Breaking News

Radio Player

Loading...

PAM Sulsel Tantang Kasi Pidsus Baru Tuntaskan Kasus Mandek di Kejari Jeneponto

Minggu, 1 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Ketua PAM Sulsel, Yudistira. (Foto:Facebook Yudis Gising)

Ketua PAM Sulsel, Yudistira. (Foto:Facebook Yudis Gising)

DNID.co.id–Jeneponto– Pelantikan I Putu Kisnu Gupta sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Jeneponto menjadi titik harapan baru bagi publik. Harapan itu datang seiring banyaknya perkara dugaan korupsi yang selama ini dinilai jalan di tempat dan belum menunjukkan kejelasan hukum.

Desakan terbuka datang dari Pergerakan Aktivis dan Mahasiswa Sulawesi Selatan (PAM Sulsel). Ketua PAM Sulsel, Yudistira, menantang Kasi Pidsus yang baru untuk bekerja profesional dan berani menuntaskan sederet “pekerjaan rumah” penegakan hukum di Jeneponto.

Menurut Yudistira, salah satu kasus yang paling disorot adalah dugaan pungutan liar (pungli) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto yang melibatkan sejumlah Puskesmas. Hingga kini, perkara tersebut dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti.

ads

“Beberapa bulan lalu, ada kasus yang berhenti di tengah jalan tanpa kejelasan. Contohnya dugaan korupsi Dinkes Jeneponto. Hingga kini, kami belum melihat adanya pemanggilan terhadap Kepala Dinas maupun para Kepala Puskesmas yang diduga terlibat dalam konspirasi tersebut,” tegas Yudistira, Jumat malam (30/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kajari Akhmad Heru Prasetyo melantik sejumlah pejabat eselon IV dan V Kejari Jeneponto. (Foto:IG Kejari Jeneponto)

Tak hanya itu, PAM Sulsel juga kembali menyinggung penanganan kasus penggandaan soal ujian di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jeneponto. Meski tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan kepala dinas dan penyedia barang, publik menilai penanganan perkara tersebut belum sepenuhnya menyentuh semua pihak yang diduga berperan.

“Meski tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Kadis dan penyedia barang, publik menilai penanganan kasus ini belum menyentuh semua lini,” ujar Yudistira.

Ia juga mempertanyakan status sejumlah pejabat Koordinator Wilayah (Korwil) yang hingga kini masih berstatus saksi, padahal perannya dinilai strategis dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sorotan berikutnya tertuju pada sengkarut dugaan korupsi pupuk bersubsidi senilai sekitar Rp6 miliar. Kasus ini sempat menjadi polemik setelah Amrina Rachman, mantan Direktur Distributor Pupuk KPI yang sebelumnya berstatus tersangka, justru divonis bebas melalui putusan inkrah Mahkamah Agung (MA).

Bagi PAM Sulsel, putusan tersebut menjadi alarm keras bagi Kejari Jeneponto untuk melakukan evaluasi serius terhadap akurasi dan kualitas penegakan hukum di sektor tindak pidana khusus.

“Kasus pupuk subsidi sudah ada putusan PN namun Amrina dinyatakan tidak bersalah. Kami berharap pimpinan baru di Pidsus mampu menuntaskan kasus ini secara adil agar kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Jeneponto kembali pulih,” tambahnya.

Yudistira menilai, hingga kini masih ada pihak lain dalam perkara pupuk subsidi yang belum tersentuh proses hukum, sehingga menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Menutup pernyataannya, Yudistira berharap Kasi Pidsus yang baru tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan hukum di tengah masyarakat. Namun, menurutnya, tantangan utama tetap terletak pada keberanian aparat penegak hukum untuk menyentuh aktor-aktor intelektual di balik perkara besar yang selama ini terkesan mandek.

“Kini, tongkat estafet penanganan tindak pidana khusus berada di tangan I Putu Kisnu Gupta. Publik Jeneponto menanti, apakah akan ada gebrakan nyata, atau justru deretan kasus tersebut kembali tenggelam tanpa kepastian hukum,” tutup Yudhistira.

Simpan Gambar:

Penulis : Alam

Editor : Daeng Sunu

Sumber Berita : Siaran Pers

Penanggung Jawab : Ir. Herman Maddaung

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD DKI Desak Dinsos Pastikan Logistik Korban Banjir Terpenuhi
Operasi SAR Longsor Cisarua Diperpanjang, 20 Korban Masih Dicari
Sentuhan Singkat di Bar Malam Berubah Penganiayaan, Polisi Bergerak Cepat Mengamankan Pelaku
PN dan Kejari Takalar Berbeda Pernyataan, Publik Soroti Penanganan Kasus Israwati
Heboh Gathering RT/RW di Makassar, Diduga Pungli Berkedok Silaturahmi dengan Wali Kota
Bahlil Dorong Nuklir sebagai Pilar Ketahanan Energi Indonesia
Ajiep Padindang Meminta Perhatian Khusus Kepada Pimpinan MPR RI Mengenai CDOB Provinsi Luwu Raya
Atensi Kapolda Babel, DAS Jada Bahrain Disisir Tambang Ilegal Ditekan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:09 WITA

PAM Sulsel Tantang Kasi Pidsus Baru Tuntaskan Kasus Mandek di Kejari Jeneponto

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:23 WITA

Wakil Ketua DPRD DKI Desak Dinsos Pastikan Logistik Korban Banjir Terpenuhi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:19 WITA

Operasi SAR Longsor Cisarua Diperpanjang, 20 Korban Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:56 WITA

Sentuhan Singkat di Bar Malam Berubah Penganiayaan, Polisi Bergerak Cepat Mengamankan Pelaku

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:48 WITA

PN dan Kejari Takalar Berbeda Pernyataan, Publik Soroti Penanganan Kasus Israwati

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:00 WITA

Heboh Gathering RT/RW di Makassar, Diduga Pungli Berkedok Silaturahmi dengan Wali Kota

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:27 WITA

Bahlil Dorong Nuklir sebagai Pilar Ketahanan Energi Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:42 WITA

Ajiep Padindang Meminta Perhatian Khusus Kepada Pimpinan MPR RI Mengenai CDOB Provinsi Luwu Raya

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba dengan Modus Paket Online dan Resi Palsu

Minggu, 1 Feb 2026 - 16:34 WITA

Olahraga

Timnas Futsal Indonesia Juara Grup A Piala Asha Futsal

Minggu, 1 Feb 2026 - 15:48 WITA

Olahraga

Arsenal Hancurkan Leeds United 4-0, Kokoh di Puncak Klasemen

Minggu, 1 Feb 2026 - 13:14 WITA