Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif
PANGKALPINANG, DNID.co.id –Polresta Pangkalpinang mendorong generasi muda tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, tetapi juga produsen konten digital yang kreatif, edukatif, dan mampu memperkuat persatuan. Dorongan itu disampaikan dalam kegiatan Polisi Bersama Masyarakat bertema “Kontribusi Pemuda Membangun Peradaban” di Aula Mako Polsek Taman Sari, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol. Indra Wijatmiko tersebut melibatkan sekitar 120 peserta dari unsur pemerintah daerah dan dunia pendidikan. Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yudi Suhasari, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang Darwin, serta sejumlah kepala sekolah dan tenaga pendidik.
Program tersebut menempatkan media digital sebagai salah satu instrumen pembinaan generasi muda. Para pelajar dan pemuda didorong menghasilkan video yang positif, inspiratif, dan edukatif untuk menyampaikan pesan persatuan, kebersamaan, serta kepedulian sosial.
Kapolresta Pangkalpinang menekankan pentingnya kolaborasi kepolisian, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam membina generasi muda. Sinergi ketiga unsur tersebut dinilai diperlukan agar kreativitas anak muda berkembang menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Polresta juga mengarahkan agar konten yang diproduksi tidak mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), maupun pesan yang berpotensi memicu perpecahan sosial.
Konten-konten tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai karya individual, tetapi disebarluaskan kepada masyarakat untuk memperkuat pesan kebangsaan dan membangun ruang digital yang lebih sehat.
Namun, keberhasilan program ini pada akhirnya tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan atau video yang dihasilkan. Dampak pembinaan, keterlibatan berkelanjutan pelajar, serta jangkauan pesan positif di ruang digital menjadi aspek penting untuk melihat sejauh mana program tersebut mampu menjawab tantangan generasi muda.
Pemerintah Kota Pangkalpinang menyatakan kesiapan mendukung dan berkolaborasi dengan Polresta dalam pelaksanaan program tersebut. Dukungan itu juga diarahkan untuk menyukseskan program prioritas Kapolri dan program kerja Polresta Pangkalpinang, khususnya dalam membangun generasi muda yang berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, Polresta ingin memperluas peran kepolisian. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, institusi tersebut juga berupaya mengambil bagian dalam pembinaan dan pemberdayaan generasi muda.
Pesan utama program ini adalah menempatkan pemuda sebagai bagian aktif pembangunan daerah, bukan sekadar kelompok yang dipersiapkan untuk meneruskan kepemimpinan. Kreativitas, produktivitas, dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital diharapkan menjadi modal untuk ikut membangun peradaban.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Polresta Pangkalpinang Dorong Pemuda Produksi Konten Digital Positif dan Edukatif
KAMIS, 5 NOVEMBER 2026
PANGKALPINANG, DNID.co.id –Polresta Pangkalpinang mendorong generasi muda tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, tetapi juga produsen konten digital yang kreatif, edukatif, dan mampu memperkuat persatuan. Dorongan itu disampaikan dalam kegiatan Polisi Bersama Masyarakat bertema “Kontribusi Pemuda Membangun Peradaban” di Aula Mako Polsek Taman Sari, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol. Indra Wijatmiko tersebut melibatkan sekitar 120 peserta dari unsur pemerintah daerah dan dunia pendidikan. Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yudi Suhasari, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang Darwin, serta sejumlah kepala sekolah dan tenaga pendidik.
Program tersebut menempatkan media digital sebagai salah satu instrumen pembinaan generasi muda. Para pelajar dan pemuda didorong menghasilkan video yang positif, inspiratif, dan edukatif untuk menyampaikan pesan persatuan, kebersamaan, serta kepedulian sosial.
Kapolresta Pangkalpinang menekankan pentingnya kolaborasi kepolisian, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan dalam membina generasi muda. Sinergi ketiga unsur tersebut dinilai diperlukan agar kreativitas anak muda berkembang menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Polresta juga mengarahkan agar konten yang diproduksi tidak mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), maupun pesan yang berpotensi memicu perpecahan sosial.
Konten-konten tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai karya individual, tetapi disebarluaskan kepada masyarakat untuk memperkuat pesan kebangsaan dan membangun ruang digital yang lebih sehat.
Namun, keberhasilan program ini pada akhirnya tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan atau video yang dihasilkan. Dampak pembinaan, keterlibatan berkelanjutan pelajar, serta jangkauan pesan positif di ruang digital menjadi aspek penting untuk melihat sejauh mana program tersebut mampu menjawab tantangan generasi muda.
Pemerintah Kota Pangkalpinang menyatakan kesiapan mendukung dan berkolaborasi dengan Polresta dalam pelaksanaan program tersebut. Dukungan itu juga diarahkan untuk menyukseskan program prioritas Kapolri dan program kerja Polresta Pangkalpinang, khususnya dalam membangun generasi muda yang berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, Polresta ingin memperluas peran kepolisian. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, institusi tersebut juga berupaya mengambil bagian dalam pembinaan dan pemberdayaan generasi muda.
Pesan utama program ini adalah menempatkan pemuda sebagai bagian aktif pembangunan daerah, bukan sekadar kelompok yang dipersiapkan untuk meneruskan kepemimpinan. Kreativitas, produktivitas, dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital diharapkan menjadi modal untuk ikut membangun peradaban.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.