Badko HMI Sulsel Geruduk BPN Makassar, Ultimatum Keras Soal Dugaan Mafia Tanah

DNID.CO.ID–MAKASSAR– Aksi unjuk rasa besar yang digelar Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan (Badko HMI Sulsel) mengguncang empat titik strategis di Kota Makassar, Senin (1/12/2025) siang.

Demonstrasi yang dimulai di Pengadilan Negeri Makassar, kemudian berlanjut ke kantor GMTD, BPN Kota Makassar, dan berakhir di Gedung DPRD Sulsel, membawa satu seruan besar yang lantang diteriakkan massa: “Sikat Mafia tanah di Kota Daeng!”

Aksi ini merupakan buntut dari polemik perebutan lahan antara PT Hadji Kalla dan PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), yang merupakan entitas Lippo Group.

Jenderal Lapangan, Muh. Rafli Tanda, menyebut aksi ini sebagai bentuk kegelisahan publik terhadap maraknya praktik mafia tanah di Sulawesi Selatan.

“Komitmen kami adalah mengawal persoalan konflik agraria di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar pada hari ini,” ujar Rafli di depan kantor BPN Kota Makassar.

Rafli bahkan menyinggung kasus yang menyeret nama mantan Wakil Presiden RI, H. Jusuf Kalla.

“Kita melihat salah satu petinggi negara ini, mantan Wapres JK, menjadi korban praktik mafia tersebut. Praktik mafia tanah yang dilakukan BPN Kota Makassar bukan hanya kali ini,” tegasnya.

Ia kemudian mengultimatum BPN Makassar:
“BPN, hati-hati maki terkait persoalan ini! Kami akan mengawal ini melalui jalur hukum”.

Hendra, salah satu orator aksi, mengungkap hasil kajian internal HMI terkait rekam jejak GMTD.

“Konsep awal GMTD adalah bergerak di bidang pariwisata, tapi realitasnya justru sebaliknya. Terutama terkait sengketa lahan,” ujarnya.

Ia menuding GMTD telah melakukan pelanggaran berulang terkait lahan masyarakat.

“Kuat dugaan kami PT GMTD telah melakukan komersialisasi dan eksploitasi tanah-tanah rakyat di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Ketika massa tiba di kantor BPN Kota Makassar, situasi nyaris ricuh.
Mereka menuntut Kepala BPN/ATR Makassar, Adri Virly Rachman, untuk turun menemui massa. Namun setelah negosiasi alot, Adri enggan hadir, memicu kekecewaan demonstran sebelum mereka melanjutkan aksi ke DPRD Sulsel.

Di depan Gedung DPRD Sulsel, Rafli membacakan lima poin tuntutan resmi massa aksi:
1. Evaluasi kinerja BPN Makassar, batalkan sertifikat ganda yang diterbitkan untuk GMTD.
2. DPRD Sulsel diminta menggulirkan hak angket dan membuat tim investigasi terkait aset Pemda yang dikuasai GMTD.
3. Tangkap dan adili mafia peradilan yang terlibat praktik mafia tanah.
4. Mengutuk monopoli agraria yang merugikan masyarakat dan perekonomian daerah.
5. Usut dugaan kerugian daerah akibat tata kelola GMTD yang dinilai tidak transparan.

Aksi ditutup dengan penegasan bahwa HMI akan terus mengawal isu ini sebagai bagian dari khittah perjuangan organisasi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 1 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Kingzhee

Sumber Berita: Liputan langsung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait
Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau
Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers
Amsakar Ajak Pers Dukung Pembangunan Batam, Tegaskan Pentingnya Kontrol Sosial
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:06 WITA

Green Policing, Kapolres Bangka Barat Ajak Personel Jaga Kebersihan Potensi Wisata Air Terjun Pait

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WITA

Green Policing, Polresta Pangkalpinang Ajak Personel Peduli Lingkungan demi Masa Depan yang Lebih Hijau

Jumat, 6 November 2026 - 11:54 WITA

Green Policing di Belitung, Kapolres dan Personel Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Kamis, 5 November 2026 - 18:45 WITA

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Siapkan UKW dan Verifikasi Faktual Dewan Pers

Kamis, 5 November 2026 - 18:34 WITA

Amsakar Ajak Pers Dukung Pembangunan Batam, Tegaskan Pentingnya Kontrol Sosial

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 18:04 WITA

Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WITA

Polres Belitung Dorong Kompetensi SDM, 16 Peserta Terima Sertifikat Pelatihan Aplikasi Perkantoran

Berita Terbaru