kota Makassar.