Hitungan Jam Pembukaan Porprov Sulsel XVIII, KONI Bone Pastikan Empat Venue Bermasalah Siap Digunakan
Ketua KONI Bone, Asiswa Karim, memastikan arena panjat tebing, voli pasir, Menembak, dan Panahan yang sebelumnya menjadi pekerjaan rumah panitia kini siap digunakan untuk pertandingan.
Bone, DNID.co.id – Persoalan kesiapan sejumlah arena pertandingan yang sempat menjadi pekerjaan rumah panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 di Kabupaten Bone, kini diklaim telah tuntas.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bone, Drs. Asiswa Karim, memastikan empat venue yang sebelumnya masih menyisakan sejumlah catatan kini sudah siap digunakan untuk pertandingan.
Keempat arena tersebut masing-masing venue panjat tebing, voli pasir, menembak, dan panahan.
Kepastian itu disampaikan Asiswa saat konferensi pers di Sekretariat KONI Bone, Jalan Petta Punggawae, Watampone, Kamis (5/11/2026).
“Empat venue yang kemarin masih catatan, sekarang sudah siap. Bisa dipakai,” ujar Asiswa.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab persoalan yang mencuat sejak pertengahan Oktober lalu, ketika Wakil Bupati Bone meninjau langsung sejumlah lokasi pertandingan.
Saat itu, empat venue tersebut masih membutuhkan pembenahan. Dinding panjat tebing perlu diperbaiki, persiapan arena voli pasir belum tuntas, lokasi pertandingan menembak belum ditetapkan secara final, sementara venue panahan juga masih dalam tahap pencarian lokasi.
Kini, hanya dua hari menjelang dimulainya pertandingan, KONI Bone menyatakan seluruh arena tersebut telah siap digunakan.
Asiswa pun meminta para kontingen dan atlet yang akan berlaga di Bone tidak lagi meragukan kesiapan fasilitas pertandingan.
“Jangan lagi ragu. Atlet datang, langsung tanding. Venue sudah siap,” tegasnya.
Di luar persoalan kesiapan venue, Bone juga menaruh target besar dalam Porprov XVIII Sulsel. Sebagai tuan rumah, daerah ini menyiapkan kekuatan sebanyak 762 atlet yang akan didampingi 386 pelatih dan ofisial.
Dengan total 1.148 orang dalam kontingen, Bone membidik perolehan 245 medali, termasuk 92 medali emas.
Asiswa mengatakan target tersebut disusun berdasarkan evaluasi dan proses persiapan yang telah dilakukan bersama jajaran pelatih serta atlet.
“Target 92 medali emas ini merupakan hasil dari evaluasi sekaligus persiapan yang telah kita laksanakan bersama. Melihat persiapan para atlet, kita optimistis bidikan medali ini dapat tercapai,” ungkapnya.
Menurutnya, seluruh atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Porprov XVIII Sulsel 2026 akan berlangsung pada 7–14 November 2026 dengan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah bersama.
Dari total 45 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, sebanyak 24 cabor akan berlangsung di Kabupaten Bone, sedangkan 21 cabor lainnya digelar di Kabupaten Wajo.
Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Stadion La Patau, Watampone, pada Sabtu (7/11/2026). Sementara itu, penutupan kegiatan akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.
Dengan kepastian kesiapan empat venue tersebut, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan pertandingan dan kemampuan kontingen tuan rumah merealisasikan target 92 medali emas yang telah dicanangkan KONI Bone.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Hitungan Jam Pembukaan Porprov Sulsel XVIII, KONI Bone Pastikan Empat Venue Bermasalah Siap Digunakan
KAMIS, 5 NOVEMBER 2026
Ketua KONI Bone, Asiswa Karim, memastikan arena panjat tebing, voli pasir, menembak, dan panahan yang sebelumnya menjadi pekerjaan rumah panitia kini siap digunakan untuk pertandingan.
Bone, DNID.co.id – Persoalan kesiapan sejumlah arena pertandingan yang sempat menjadi pekerjaan rumah panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 di Kabupaten Bone, kini diklaim telah tuntas.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bone, Drs. Asiswa Karim, memastikan empat venue yang sebelumnya masih menyisakan sejumlah catatan kini sudah siap digunakan untuk pertandingan.
Keempat arena tersebut masing-masing venue panjat tebing, voli pasir, menembak, dan panahan.
Kepastian itu disampaikan Asiswa saat konferensi pers di Sekretariat KONI Bone, Jalan Petta Punggawae, Watampone, Kamis (5/11/2026).
"Empat venue yang kemarin masih catatan, sekarang sudah siap. Bisa dipakai," ujar Asiswa.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab persoalan yang mencuat sejak pertengahan Oktober lalu, ketika Wakil Bupati Bone meninjau langsung sejumlah lokasi pertandingan.
Saat itu, empat venue tersebut masih membutuhkan pembenahan. Dinding panjat tebing perlu diperbaiki, persiapan arena voli pasir belum tuntas, lokasi pertandingan menembak belum ditetapkan secara final, sementara venue panahan juga masih dalam tahap pencarian lokasi.
Kini, hanya dua hari menjelang dimulainya pertandingan, KONI Bone menyatakan seluruh arena tersebut telah siap digunakan.
Asiswa pun meminta para kontingen dan atlet yang akan berlaga di Bone tidak lagi meragukan kesiapan fasilitas pertandingan.
"Jangan lagi ragu. Atlet datang, langsung tanding. Venue sudah siap," tegasnya.
Di luar persoalan kesiapan venue, Bone juga menaruh target besar dalam Porprov XVIII Sulsel. Sebagai tuan rumah, daerah ini menyiapkan kekuatan sebanyak 762 atlet yang akan didampingi 386 pelatih dan ofisial.
Dengan total 1.148 orang dalam kontingen, Bone membidik perolehan 245 medali, termasuk 92 medali emas.
Asiswa mengatakan target tersebut disusun berdasarkan evaluasi dan proses persiapan yang telah dilakukan bersama jajaran pelatih serta atlet.
"Target 92 medali emas ini merupakan hasil dari evaluasi sekaligus persiapan yang telah kita laksanakan bersama. Melihat persiapan para atlet, kita optimistis bidikan medali ini dapat tercapai," ungkapnya.
Menurutnya, seluruh atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
Porprov XVIII Sulsel 2026 akan berlangsung pada 7–14 November 2026 dengan Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah bersama.
Dari total 45 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, sebanyak 24 cabor akan berlangsung di Kabupaten Bone, sedangkan 21 cabor lainnya digelar di Kabupaten Wajo.
Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Stadion La Patau, Watampone, pada Sabtu (7/11/2026). Sementara itu, penutupan kegiatan akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo.
Dengan kepastian kesiapan empat venue tersebut, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan pertandingan dan kemampuan kontingen tuan rumah merealisasikan target 92 medali emas yang telah dicanangkan KONI Bone.